Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Panduan Menggunakan Kata Euy Secara Tepat dalam Percakapan Bahasa Sunda Sehari-hari

Rahadian oleh Rahadian
24 November 2021
A A
Panduan Menggunakan Kata Euy Secara Tepat dalam Percakapan Bahasa Sunda Sehari-hari terminal mojok (1)
Share on FacebookShare on Twitter

“Euy” menjadi salah satu kata yang sering diucapkan dalam percakapan bahasa Sunda. Orang non-Sunda yang saat ini tinggal di Jawa Barat tentu sering mendengar kata ini dalam keseharian. Sebenarnya, bagaimana sih penggunaan kata “euy” yang tepat dalam percakapan bahasa Sunda sehari-hari?

Ditinjau dari lawan bicaranya, “euy” ditujukan pada lawan bicara yang usianya sebaya atau lawan bicara yang sudah sangat akrab dengan kita. Apabila ditujukan pada orang yang usianya lebih tua, penggunaan kata “euy” ini dapat memunculkan kesan tak sopan.

Berikut panduan menggunakan “euy” secara tepat dalam percakapan bahasa Sunda sehari-hari.

#1 Untuk mengekspresikan situasi yang sedang dialami

Kata “euy” bisa digunakan untuk mengekspresikan beragam situasi yang kamu alami. Misalnya, kamu sedang merasa senang karena Persib baru saja memenangkan pertandingan dengan skor telak 5-0. Maka, kamu bisa mengekspresikannya seperti ini, “Persib menang besar, euy! Hore!”

Contoh lainnya, kamu baru saja kehilangan hape, seorang teman lalu bertanya padamu. “Hapemu hilang kemarin, ya?” Kamu bisa menjawab temanmu seperti ini, “Iya, hape saya hilang, euy.” Kata “hape saya hilang, euy” mengekspresikan situasi sedih yang sedang kamu rasakan.

#2 Bermakna sama dengan “nih” dalam Bahasa Indonesia

Dalam bahasa Indonesia, kita tentu tahu kata “nih”. Sebenarnya, “euy” juga memiliki makna yang sama dengan “nih” dalam bahasa Indonesia. Hanya, penggunaan “euy” biasanya di akhir kalimat, sementara “nih” bisa digunakan di awal atau akhir kalimat. Dalam percakapan bahasa Sunda sehari-hari, “euy” biasanya digunakan dalam situasi berikut:

Pertama, menolak ajakan secara halus. Misalnya, ada seorang teman yang mengajakmu hangout di akhir pekan. Akan tetapi, kamu nggak bisa menerima ajakan tersebut lantaran sedang banyak kerjaan. Kamu bisa menolak ajakan temanmu dengan berkata seperti ini, “Saya sekarang lagi banyak kerjaan, euy.”

Kedua, basa-basi dalam percakapan. Dalam percakapan orang Indonesia, khususnya orang Sunda, tentu nggak bisa lepas dari adanya basa-basi. Basa-basi dalam percakapan menjadikan hubungan terasa lebih akrab dan dekat. Nah, “euy” bisa digunakan untuk berbasa-basi. Misalnya, kamu berkunjung ke rumah seorang kawan. Adik kawanmu baru saja membeli motor sport bagus. Kamu bisa berbasa-basi padanya seperti ini, “Wah, motor baru. Gaya banget, euy.”

Baca Juga:

Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Privilege Jadi Orang Cirebon yang Tidak Dimiliki Daerah Lain, Bisa Jadi Bunglon!

Atau misalnya dalam situasi lain saat kamu dan teman-temanmu sedang menuju ke suatu tempat. Untuk berbasa-basi dengan mereka kamu bisa bertanya seperti ini, “Mau pada ke mana, euy?”

Ketiga, sebagai kata tunjuk. Misalnya, seorang teman meminjam jaketmu. Kamu lalu mengambil dan memberikan padanya. Sambil memberikan jaket, kamu bisa berkata seperti ini, “Jaketnya, euy!” Kalimat ini kurang lebih sama dengan, “Jaketnya, nih!”

#3 Pengganti “kamu”

“Euy” bisa juga digunakan sebagai pengganti kata “kamu.” Namun, penggunaannya berada di belakang kalimat. Misalnya, kamu bertanya pada temanmu apakah dia sudah makan atau belum, kamu bisa bertanya seperti ini, “Udah makan euy?” Kalimat tersebut kira-kira sama seperti ini, “Udah makan kamu?”

