Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Pak Erick Thohir, Penyesuaian Gaji Karyawan setelah Harga BBM Naik Itu Hanya Mitos

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
5 September 2022
A A
Pak Erick Thohir: Penyesuaian Gaji Karyawan setelah Harga BBM Naik Itu Hanya Mitos

Pak Erick Thohir: Penyesuaian Gaji Karyawan setelah Harga BBM Naik Itu Hanya Mitos (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Penyesuaian gaji karyawan setelah harga BBM naik itu mitos, Pak Erick Thohir, nggak bercanda saya

Kenaikan harga BBM per 3 September 2022 betul-betul membikin banyak kalangan megap-megap. Gimana nggak, rasanya kayak kena prank. Info awal kenaikan harganya kapan, sempat adem ayem, ealah, ujug-ujug di tengah hari bolong-panas terik pula, berita soal harga BBM naik langsung cepat menyebar di berbagai media. Tidak bisa tidak, info ini sangat pelik sekaligus nyelekit bagi kalangan masyarakat menengah ke bawah. Tidak terkecuali para pekerja.

Pasalnya, para pekerja harus melakukan banyak penyesuaian pengeluaran untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, dari pendapatan di kantor yang sangat sulit diharapkan merangkak naik di pertengahan tahun. Namun, melalui CNN Indonesia, Pak Erick Thohir meyakini bakal ada penyesuaian gaji di perusahaan menyusul kenaikan harga BBM ini.

Hm, maaf sebelumnya, Pak Erick. Mohon izin memberi sanggahan sedikit, Pak.

Pertama, rasa-rasanya nggak berlebihan jika saya, juga para pekerja lainnya, berpikir bahwa mengharapkan ada penyesuaian gaji di pertengahan tahun ini sangat sulit, Pak. Lantaran, penyesuaian gaji biasa terjadi di awal tahun. Kebanyakan akan dibayar/dirapel pada Maret. Sebab, perusahaan perlu melakukan perhitungan secara rinci terkait penyesuaian gaji berdasarkan persentase kenaikan UMR pada tahun tersebut. Iya, kalau kenaikannya dirasa memuaskan. Kalau hanya sekian persen dan nggak berasa-berasa amat gimana, Pak? Sami mawon, Pak. Realitasnya, akan tetap berat. Harga BBM naik kapan, gaji naik kapan.

Kedua, sejak awal pandemi pada 2020 hingga sekarang, layoff di banyak perusahaan sangat sulit dihindari, Pak Erick Thohir. Sebagian perusahaan sampai dengan saat ini masih ada yang berjibaku agar kondisi keuangan sehat kembali. Dalam situasi yang nggak menyenangkan ini, sering kali pekerja yang kena imbasnya. Di-PHK, layoff, atau apa pun istilah lain yang digunakan. Intinya, sih, terpaksa diberhentikan karena situasi dan kondisi. Bisa saja perusahaan mempertahankan banyak pekerjanya. Namun, dari yang sudah-sudah dan berdasarkan pengalaman, mesti rela gaji nggak naik (nggak ada penyesuaian) atau justru malah dikurangi.

Perlu dijadikan bahan pertimbangan juga, Pak. Dengan naiknya harga BBM, sudah pasti perusahaan juga akan kena imbasnya. Meningkatnya kebutuhan dan/atau biaya operasional. Jika sudah demikian, boro-boro memikirkan penyesuaian gaji karyawan, Pak Erick Thohir. Perusahaan masih bisa bertahan di antara gempuran kanan-kiri-atas-bawah saja sudah syukur.

Ketiga, rencana program BLT bagi para pekerja dengan penghasilan tertentu nggak menyelesaikan permasalahan. Bukan solusi yang bijak untuk jangka panjang. Malah, sebagian orang berpikir bahwa, BLT hanya sebagai ajang untuk menaikan elektabilitas saja untuk panggung di tahun 2024. Selain itu, hanya membikin pekerja ngarep mendapat pundi-pundi secara cuma-cuma. Bahkan pada titik tertentu, punya potensi tinggi mengulangi kesalahan yang sama seperti yang sudah-sudah: bantuan yang disalurkan tidak tepat sasaran atau dikorupsi.

