Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Pandemi Berkepanjangan Bikin Penderita Maskne seperti Saya Kewalahan

Intan Ekapratiwi oleh Intan Ekapratiwi
8 April 2021
A A
Pandemi Berkepanjangan Bikin Penderita Maskne seperti Saya Kewalahan terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Sudah lebih dari setahun ini kita berhadapan dengan pandemi Covid-19. Lebih dari setahun pula banyak hal yang berubah dalam kehidupan. Pergi ke mana-mana kini tak sebebas masa lalu. Mau ke sana kemari harus mematuhi 5M. Makin ke sini protokol kesehatan makin gencar digaungkan, makin ke sini pula ada hal baru yang ikut-ikutan muncul. Apalagi kalau bukan maskne.

Maskne adalah mask acne, yang kalau bahasa gaulnya sih jerawat akibat penggunaan masker. Karena disebabkan penggunaan masker, maskne ini biasa muncul ya di tempat-tempat tertutup masker seperti dagu, pipi bagian bawah, dan hidung. Layaknya jerawat yang nggak disebabkan pemakaian masker, maskne ini tentu saja memengaruhi penampilan seseorang. Yah, walau sekarang kalau lagi jerawatan nggak kelihatan, sih. Kan pakai masker terus. Ehehehe~

Saya adalah salah seorang penderita maskne. Wong nggak pakai masker saja kulit wajah saya memang rentan jerawatan. Apalagi di saat seperti ini yang mana harus pakai masker terus saat beraktivitas. Sulit memang harus berhadapan dengan jerawat. Sudah ganggu penampilan, setelah hilang pun suka berbekas di hati kayak mantan wajah.

Nah, sebagai seorang maskne warrior, saya akan berbagi sedikit tips mencegah si maskne ini. Kalau sudah telanjur jerawatan ya sudah mau gimana lagi, setidaknya kita pernah berjuang bersama mencegah si maskne.

Pertama, rajin ganti masker. Mylov, kalau kalian menggunakan masker bedah untuk beraktivitas selama pandemi ini, jangan lupa untuk rajin menggantinya minimal 3-4 jam sekali. Akan lebih baik lagi jika kalian menggunakan masker kain. Tekstur kain yang halus dapat mengurangi gesekan antara masker dan wajah kita, apalagi jika kalian punya kulit wajah yang sensitif. Makin kena gesekan, malah makin bikin iritasi. Selain itu, masker bedah cenderung lebih cepat bikin kulit wajah lembap karena bahannya yang nggak menyerap keringat dan area lembap jadi tempat kesukaan bakteri bersarang. Hiiiy~

Jangan lupa juga, walaupun kalian sudah menggunakan masker kain, siapkan juga masker cadangan, ya. Paling nggak rajin-rajin ganti masker lah. Jangan memakai masker yang sama seharian penuh. Lalu, pastikan ukuran maskernya pas di wajah kalian, jangan terlalu ketat seketat kurasi naskah di Terminal Mojok. Eh.

Kedua, nggak usah pakai makeup tebal. Nah, kalau yang satu ini jadi perhatian buat para kaum hawa, nih. Jujur saja, selama pandemi ini, saya jarang banget makeup-an. Lah, ngapain juga makeup-an, wong ketutupan sama masker, kok. Kalau makeup-an juga siapa yang lihat? Jadi, daripada buang-buang makeup, mending tampil biasa saja. Pakai pelembap wajah secukupnya, pakai sunscreen jangan lupa, dan pakai bedak tipis-tipis saja. Nggak usah tambah-tambah foundation atau apa pun itu yang berat-berat, Ladies. Pandemi ini sudah berat bagi kita semua, nggak usah ditambah berat dengan makeup kita.

Masalahnya, makeup bisa menyumbat pori-pori wajah dan pori-pori wajah yang tersumbat adalah sumber dari kemunculan jerawat. Kebayang kan seandainya kita pakai makeup tebal, maskernya lembap, duh itu jerawat bakal beranak pinak. Yakin, deh!

Baca Juga:

Jerawat Batu di Bagian Dahi, Hal Paling Menyebalkan dalam Hidup

Mengenang Lifebuoy Clear Skin, Pionir Sabun Batang untuk Atasi Jerawat

Ketiga, cuci muka sehabis berpergian dan beraktivitas. Ini wajib banget dilakukan apalagi setelah memakai masker setelah beraktivitas. Sesuaikan sabun cuci muka yang cocok dengan kondisi kulit kalian. Jangan cuci muka pakai sabun untuk kulit wajah berminyak padahal kulit kalian cenderung kering dan sebaliknya. Bisa-bisa malah muncul masalah baru nggak cuma jerawat saja.

Keempat, kalau sudah telanjur jerawatan seperti saya, ya dirawat. Jangan didiamkan apalagi dipelihara, ya, Mylov. Pakai obat totol jerawat supaya jerawat cepat kempes dan jangan sembarangan memencet jerawat. Bisa-bisa jerawat malah tambah meradang dan jadi banyak.

Maskne memang bikin kewalahan banyak orang, tapi percayalah jika ditangani dengan baik jerawat pasti akan segera sembuh. Begitu halnya dengan pandemi ini. Semoga saja pandemi ini tak berkepanjangan dan kita semua bisa beraktivitas dengan normal seperti semula.

