Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Alasan Saya Lebih Nyaman Belanja di Pasar Manis Purwokerto daripada Pasar Tradisional Lain

Ana Maria Dian Ayu Sekarsari oleh Ana Maria Dian Ayu Sekarsari
22 Januari 2026
A A
Alasan Saya Lebih Nyaman Belanja di Pasar Manis Purwokerto daripada Pasar Tradisional Lain Mojok.co

Alasan Saya Lebih Nyaman Belanja di Pasar Manis Purwokerto daripada Pasar Tradisional Lain (dinarpus.banyumaskab.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Pilihan tempat belanja di Purwokerto masih terbatas, tidak sebanyak kota-kota besar. Itu mengapa, sebagian besar warga masih mengandalkan pasar tradisional untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Di Purwokerto 3 pasar tradisional yang cukup ramai dan terkenal. Coba saja tanya sama orang Purwokerto, mereka pasti sudah tidak asing dengan Pasar Wage, Pasar Manis, dan Pasaran Pon. Tiap pasar punya pelanggannya masing-masing. Kalau saya sih lebih senang belanja di Pasar Manis karena beberapa alasan:

#1 Lokasi strategis

Pasar Manis terletak Jalan Jenderal Gatot Subroto, Pesayangan, Kedungwuluh, Kecamatan Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Lokasinya yang berada di dalam kota Purwokerto membuatnya mudah diakses. Adanya lahan parkir luas membuat kita tidak perlu pusing saat mencari parkir. Pasar Manis juga punya parkir basement bagi yang tidak kebagian parkir di luar. Oh iya, parkir basement hanya untuk sepeda motor saja.

Pada malam hari parkir luar Pasar Manis berganti jadi pusat kuliner malam. Banyak sekali aneka kuliner yang ada pada malam hari. Mulai dari sop kaki kambing, sate, ayam goreng, mie ayam, masakan Jepang, dan masih banyak lagi. Kalian yang tertarik, langsung saja meluncur ke sana pada sore hari hingga malam hari.

Baca juga Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta.

#2 Pasarnya yang luas, bersih, dan rapi

Gedung Pasar Manis yang sekarang menempati lahan ex-Gedung Kesenian Soetedja. Sebelumnya Pasar Manis berada di sisi barat Gedung Kesenian Soetedja. Waktu itu bentuknya masih berupa pasar tradisional, bukan tipe pasar modern yang sekarang. Seiring berjalannya waktu, banyak pengunjung yang berbelanja di Pasar Manis. Apalagi Pasar Manis masuk proyek revitalisasi 1000 pasar tradisional oleh pemerintah pada waktu itu.

Pasar Manis mulai direvitalisasi pada 2015 dan selesai pada 2017. Lalu, Pasar Manis menempati lahan bekas Gedung Kesenian Soetedja yang pindah ke Karanganyar, Purwokerto Selatan. Pasar Manis yang sekarang jauh lebih modern, lebih luas dan lebih bersih.

Selain itu, penataan pasarnya juga lebih rapi dan lantainya berkeramik. Begitu juga adanya pembagian los juga memudahkan pengunjung untuk berbelanja. Di basement ada los ikan laut dan los penggilingan seperti kelapa parut. Sementara di lantai 1 ada los daging, los buah-buahan, los sayuran, los bumbu dapur, los jajanan pasar, pusat wisata kuliner dan lain-lain. Di lantai 2 didominasi oleh kue kering, aneka sembako, aneka plastik, perabotan rumah tangga dan tentunya Kios Jamu Bu Tutiningsih.

Baca Juga:

Sisi Gelap dari Kemiripan Nama Purwokerto dan Purwakarta yang Bikin Pusing

Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas

Baca juga Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas.

#3 Banyak rekomendasi kuliner di Pasar Manis Purwokerto

Di Pasar Manis ada banyak sekali rekomendasi kuliner yang bisa kalian kunjungi. Salah satunya Jamu Mbah Mangun atau sekarang dikenal sebagai Kios Jamu Bu Tutiningsih. Kios jamu ini sedang ramai dibicarakan di media sosial seperti TikTok dan Instagram. Kios jamu yang berada di lantai dua Pasar Manis itu sudah ada sejak 1955. Tidak heran namanya begitu legendaris.  

Selain Kios Jamu Bu Tutiningsih, ada Gudeg Bu Yus yang berada di Pusat Wisata Kuliner Pasar Manis Lantai 1. Gudeg ini sudah ada sejak 1980 sebagai Gudeg Bu Djun yang merupakan ibu dari Bu Yus. Rasa gudegnya banyak disukai karena  tidak terlalu manis tapi gurih, cocok dengan lidah orang Purwokerto.

Bagi penggemar buntil, kalian bisa pergi ke Buntil Bu Munifah yang ada di bagian barat Pasar Manis. Bu Munifah sudah menjual buntil sejak 1993. Lalu ada juga Cenil Bu Nurul bagi yang ingin berburu jajanan manis dengan tekstur kenyal. Sebenarnya masih banyak rekomendasi kuliner lain di Pasar Manis, tapi kalian bisa pilih sesuai selera.

