Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pemalang dan Purbalingga, 2 Kabupaten Punya Nasib yang Menyedihkan

Yanuar Abdillah Setiadi oleh Yanuar Abdillah Setiadi
19 September 2023
A A
Penataan Alun-alun Purbalingga yang Problematik pemalang

Penataan Alun-alun Purbalingga yang Problematik (Yitno Annafi via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Purbalingga dan Pemalang, tetangga yang berbagi nasib yang sama, nasib yang menyedihkan

Di kampus saya, Kabupaten Pemalang menjadi salah satu daerah yang menyumbang mahasiswa dengan jumlah banyak. Kebetulan, saya memiliki banyak kenalan yang berasal dari daerah penghasil nanas madu tersebut. Saat berkumpul, kami banyak membicarakan berbagai hal. Mulai dari sambat mata kuliah, dosen killer hingga masalah daerah yang memiliki nasib mengenaskan. Yaaa lumrahnya mahasiswa ngobrol lah.

Tapi, saya mau bahas tentang daerah yang bernasib menyedihkan. Sebagai orang Purbalingga, saya merasa klop ketika ngomongin nasib daerah dengan orang Pemalang. Sederhana saja, kami berbagi kesedihan yang sama.

Pemalang dan Purbalingga tidak memiliki universitas negeri

Kita mulai dari Pemalang terlebih dahulu. Kabupaten yang membentang di sepanjang utara pantai Jawa ini tidak memiliki kampus negeri. Di kabupaten ini hanya tersedia kampus swasta. Di antaranya STIE As-Sholeh, STIT, Akbid Bhakti Pertiwi dan STEMBI Al-Aziziyah. Mayoritas para siswa lulusan SMA yang berasal dari Pemalang lebih memilih untuk melanjutkan studi di luar kota. Seperti berapa teman saya yang lebih milih hijrah ke Purwokerto.

Selain Pemalang, Purbalingga juga bernasib sama. Daerah yang terkenal dengan sebutan Kota Perwira tidak memiliki kampus negeri. Lah Fakultas Teknik Unsoed kan ada di Purbalingga? Itu cuman satu fakultas aja. Lagian kampus pusat (yang letaknya di Purwokerto) masih tetap menjadi primadona. Segala aktivitas kampus seperti dies natalis, wisuda, dan acara besar lainnya selalu dilaksanakan di kampus pusat.

Padahal, jika di dua kabupaten ini memiliki satu saja universitas negeri, bukan tidak mungkin kabupaten tersebut bisa berkembang. Saya jamin akan banyak UMKM bermunculan dan bisa membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

Perusahaan F&B enggan buka cabang

Baru-baru ini, Marugame Udon membuka cabang di Rita Supermall Purwokerto. Restoran asal Jepang itu mendapat antusias yang cukup meriah dari masyarakat Purwokerto dan sekitarnya. Termasuk teman saya yang berasal dari Pemalang dan Purbalingga. Mereka mengaku senang karena nggak perlu repot-repot buat pergi ke Semarang atau Solo untuk semangkuk udon.

Terlepas dari gerai Marugame Udon yang baru buka, brand seperti Mie Gacoan pun masih belum menampakan batang hidungnya di Pemalang dan Purbalingga. Saya sebagai warga Purbalingga harus rela mengeluarkan uang bensin yang lebih banyak demi sepiring Mie Gacoan. Sedangkan teman saya yang berasal dari pemalang harus pergi ke Pekalongan. Bayangkan, untuk merasakan kelezatan mi pedas (yang katanya) nomor satu di Indonesia itu sampai harus keluar kota.

Baca Juga:

Sebagai Warga Pemalang yang Baru Pulang dari Luar Negeri, Saya Ikut Senang Stasiun Pemalang Kini Punya Area Parkir yang Layak

Enaknya Hidup di Kecamatan Kembaran Banyumas: Dekat Kota, tapi Masih Asri dan Banyak Makanan Enak

Bukan hanya Gacoan saja, McD, J.Co dan Starbucks juga masih “enggan” membuka gerai di dua kabupaten tersebut. Buat para founder F&B, apakah kalian tidak melihat peluang ini? Masa nggak ada niatan buka cabang di Pemalang dan Purbalingga, sih?!

Baca halaman selanjutnya

Hayo, Purbalingga apa Probolinggo?

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 19 September 2023 oleh

Tags: marugame udonNasibPemalangpurbalinggauniversitas
Yanuar Abdillah Setiadi

Yanuar Abdillah Setiadi

Santri. Murid Cak Nun, Rocky Gerung, Sujiwo Tejo. Instagram: @yanuarabdillahsetiadi

ArtikelTerkait

Menggugat Penggunaan Ngawur Motivator dalam Kalimat_ Lahir Miskin Adalah Nasib, Mati Miskin Itu Pilihan terminal mojok

Menggugat Penggunaan Ngawur Kalimat: Lahir Miskin Adalah Nasib, Mati Miskin Itu Pilihan

4 Oktober 2021
rektor dari luar negeri

Perlukah Mendatangkan Rektor dari Luar Negeri?

29 Juli 2019
Jalan Karangreja, Jalur Penghubung Purbalingga-Pemalang yang Bikin Pengendara Tegang

Jalan Karangreja, Jalur Penghubung Purbalingga-Pemalang yang Bikin Pengendara Tegang

31 Oktober 2023
Culture Shock Orang Pemalang Saat Pertama Kali Makan Sego Godog Khas Magelang

Culture Shock Orang Pemalang Saat Pertama Kali Makan Sego Godog Khas Magelang

2 Agustus 2023
Pemalang Kota IKHLAS, tapi Makanan Khas Pemalang Bikin Penikmatnya Nggak Ikhlas pamulang, malang

Panduan Membedakan Pemalang dengan Pamulang dan Malang, biar Kalian Nggak Salah Sebut Terus-terusan

15 Januari 2024
Pemalang Nggak Bakal Dikenal Orang kalau 5 Hal Ini Nggak Dibenahi

Pemalang Nggak Bakal Dikenal Orang kalau 5 Hal Ini Nggak Dibenahi

7 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Beat Deluxe, Saksi Kejayaan Bos Warung Madura dari Pamekasan (Shutterstock)

Sejak 2020 Hingga Kini, Honda Beat Deluxe Merah-Hitam Jadi Saksi Kejayaan Warga Pamekasan dalam Membangun Bisnis Warung Madura

20 Januari 2026
6 Keunggulan Surabaya yang Bikin Orang Bangkalan Madura Minder sebagai Tetangganya Mojok.co

6 Keunggulan Surabaya yang Bikin Orang Bangkalan Madura Minder sebagai Tetangganya

20 Januari 2026
Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

16 Januari 2026
Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Sidoarjo Bukan Sekadar “Kota Lumpur”, Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

14 Januari 2026
Guru Honorer Minggat, Digusur Negara dan Guru P3K (Unsplash) dapodik

Bantuan untuk Guru Honorer Memang Sering Ada, tapi Dapodik Bikin Segalanya Jadi Ribet dan Guru Nasibnya Makin Sengsara

20 Januari 2026
Sragen Daerah yang Cuma Dilewati, Tak Pernah Jadi Tujuan Orang karena Tidak Punya Apa-apa

Sragen Daerah yang Cuma Dilewati, Tak Pernah Jadi Tujuan Orang karena Tidak Punya Apa-apa

20 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.