#4 Memanggil seseorang yang namanya belum kamu ketahui

Misalnya ada seseorang nongkrong di depan rumahmu. Orang ini buang sampah sembarangan. Kamu melihatnya dan keluar rumah untuk menegur orang tersebut. Namun, orang itu pergi setelah melihatmu keluar dari rumah. Kamu bisa memanggilnya begini, “Euy! Sini!”

Demikianlah panduan menggunakan “euy” dalam percakapan bahasa Sunda sehari-hari. Kesimpulannya, kata “euy” sebenarnya kata yang multifungsi. Semoga setelah membaca panduan di atas kamu bisa mengucapkan “euy” secara tepat.

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 November 2021 oleh

Tags: Bahasa Sundaeuypercakapan
Rahadian

Rahadian

Sarjana Hubungan Internasional yang gemar menulis, bermain musik, dan coding.

ArtikelTerkait

Panduan Penggunaan Kata Mah dalam Percakapan Bahasa Sunda terminal mojok

Panduan Penggunaan Kata Mah dalam Percakapan Bahasa Sunda

22 November 2021
Rasa Sesal yang Dulu Saya Rasakan ketika Kuliah Bahasa Indonesia di Universitas Indonesia (Unsplash)

Rasa Sesal yang Dulu Saya Rasakan ketika Kuliah Bahasa Indonesia di Universitas Indonesia

26 Oktober 2022
Ilustrasi Cilacap Barat Daerah Unik Tanpa Identitas yang Jelas (Unsplash) tki #kaburajadulu

Keunikan Cilacap Barat yang Bikin Bingung Warganya Sendiri karena Masuk Wilayah Ngapak, tapi Dianggap Sunda Juga Bisa

18 Januari 2024
Bahasa Sunda Banten Itu Nggak Kasar, tapi Egaliter!

Bahasa Sunda Banten Itu Nggak Kasar, tapi Egaliter!

3 November 2023
Panduan Menggunakan Kata ‘Punten’ dalam Bahasa Sunda untuk Memohon Maaf Terminal Mojok

Penggunaan Bahasa Sunda ‘Punten’ untuk Minta Maaf

28 Januari 2021
Kata ‘Aing’ dan ‘Dia’ dalam Bahasa Sunda Banten Aslinya Nggak Kasar, Bro! terminal mojok.co

3 Celetukan Bahasa Sunda yang Paling Menjengkelkan

13 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cerita Kawan Saya Seorang OB selama 4 Tahun: Dijanjikan Naik Jabatan dan Gaji, tapi Ternyata Itu Semua Hanyalah Bualan Direksi

Cerita Kawan Saya Seorang OB Selama 4 Tahun: Dijanjikan Naik Jabatan dan Gaji, tapi Ternyata Itu Semua Hanyalah Bualan Direksi

10 Januari 2026
Banyu Urip, Kelurahan Paling Menderita di Surabaya (Unsplash)

Banyu Urip Surabaya Kelurahan Paling Menderita, Dibiarkan Kebanjiran Tanpa Menerima Solusi Sejak Dulu

10 Januari 2026
3 Hal di Karawang yang Membuat Pendatang seperti Saya Betah Mojok.co

3 Hal di Karawang yang Membuat Pendatang seperti Saya Betah

9 Januari 2026
Alasan Saya Lebih Nyaman Diajar Dosen Muda daripada Dosen Tua Mojok.co

Alasan Saya Lebih Nyaman Diajar Dosen Muda daripada Dosen Tua

9 Januari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Juga Pasar Minggu yang Nggak Kalah Seru

13 Januari 2026
Tidak Ada Nasi Padang di Kota Padang, dan Ini Serius. Adanya Nasi Ramas! angkringan

4 Alasan Makan Nasi Padang Lebih Masuk Akal daripada Makan di Angkringan  

11 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Nekat Keluar PMII karena Tak Produktif: Dicap Pengkhianat-Nyaris Dihajar, Tapi Bersyukur Kini “Sukses” dan Tak Jadi Gelandangan Politik
  • “Suka Duka Tawa”: Getirnya Kehidupan Orang Lucu Mengeksploitasi Cerita Personal di Panggung Komedi demi Mendulang Tawa
  • Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan
  • Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas Abadi yang Menolak Fitur Keselamatan demi Memutar Ekonomi Bangsa
  • Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah
  • 5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.