Baca Juga:

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

Sisi Gelap Kerja di Perusahaan Konstruksi yang Katanya Bergaji Besar

Tiga poin tersebut, boleh jadi hanya gambaran saja, Pak Erick Thohir. Belum termasuk efek laten lain yang perlu dipertimbangkan dan ditemukan lagi solusinya. Dan tentu saja, agak sulit jika hanya bermodal yakin bahwa penyesuaian gaji akan menjadi salah satu solusi yang mujarab bagi karyawan kelas menengah, Pak.

Itu baru keluhan dari para pekerja kelas menengah lho, Pak. Belum lagi yang masih dalam proses mencari pekerjaan, masyarakat yang mengandalkan pemasukan melalui UMKM, dan lain sebangsanya. Mereka, kami, tentu saja mau nggak mau harus melakukan banyak penyesuaian agar kebutuhan sehari-hari tetap tercukupi. Gimana, ya, bekerja, menjalani hidup, termasuk berharap akan ada penyesuaian gaji yang signifikan dari perusahaan, sepertinya nggak bisa jika hanya bermodal yakin, Pak. Malah, tergolong sebagai PHP saja belum, Pak.

Imbauan kepada masyarakat menengah dalam menyiasati kenaikan harga BBM adalah dengan cara membuka usaha, di mana BUMN bisa membantu dalam hal pembiayaan berbiaya rendah juga dirasa klise dan berujung menjadi paradoks saja, Pak Erick. Apalagi jika dilakukan di waktu daya beli berpotensi menurun dampak dari kenaikan harga BBM.

Di sisi lain, kita semua sama-sama tahu, Pak Erick juga kan pengusaha, Pak. Mungkin boleh dipikirkan kembali, apakah betul penyesuaian gaji karyawan di situasi seperti sekarang ini sangat memungkinkan, Pak? Kalaupun iya, sepertinya harus diperjelas, perusahaan seperti yang mampu mewujudkan keyakinan tersebut. Sebab, para pekerja sekarang ini cukup kritis, lho, Pak. Intinya, para pekerja yang ikut serta berkomentar ria sepakat bahwa, penyesuaian gaji saat harga BBM naik itu nggak bisa dengan hanya bermodal yakin, Pak. Gitu.

Penulis: Seto Wicaksono
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Harga BBM Naik, Dana Pensiun Diubah, Istri Ferdi Sambo Tak Ditahan tapi Rakyat yang Kudu Memahami

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 5 September 2022 oleh

Tags: erick thohirgajiharga BBMKaryawanMitos
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

jilu

Gagal Nikah Gara-Gara Larangan Menikah Anak Pertama dengan Anak Ketiga (JiLu)

4 September 2019
Kerja Part Time di Jogja Adalah Jalan Pintas Menuju Perbudakan, Gaji Setengah UMR pun Nggak Ada! umr jogja gaji di jogja gaji umr jogja

Kerja Part Time di Jogja Adalah Jalan Pintas Menuju Perbudakan, Gaji Setengah UMR pun Nggak Ada!

20 Juli 2024
Mitos tentang Belajar Gitar yang Sama Sekali Ra Mashok

5 Mitos tentang Belajar Gitar yang Sama Sekali Ra Mashok

28 Desember 2021
marah

Bos, Muhasabahlah Sebelum Marah

8 Juni 2019
Derita yang Saya Rasakan Saat Jadi Karyawan Retail Terminal Mojok

Derita yang Saya Rasakan Saat Jadi Karyawan Retail

18 Januari 2023
Harga BBM Naik, Dana Pensiun Diubah, Istri Ferdi Sambo Tak Ditahan tapi Rakyat yang Kudu Memahami (Unsplash.com)

Harga BBM Naik, Dana Pensiun Diubah, Istri Ferdi Sambo Tak Ditahan tapi Rakyat yang Kudu Memahami

3 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer
  • Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga
  • Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.