Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Panduan Menikmati Mie Ayam dengan Saos Menurut Anak Pedagang. Beda Jenis, Beda Saosnya

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
1 Oktober 2025
A A
Panduan Menikmati Mie Ayam dengan Saos Menurut Anak Pedagang. Beda Jenis, Beda Saosnya

Panduan Menikmati Mie Ayam dengan Saos Menurut Anak Pedagang. Beda Jenis, Beda Saosnya (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kemarin saya membaca tulisan Iqbal AR tentang mie ayam sebagai makanan yang nyaris tanpa cela. Saya sepakat pakai banget. Kuliner ini memang makanan yang pantas dipuji sedemikian rupa, bahkan kalau bisa disebut makanan para dewa karena saking lezatnya.

Sayangnya, pendapat Iqbal soal saos yang merusak cita rasa perlu saya bantah. Dia berpendapat, saos membuat kuliner tersebut menjadi tidak sempurna. Ya ampun, blunder banget pendapatnya. Justru saos adalah penambah cita rasa.

Akan tetapi karena mie ayam banyak jenisnya, beda pula saos yang membuatnya enak. Mungkin Iqbal nggak tahu soal ini. Terlihat dari tulisannya yang nggak mengenali saos, maka hanya kemalangan yang dia temui saat menyantap kuliner ini.

Sebagai orang yang lebih paham dan ahli, mengingat orang tua saya adalah pedagang mie ayam, saya kasih ilmu soal saos apa saja yang cocok dengan kuliner ini.

Saus botol kaca cocok untuk mie ayam keliling

Kalau makan mie ayam yang keliling, saos botol kaca lebih cocok. Rasanya nggak begitu pedas dan cenderung gurih sehingga menambah rasa bagi kuliner ini. Soalnya begini, mie ayam keliling cenderung sedikit kuat di minyaknya, jadi menambahkan saos justru membuat minyaknya jadi agak seimbang.

Buat Iqbal, kalau masih ragu dengan yang botol kaca karena trauma, semestinya sekarang sudah bisa riset mereknya, dong. Kalau merek saosnya adalah 58/Pedas Mapan atau Cap Ibu Jari, insya Allah aman. Dua merek saos tersebut sering dijumpai di Jakarta, kok. Nggak tahu ya kalau di Malang.

Lagi pula, hanya karena satu tontonan, seharusnya jangan menggeneralisir. Kalau kamu doyan mie ayam dan sering jadi langganan pedagangnya, seharusnya nggak perlu segan bertanya apa pun. Termasuk mempertanyakan soal saos.

Saos Belibis cocok untuk mie ayam luar Jawa

Selanjutnya, kalau kamu mau makan mie ayam yang berasal dari luar Jawa, seperti bakmi Bangka, Siantar, atau Pontianak, saos yang cocok ya Belibis. Saos Belibis cocok dengan tekstur dan kondimen mie yang saya sebutkan tersebut.

Baca Juga:

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

Mie Ayam Tengah Malam, Kuliner yang Akan Membuatmu Kecewa Setengah Mati, Berkali-kali

Biasanya kuah kaldunya cukup kuat karena menggunakan ayam kampung. Topping ayamnya yang gurih juga cocok disantap dengan saos Belibis. Tak seperti mie ayam di Jawa yang cenderung memiliki topping manis karena menggunakan ayam kuah kecap.

Poin plus lainnya, saos Belibis memiliki kandungan cabai lebih banyak di antara merek saos lain. Jadi, menambahkan saos ini membuat rasa mie terasa pas. Maklum, tak ada rasa yang dominan dalam mie ayam dari luar Jawa.

Del Monte cocok untuk cocolan pendamping

Kalau menemukan saos Del Monte di warung mie ayam, jangan kamu pakai atau campurkan, ya. Soalnya saos ini nggak cocok mendampingi kuliner ini. Ia lebih cocok menjadi cocolan menu pendamping.

Misalnya, ada pendamping seperti pangsit goreng atau bakso goreng, nah, baru cocok dicocol dengan saos Del Monte. Rasanya pas dan bakal nendang.

Kalau digunakan untuk dicampur langsung dengan mie ayam, rasa saos ini jadi agak enek. Ibarat makanan manis, rasanya itu kalau kata orang Sunda jadi giung, bikin mual karena terlalu manis.

