Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Luar Negeri

Panduan Memahami Panggilan ‘Kakak’ dalam Bahasa Korea biar Nggak Salah Panggil

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
15 Januari 2021
A A
Panduan Memahami Panggilan ‘Kakak’ dalam Bahasa Korea biar Nggak Salah Panggil Terminal Mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Sekarang ini cukup banyak orang yang mulai mempelajari bahasa Korea. Memang masih didominasi oleh K-Popers sih, tapi nggak ada salahnya lho buat kalian yang masih awam untuk belajar bahasa baru.

Bahasa Korea memiliki cukup banyak aturan, salah satunya soal kata sapaan. Orang Korea memanggil satu sama lain berdasarkan title yang mana mengharuskan orang yang lebih muda untuk menambahkan sebutan tertentu kepada orang yang lebih tua. Dalam keluarga, ada pula sebutan yang harus kita ucapkan ketika memanggil anggota keluarga kita yang lain, termasuk panggilan buat kakak (sibling title).

Berbeda dari bahasa Indonesia yang memiliki panggilan lebih sederhana untuk memanggil “kakak” dan tanpa ada ketentuan gender, bahasa Korea cenderung lebih rumit. Seenggaknya ada 4 cara untuk memanggil “kakak” dalam bahasa Korea. Kita perlu terlebih dulu mengidentifikasi gender, baik diri kita sendiri maupun lawan bicara. Jangan sampai salah kira gender orang lain, ya. Bisa-bisa mereka marah, lho!

Terus, ada apa saja sih panggilan untuk “kakak” dalam bahasa Korea? Mungkin kalian familier dengan sebutan berikut ini: oppa, hyung, eonni, dan nuna. Keempat sapaan tersebut diartikan sebagai kakak, tapi penggunaanya beda-beda, lho!

Panggilan untuk kakak laki-laki

#1 Oppa

Panggilan ini populer dan sering banget digunakan. Banyak masyarakat awam yang menggunakan ini sebagai panggilan bagi idol, yaitu dengan oppa-oppa Korea. Tapi jangan salah lho, yang bisa memanggil oppa itu eksklusif hanya untuk perempuan. Jadi, perempuan dapat menggunakan kata “oppa” ini untuk menyapa laki-laki yang lebih tua darinya.

Eits, tapi penggunaan kata “oppa” juga ada syaratnya. Nggak semua orang boleh dan mau dipanggil “oppa”. Saya sarankan untuk nggak secara random memanggil “oppa” ke orang asing yang kalian temui di jalanan Korea. Bisa-bisa kamu dikira nggak sopan atau cringey. Ini karena oppa biasanya digunakan untuk orang yang punya hubungan dekat aja.

Lalu, kalau buat memanggil idola boleh nggak, ya? Boleh kok, asalkan idola kalian mengizinkan. Dulu, Jung-kook BTS nggak mau dipanggil oppa karena dia nggak percaya ada ARMY yang lebih muda daripada dia. Tapi karena profesionalitas, lambat laun dia nrimo kalau ada ARMY yang manggil dirinya oppa~

#2 Hyung

Inilah panggilan yang sempat kontroversial di masanya. Panggilan “hyung” ini sempet dipakai oleh banyak orang, terutama Twitter dan Instagram, buat memanggil siapa pun. Padahal, penggunaan “hyung” ini aslinya terbatas karena cuma bisa dipakai sesama laki-laki saja. Biasanya, cowok yang lebih muda memanggil cowok lain yang lebih tua dengan sebutan “hyung” ini.

Baca Juga:

3 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan kepada Mahasiswa Jurusan Bahasa Korea dan Bikin Geleng-geleng

Tipu Daya Terbaru Sekte Sesat Korea yang Suka Cari Anggota dari Indonesia

Kalau kalian mau menambahkan sedikit kesan formal atau hormat pada laki-laki yang lebih tua, kalian bisa menambahkan –nim di bagian belakang. Jadi, versi honorifik dari “hyung” adalah “hyung-nim”.

Biasanya, anak kecil di bawah usia 10 tahun memanggil kakak laki-lakinya bukan dengan panggilan “hyung”, melainkan “hyung-ah” Kebiasaan ini akan hilang seiring mereka tumbuh dewasa.