Itulah tiga alasan saya senang belanja di Pasar Manis Purwokerto. Tulisan ini sangat subjektif berdasar pengalaman dan pendapat saya ya. Tapi, siapa tahu tulisan ini bisa membantu kalian yang ingin berbelanja di Kota Satria. Akhir kata, selamat belanja!

Penulis: Ana Maria Dian Ayu Sekarsari
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Pasar Barongan Jombang, Pasar Paling Kalcer yang Wajib Dikunjungi Muda-Mudi Masa Kini.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 Januari 2026 oleh

Tags: pasar manispasar manis purwokrtopasar purwokertopasar tradisionalpurwokerto
Ana Maria Dian Ayu Sekarsari

Ana Maria Dian Ayu Sekarsari

Lahir dan tinggal di Purwokerto.

ArtikelTerkait

Inilah Serba-serbi Cerita Kuliah di Unsoed Purwokerto: Jadi Cucu Jenderal dan Nggak Boleh Foto Depan Patung Kuda, dan Bisa Healing ke Baturraden

Inilah Serba-serbi Cerita Kuliah di Unsoed: Jadi Cucu Jenderal dan Nggak Boleh Foto Depan Patung Kuda

12 Oktober 2023
Purwokerto, Kota Kecil Rasa Jakarta: Semakin Mahal dan Kekinian padahal Dompet Warganya Pas-pasan

Kelam di Balik Gemerlap Purwokerto: Upah Pekerja di Bawah UMR, Lembur pun Tak Dibayar dengan 1001 Alasan

12 Juni 2025
Selamat Datang di Purwokerto, Kota Tanpa Ojol di Stasiun

Selamat Datang di Purwokerto, Kota Tanpa Ojol di Stasiun

6 Juli 2025
4 Keunikan UIN SAIZU Purwokerto yang Nggak Ada di Kampus Lain purwasera uin saizu

Purwasera UIN Saizu: Surga Mahasiswa UIN Saizu Purwokerto yang Tak Pernah Sepi di Jam Istirahat

12 November 2025
Pasar Cilik Pesanggrahan, Pasar Kecil yang Hangat di Tengah Dinginnya Kota Batu

Pasar Cilik Pesanggrahan, Pasar Kecil yang Hangat di Tengah Dinginnya Kota Batu

20 April 2024
Glempang, Daerah Paling Hedon di Purwokerto dan Menyilaukan bagi Mahasiswa Kota Satria

Glempang, Daerah Paling Hedon di Purwokerto dan Menyilaukan bagi Mahasiswa Kota Satria

6 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Polban, "Adik Kandung" ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

Polban, “Adik Kandung” ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

18 Januari 2026
Kasta Nescafe Kaleng di Indomaret dari yang Berkelas sampai yang Mending Nggak Usah Ada

Kasta Nescafe Kaleng di Indomaret dari yang Berkelas sampai yang Mending Nggak Usah Ada

19 Januari 2026
4 Keunggulan Tinggal di Rumah Kontrakan yang Jarang Dibicarakan Banyak Orang Mojok.co

4 Keunggulan Tinggal di Rumah Kontrakan yang Jarang Dibicarakan Banyak Orang

19 Januari 2026
Sebagai Warga Pati, Saya Tidak Kaget Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK, karena Selama 24 Tahun Dipimpin 3 Bupati yang Terjerat Skandal

Sebagai Warga Pati, Saya Tidak Kaget Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK, karena Selama 24 Tahun Dipimpin 3 Bupati yang Terjerat Skandal

20 Januari 2026
Nestapa MUA Spesialis Wisuda: Berangkat Subuh demi Menutup Mata Panda, Pulang Kena Tawar Harga yang Nggak Ngotak

Nestapa MUA Spesialis Wisuda: Berangkat Subuh demi Menutup Mata Panda, Pulang Kena Tawar Harga yang Nggak Ngotak

16 Januari 2026
Sisi Gelap Nama Purwokerto dan Purwakarta yang Bikin Pusing (Unsplash)

Sisi Gelap dari Kemiripan Nama Purwokerto dan Purwakarta yang Bikin Pusing

19 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Gara-Gara Kapitalisme, Kita Lebih Mudah Nyawer Gift TikTok atau Berdonasi Online daripada Membantu Tetangga yang Susah
  • Menciptakan Rasa Aman Finansial dengan Langkah Sederhana Bernama Menabung: Tips Cuan dari Nabung Harian Ala Bapak2ID
  • Indonesia Masters 2026 Jadi Tempat Merawat Kenangan Keluarga, Rela Cuti Kerja demi “Napak Tilas” Mendiang Ayah di Istora
  • Cerita-cerita Kecil nan Hangat di Tengah Gemuruh Istora, Orang Tua dan Anak Saling Memperjuangkan Masa Depan
  • Lulusan Sarjana UNSRI Pilih Resign sebagai Pegawai Bank, Lebih Menjanjikan Buka Toko Kelontong
  • OB dan Satpam Kantor Paling Nyaman buat Berbagi Cerita dan Berkeluh Kesah, Lebih Tulus ketimbang Teman Kerja yang Kebanyakan Bermuka Dua

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.