BACA JUGA Kontroversi Skincare Ber-Paraben, Kepriben Iki? dan tulisan Intan Ekapratiwi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 8 April 2021 oleh

Tags: jenis maskerjerawatmaskermasknepandemi coronaperawatan wajah berjerawat
Intan Ekapratiwi

Intan Ekapratiwi

Redaktur Terminal Mojok yang suka nonton drama Korea.

ArtikelTerkait

Mbak Nana, Tagar #WisudaLDR2020 Itu Bukannya Nyemangatin Malah Bikin Sedih Rasanya Patah Hati Melihat Teman Sendiri Sudah Wisuda

Mbak Nana, Tagar #WisudaLDR2020 Itu Bukannya Nyemangatin Malah Bikin Sedih

8 Juni 2020
Empati Warkop Pitulikur dan Fenomena Siswa Belajar Online di Warkop_ yang Prihatin Seharusnya Pemerintah MOJOK.CO

Empati Warkop Pitulikur dan Fenomena Siswa Belajar Online di Warkop, yang Prihatin Seharusnya Pemerintah

22 Juli 2020
wajah buluk, Apa Jadinya Kalau Skincare Ditanggung BPJS?

Wajah Nggak Akan Buluk Selama di Rumah kalau Kamu Melakukan ini

18 Juni 2020
Tradisi Kupatan sebagai Tanda Berakhirnya Hari Lebaran Masa Lalu Kelam Takbir Keliling di Desa Saya Sunah Idul Fitri Itu Nggak Cuma Pakai Baju Baru, loh! Hal-hal yang Dapat Kita Pelajari dari Langgengnya Serial “Para Pencari Tuhan” Dilema Mudik Tahun Ini yang Nggak Cuma Urusan Tradisi Sepi Job Akibat Pandemi, Pemuka Agama Disantuni Beragama di Tengah Pandemi: Jangan Egois Kita Mudah Tersinggung, karena Kita Mayoritas Ramadan Tahun Ini, Kita Sudah Belajar Apa? Sulitnya Memilih Mode Jilbab yang Bebas Stigma Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Kenapa Kita Sulit Menerima Perbedaan di Media Sosial? Masjid Nabawi: Contoh Masjid yang Ramah Perempuan Surat Cinta untuk Masjid yang Tidak Ramah Perempuan Campaign #WeShouldAlwaysBeKind di Instagram dan Adab Silaturahmi yang Nggak Bikin GR Tarawih di Rumah: Ibadah Sekaligus Muamalah Ramadan dan Pandemi = Peningkatan Kriminalitas? Memetik Pesan Kemanusiaan dari Serial Drama: The World of the Married Mungkinkah Ramadan Menjadi Momen yang Inklusif? Beratnya Menjalani Puasa Saat Istihadhah Menghitung Pengeluaran Kita Kalau Buka Puasa “Sederhana” di Mekkah Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Mengenang Serunya Mengisi Buku Catatan Ramadan Saat SD Belajar Berpuasa dari Pandemi Corona Perlu Diingat: Yang Lebih Arab, Bukan Berarti Lebih Alim Nonton Mukbang Saat Puasa, Bolehkah? Semoga Iklan Bumbu Dapur Edisi Ramadan Tahun Ini yang Masak Nggak Cuma Ibu

Ramadan Tahun Ini, Kita Sudah Belajar Apa?

15 Mei 2020
Menggugat Perusakan Alam Lewat Lagu-lagu Sisir Tanah terminal mojok.co

Lagu Dino Liyane, Sebuah Ironi Sepasang Calon Pengantin di Tengah Pandemi

7 April 2020
Beginilah yang Dilakukan para Pokemon Selama Pandemi

Seperti Inilah yang Dilakukan para Pokemon Selama Pandemi

7 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

17 Maret 2026
5 Kasta Kursi KA Probowangi yang Menentukan Nyaman Tidaknya Perjalanan Mudikmu

5 Kasta Kursi KA Probowangi yang Menentukan Nyaman Tidaknya Perjalanan Mudikmu

15 Maret 2026
Suzuki Satria Pro Aib Terbesar Suzuki yang Tak Perlu Lahir (Wikimedia Commons)

Suzuki Satria Pro: Aib Terbesar Suzuki yang Seharusnya Tak Perlu Lahir

18 Maret 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Waktu Lebaran Tak Pernah Sepi, Ia Disesaki oleh Orang yang Pulang Kampung, Perantau yang Lari, dan Wisatawan Bermodal THR Tebal

13 Maret 2026
Jalan Nasional Purworejo Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA Mojok.co

Jalan Nasional Purworejo-Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA

16 Maret 2026
Inspektor Mobil Bekas, Orang yang Menentukan Nasib Mobilmu, Berakhir Masuk Neraka Bernama Bengkel, atau Hidup Bahagia Tanpa Onderdil Rusak

Inspektor Mobil Bekas, Orang yang Menentukan Nasib Mobilmu, Berakhir Masuk Neraka Bernama Bengkel, atau Hidup Bahagia Tanpa Onderdil Rusak

12 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan
  • Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?
  • Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang
  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 
  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman
  • Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.