Panggilan untuk kakak perempuan

#1 Eonni

Panggilan ini punya banyak bentuk tulisan latin, ada unni, unnie, dan eonnie. Tapi, dalam hangeul sendiri kalau diromanisasi secara harfiah, maka tulisannya akan menjadi “eonni.”

Kalian bisa memakai panggilan ini kalau kalian perempuan dan ingin memanggil lawan bicara perempuan yang lebih tua. Berbeda dari “hyung”, kalian nggak disarankan untuk menambahkan –nim di bagian akhir. Jadi, pakai “eonni” saja sudah cukup merepresentasikan rasa hormat, kok.

#2 Nuna

Panggilan “nuna”, atau lebih sering ditulis sebagai “noona”, digunakan buat kalian para laki-laki yang mau memanggil kakak perempuan atau teman perempuan yang lebih tua. Seandainya kalian ingin menambahkan kesan sopan, kalian bisa mengubah sebutan “nuna” menjadi “nunim”.

Kalau kamu termasuk fans yang suka sama idol yang usianya lebih muda, nggak usah minder jadi nuna-fan. Justru nuna-fan itu punya ruang tersendiri di hati (dan di dompet agensi) mereka. Tunggu saja suatu saat idolamu bakal bikin pesan video khusus buat nuna-fan. Ihiyyy~

Meski sibling title di atas awalnya hanya ditujukan untuk memanggil saudara (siblings) dalam keluarga, tapi nggak ada larangan bagi kita untuk menggunakannya dengan lebih luas. Nggak perlu sungkan kalau kalian punya teman yang lebih tua dan kalian ingin memanggil mereka sebagai kakak dengan sebutan-sebutan ini. Syaratnya, kita sudah akrab dan mereka mengizinkan, ya.

Kalian juga bisa mengira-ngira sendiri ya siapa yang pantas buat dipanggil kakak. Kalau kalian ingin memanggil orang yang lebih tua dan terpaut usia yang cukup jauh, kalian bisa pakai ahjumma, ahjussi, dan masih banyak lagi.

BACA JUGA 6 Tokoh Paling Wangun dalam Serial Drakor Horor ‘Sweet Home’ dan tulisan Noor Annisa Falachul Firdausi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 20 Januari 2022 oleh

Tags: bahasa Koreakakak
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

4 Alasan Sulitnya Berteman dengan Penutur Asli Bahasa Korea terminal mojok

4 Alasan Sulitnya Berteman dengan Penutur Asli Bahasa Korea

27 Juli 2021
20 Frasa dan Kosakata Bahasa Korea yang Sering Nongol di Drakor Kesayanganmu terminal mojok (1)

20 Frasa dan Kosakata Bahasa Korea yang Sering Nongol di Drakor Kesayanganmu

14 September 2021
Rekomendasi Channel YouTube untuk Belajar Bahasa Korea terminal mojok

Rekomendasi Channel YouTube untuk Belajar Bahasa Korea

21 November 2021
Kenapa Orang Indonesia Kesulitan Belajar Bahasa Korea dan Bahasa Jepang Terminal Mojok

Kenapa Orang Indonesia Kesulitan Belajar Bahasa Korea dan Bahasa Jepang?

2 Juni 2022
Suka Duka Punya Kakak yang Pintar dan Jadi Kebanggaan Keluarga Terminal Mojok

Suka Duka Punya Kakak yang Pintar dan Jadi Kebanggaan Keluarga

3 Desember 2020
Panduan Memakai Kata ‘Kamu’ dalam Bahasa Korea Biar Nggak Bikin Tersinggung terminal mojok.co

Panduan Memakai Kata ‘Kamu’ dalam Bahasa Korea biar Nggak Bikin Tersinggung

22 Februari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang Mojok.co

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

31 Januari 2026
8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja Mojok.co

8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja

4 Februari 2026
Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
4 Aib Guci Tegal yang Membuat Wisatawan Malas ke Sana Mojok.co

Objek Wisata Guci Tegal Harus Bangkit karena Kabupaten Tegal Tak Ada Apa-Apanya Tanpa Guci

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.