Merek terkenal justru berinovasi membuat saos resep sendiri

Terakhir, mie ayam yang sudah terkenal biasanya berinovasi dengan membuat saos resep sendiri. Jadi jangan salah, kuliner ini nggak akan pernah lepas dari saos. Coba lihat mie terkenal macam Bakmi GM atau Solaria, mereka sampai bikin saos khas masing-masing. Bahkan kita nggak bisa menemui saos mereka di mana pun, kecuali mungkin beli sama mereka. Itu juga kalau mereka jual saosnya.

Kalau saos merusak rasa, harusnya mereka nggak bakal mengembangkan saos sendiri, dong. Mereka nggak akan membuat saos pakai resep sendiri. Soalnya buat apa membuat pendamping makanan yang justru merusak makanan mereka sendiri. Kayak kurang kerjaan aja. Tapi buktinya yang terjadi malah sebaliknya.

Itulah panduan menikmati mie ayam dengan saos menurut saya sebagai anak penjual. Semoga dengan tulisan ini, tak ada lagi orang yang takut menikmati kuliner satu ini dengan saos, ya.

Penulis: Nasrulloh Alif Suherman
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Akal-akalan Pedagang Mie Ayam yang Menipu Pembeli Demi Meraup Untung Banyak.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Oktober 2025 oleh

Tags: mi ayamMie Ayammie ayam manispedagang mie ayampenjual mie ayamsaossaos mie ayamwarung mi ayamwarung mie ayam
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

5 Rekomendasi Mi Ayam Jogja Selain Pakdhe Wonogiri dan Tumini mie ayam jogja terminal mojok.co

5 Rekomendasi Mi Ayam Jogja Selain Pakdhe Wonogiri dan Tumini

26 September 2020
Tumini, Tunggal Rasa, dan Afui: Mana Mi Ayam Terbaik di Yogyakarta? terminal mojok.co

Tumini, Tunggal Rasa, dan Afui: Mana Mi Ayam Terbaik di Yogyakarta?

1 Januari 2021
Ceker Adalah Pasangan Pas untuk Semangkuk Mi Ayam terminal mojok.co

Ceker Adalah Pasangan Pas untuk Semangkuk Mi Ayam

1 Februari 2022
Rekomendasi Mi Ayam di Sleman biar Tujuan Kulineran Mi Ayammu Nggak ke Selatan Mulu terminal mojok

Rekomendasi Mi Ayam di Sleman biar Tujuan Kulineran Mi Ayammu Nggak ke Selatan Mulu

7 Oktober 2021
Alasan Mi Ayam Gerobak Cokelat Rasanya Lebih Enak Dibanding Gerobak Warna Lain terminal mojok.co

Alasan Mi Ayam Gerobak Cokelat Rasanya Lebih Enak Dibanding Gerobak Warna Lain

29 September 2020
4 Warung Mi Ayam Andalan Mahasiswa Universitas Sebelas Maret Terminal Mojok

4 Warung Mi Ayam Andalan Mahasiswa Universitas Sebelas Maret

3 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingunkan Pengunjung Mojok.co

Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingungkan Pengunjung

20 Februari 2026
Mimpi Lulusan S2 Mati di Jakarta, Masih Waras Sudah Syukur (Unsplashj)

Lulusan S2 Merantau ke Jakarta Sudah 3 Tahun: Kini Tidak Lagi Memikirkan Mimpi tapi Cara Bertahan Hidup dan Tetap Waras

18 Februari 2026
Vespa Matic: Tampilannya Keren, tapi Payah di Jalan Nggak Rata dan Tanjakan Mojok.co

Vespa Matic, Motor Mahal yang Nggak Masuk Akal, Harga Setara Mobil Bekas, Fiturnya Minim!

21 Februari 2026
Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga Mojok.co

Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga

15 Februari 2026
Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar Mojok.co

Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar

21 Februari 2026
Surat Terbuka untuk Bupati Grobogan: Sebenarnya Desa Mana yang Anda Bangun dan Kota Mana yang Anda Tata?

Surat Terbuka untuk Bupati Grobogan: Sebenarnya Desa Mana yang Anda Bangun dan Kota Mana yang Anda Tata?

18 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.