Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

8 Jenis Masker yang Bisa Dipilih sebagai Senjatamu Saat Pandemi

Dini N. Rizeki oleh Dini N. Rizeki
24 September 2021
A A
8 Jenis Masker yang Bisa Dipilih sebagai Senjatamu Saat Pandemi terminal mojok.co

8 Jenis Masker yang Bisa Dipilih sebagai Senjatamu Saat Pandemi terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Kebutuhan akan masker sebenarnya sudah ada sejak dulu. Pun kebiasaan memakai masker sebenarnya sudah menjadi perilaku yang sejak lama diterapkan oleh masyarakat kita. Namun, dengan adanya pandemi, kesadaran akan pentingnya penggunaan masker jadi meningkat pesat. Masker kini menjadi salah satu kebutuhan utama dalam kehidupan.

Meningkatnya kebutuhan masker secara otomatis membuka peluang bagi produsen untuk terus berinovasi. Berbagai jenis masker dengan spesifikasi khusus mulai bermunculan. Secara garis besar fungsinya sama, untuk melindungi agar droplet tidak menyebar. Perbedaan ada pada jenisnya, bahan yang dipakai, dan tentu saja harganya.

Di Indonesia, ada beberapa jenis masker yang memiliki jumlah peminat sangat tinggi. Saya juga sudah mencoba beberapa jenis dan menemukan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Ada yang murah tapi kurang aman (ya menurut ngana?), ada yang mahal tapi terlalu tebal sampai bikin engap. Berikut jenis-jenisnya.

#1 Masker kain satu lapis

Masker jenis ini adalah yang paling banyak dihasilkan dan dipasarkan oleh para produsen di awal pandemi. Alasan utamanya ya karena pembuatan yang mudah, dan bahan yang digunakan memang bebas saja. Saya beberapa kali membeli masker kain ini dan memang terasa nyaman saat dipakai bila bahan kainnya memang layak, seperti katun. Pernah saya membeli masker buatan teman yang berbahan kain batik, ternyata malah tidak nyaman karena mungkin pori-pori kainnya yang terlalu rapat.

#2 Masker kain tiga lapis

Dari faktor kesehatan, jenis masker kain ini dianggap paling yahud. Tiga lapis kain dinilai mampu mencegah paparan droplet. Tapi, balik lagi ke material kain yang digunakan. Karena memang banyak juga produsen masker yang hanya berpatokan pada harga bahan yang murah, dan kurang memerhatikan faktor kenyamanannya. Banyak merek-merek besar di Indonesia, seperti Arei dan Eiger yang juga memproduksi masker jenis ini. Bila dibandingkan dengan masker kain satu lapis, yang tiga lapis ini memang jauh lebih terasa aman dan nyaman.

#3 Masker medis

Sebutan masker medis muncul karena memang masker jenis ini adalah yang umum digunakan oleh para tenaga medis. Baik saat memeriksa pasien, melakukan operasi, bahkan sekadar dalam keseharian di lingkungan rumah sakit. Walau sama-sama terdiri dari tiga lapis seperti masker kain, tapi yang satu ini dianggap kurang mampu menahan partikel yang ada dalam droplet. Praktisnya adalah masker ini termasuk material sekali pakai, tidak bisa digunakan berulang. Jadi otomatis lebih steril dibanding masker kain yang bisa dicuci dan dipakai kembali.

#4 Masker KN95

Ini jenis masker yang sudah distandarisasi oleh Cina. KN95 dinilai jauh lebih baik daripada masker medis dan masker kain. Dari segi bentuk, masker ini memiliki moncong yang cukup besar dan agak terlalu mancung sebenarnya ya menurut saya. Mungkin juga karena ujung jahitan yang menggabungkan dua sisi masker itu didesain agar bisa dilipat menjadi dua sehingga kesannya terasa besar sekali. Soal kenyamanan, saya approve banget. Nyaman, terasa aman juga, dan bisa tetap steril karena hanya untuk sekali pakai.

#5 Masker duckbill

Bagi saya, masker duckbill ini kastanya ada di tengah-tengah antara masker medis dan KN95. Dari segi desain, lebih stylish jika dibandingkan dengan masker medis. Namun, juga tidak terlalu kaku dan cembung seperti masker KN95. Sesuailah dengan namanya, ya. Bentuknya lebih slim, ramping, talinya juga tidak membuat sakit telinga. Masker ini juga mempunyai 3 lapisan yang bisa melindungi terhadap kelembaban dan 95% debu, serbuk sari, bakteri, virus, juga partikel udara lainnya.

Baca Juga:

Ada yang Salah, Periksa ke Dokter Gigi Masih Dianggap Kemewahan di Negara Ini 

Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Hantavirus: Pertama, Please, Jangan Panik

#6 Masker KF94

Kalau kalian ingat, beberapa tahun lalu sebelum ada pandemi di beberapa stasiun Commuter Line di Jakarta, banyak para pedagang asongan atau kios-kios yang menjual masker jenis ini bersama dengan masker medis. Biasanya dijual bijian dengan range harga Rp1.000-1.500. Dari segi kenyamanan jelas lebih lumayan daripada daripada masker medis. Desainnya juga unik. Mirip perahu agar bisa menutupi area wajah lebih luas. Kalau ada yang penasaran apa maksudnya KF, itu singkatan dari Korean Filter ya, Gaes.

