Pilihan tempat belanja di Purwokerto masih terbatas, tidak sebanyak kota-kota besar. Itu mengapa, sebagian besar warga masih mengandalkan pasar tradisional untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Di Purwokerto 3 pasar tradisional yang cukup ramai dan terkenal. Coba saja tanya sama orang Purwokerto, mereka pasti sudah tidak asing dengan Pasar Wage, Pasar Manis, dan Pasaran Pon. Tiap pasar punya pelanggannya masing-masing. Kalau saya sih lebih senang belanja di Pasar Manis karena beberapa alasan:
#1 Lokasi strategis
Pasar Manis terletak Jalan Jenderal Gatot Subroto, Pesayangan, Kedungwuluh, Kecamatan Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Lokasinya yang berada di dalam kota Purwokerto membuatnya mudah diakses. Adanya lahan parkir luas membuat kita tidak perlu pusing saat mencari parkir. Pasar Manis juga punya parkir basement bagi yang tidak kebagian parkir di luar. Oh iya, parkir basement hanya untuk sepeda motor saja.
Pada malam hari parkir luar Pasar Manis berganti jadi pusat kuliner malam. Banyak sekali aneka kuliner yang ada pada malam hari. Mulai dari sop kaki kambing, sate, ayam goreng, mie ayam, masakan Jepang, dan masih banyak lagi. Kalian yang tertarik, langsung saja meluncur ke sana pada sore hari hingga malam hari.
#2 Pasarnya yang luas, bersih, dan rapi
Gedung Pasar Manis yang sekarang menempati lahan ex-Gedung Kesenian Soetedja. Sebelumnya Pasar Manis berada di sisi barat Gedung Kesenian Soetedja. Waktu itu bentuknya masih berupa pasar tradisional, bukan tipe pasar modern yang sekarang. Seiring berjalannya waktu, banyak pengunjung yang berbelanja di Pasar Manis. Apalagi Pasar Manis masuk proyek revitalisasi 1000 pasar tradisional oleh pemerintah pada waktu itu.
Pasar Manis mulai direvitalisasi pada 2015 dan selesai pada 2017. Lalu, Pasar Manis menempati lahan bekas Gedung Kesenian Soetedja yang pindah ke Karanganyar, Purwokerto Selatan. Pasar Manis yang sekarang jauh lebih modern, lebih luas dan lebih bersih.
Baca halaman selanjutnya: Selain itu …


