#7 Masker dengan ventilasi

Masker yang di sisi sampingnya terdapat ventilasi dan mirip dengan katup kecil ini sebenarnya keren lho, Gaes. Kalau yang ngedesain bisa, jadinya keren sih. Soalnya, ada juga beberapa produk yang kalau dipakai kesannya malah kayak lagi syuting Star Wars. Saya sendiri agak malas pakai masker jenis ini, entahlah terasa kurang praktis dan enak dilihat aja gitu. Katup ventilasi itu dimaksudkan agar kita lebih mudah bernapas kan, tapi menurut saya kok malah agak riskan ya dalam penyebaran droplet. Mana harganya mahal lagi. Dahlah.

#8 Masker Hybrid

Di Indonesia, mungkin penggunaan masker ini belum terlalu banyak, ya. Selain karena harganya, mungkin memang masyarakat kita belum terlalu terbiasa dengan desain dan modelnya. Masker ini diklaim lebih efektif untuk mengantisipasi penularan virus atau bakteri karena bahannya yang merupakan gabungan dari dua lapisan kapas pintal 600, benang dengan bahan lain seperti sutra, sifon, atau flanel. Konon katanya, sih, masker hybrid ini lebih baik bila dibanding masker medis atau bahkan KN95. Hmm, apa iya?

Dari semuanya, saya rasa faktor yang paling utama dalam memilih masker adalah tingkat keamanan dan kenyamanan masing-masing orang ya. Mau sebagus dan semahal apa pun, kalau ternyata tidak nyaman saat digunakan ya percuma. Apalagi bila pemakainya termasuk golongan pekerja kasar atau orang yang berkacamata. Perlu faktor lain sebagai pertimbangan memilih masker. Jadi, apa yang saya approve belum tentu kalian juga bakal suka, begitu pun sebaliknya.

Satu hal lagi, pakai masker kece akan percuma tak berguna kalau ternyata kalian masih malas cuci tangan dan taat prosedur kesehatan lainnya. Semuanya harus seimbang, ya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 September 2021 oleh

Tags: covid-19jenis maskerKesehatanmaskerpandemi
Dini N. Rizeki

Dini N. Rizeki

Penulis, editor, copywriter, sekaligus seorang ibu. Sering menulis tentang bisnis, keuangan, wirausaha, hingga kuliner. Saat ini sedang asyik menulis ulasan film.

ArtikelTerkait

bupati banjarnegara tuduhan rumah sakit cari pasien mojok

Tudingan Bupati Banjarnegara tentang Rumah Sakit yang “Rebutan” Pasien Covid-19 Blas Ra Mashoook!

6 Juli 2021
laporcovid-19 vaksinasi covid-19 vaksin nusantara indonesia lepas pandemi ppkm vaksin covid-19 corona obat vaksin covid-19 rapid test swab test covid-19 pandemi corona MOJOK.CO

Vaksin Covid-19 Butuh Waktu Lama untuk Dibuat: Penjelasan Sederhana

21 Juli 2020
Skill yang Harus Dimiliki Orang Indonesia Sebelum Usia 25 terminal mojok.co

Sebagai Warga Desa, Saya Justru Repot Ngadepin Mahasiswa yang KKN Online

30 Juli 2021
bajaj bajuri covid-19 pandemi contoh tulisan parodi nostalgia sitkom lama indonesia mojok.co

Suasana di Dunia ‘Bajaj Bajuri’ selama Pandemi

12 Januari 2021
5 Rekomendasi Merek Susu selain Susu Beruang biar Nggak Rebutan terminal mojok.co

4 Rekomendasi Merek Susu selain Susu Beruang biar Nggak Rebutan

5 Juli 2021
kalung antivirus MOJOK.CO

Kalung Antivirus Covid-19, Kalung Absurd Proyekan Kementan

5 Juli 2020
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Gen Z lanjut S2 bukan karena ambisi, tapi patah hati (Unsplash)

Banyak Gen Z lanjut S2 bukan karena gelar dan ambisi, tapi karena patah hati dan bingung mau ngapain lagi

20 Agustus 2026
Tegalrejo, kecamatan uderrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita Mojok.co

Tegalrejo, kecamatan underrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita

20 Agustus 2026
Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar Terminal

Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar

21 Agustus 2026
Tradisi lek-lekan di hajatan perkawinan diam-diam bikin biaya bengkak  Mojok.co

Tradisi lek-lekan di hajatan pernikahan diam-diam bikin biaya bengkak 

18 Agustus 2026
Presiden benar, pendapatan ojol naik hingga 3 kali lipat, tapi syarat dan ketentuan berlaku Mojok.co

Presiden benar, pendapatan ojol naik hingga 3 kali lipat, tapi syarat dan ketentuan berlaku

18 Agustus 2026
Kaza Mal Surabaya memang nggak keren, tapi bukan berarti layak dilupakan dan nggak dikunjungi Mojok.co

Kaza Mall Surabaya memang nggak keren, tapi bukan berarti layak dilupakan dan nggak dikunjungi

19 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.