Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Orde Baru di Mata Anak Muda: Benarkah Mereka Ingin Orde Baru Bangkit?

Prabu Yudianto oleh Prabu Yudianto
17 Desember 2022
A A
mural represi residu orde baru mojok

mural represi residu orde baru mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Apa yang Anda bayangkan tentang Orde Baru? Petrus, kekejaman, dan kediktatoran Pak Harto? Atau kesejahteraan, penyelamat dari PKI, dan kebaikan Pak Harto? Saya yakin Anda pasti punya salah satu pendapat itu. Dan kalau Anda hidup di era tersebut, pasti sudut pandang Anda sangat tegas. Tapi bagaimana dengan suara anak muda, suara mereka yang tidak pernah mengalaminya?

Mereka hanya mengetahui dari cerita dan berita. Syukur-syukur dari buku sejarah sekolah. Bagaimana mereka memandang Orde Baru yang tidak pernah mereka rasakan. Jangan-jangan, mereka rindu meski nggak tahu rasanya. Atau mereka benci, meskipun tidak hidup di zamannya.

Maka saya coba mencari mereka yang lahir pasca-Orba dan pasca-meninggalnya Pak Harto. Dan menanyai tentang rezim politik dan militer terpanjang di Indonesia ini. Tenang, saya tidak mendoktrin mereka untuk anti-orba kok.

Orang yang lahir pada 1998

Saya tidak memandang kelahiran 98 sebagai bocil lagi. Tapi Anda yang lahir pasca krisis moneter itu jelas tidak merasakan rezim tersebut. Meski begitu, masa kecil Anda sedikit banyak masih mendengar kisah tersebut. Apalagi ketika Pak Harto sedang dihakimi.

Yang saya tanyai adalah Mas Poy. Adik sepupu saya ini lahir sekitar setahun setelah Orde Baru runtuh. Mas Poy sendiri mengenal Orba dari cerita dan pelajaran sejarah di sekolah. Bagi Mas Poy, Orba adalah rezim yang sangat jahat. Dia tidak sepakat dengan kediktatoran Pak Harto serta pembantaian 65. “Apalagi petrus, itu sangat kejam,” ujar anak band dan fans FSTVLST ini.

Mas Poy memang punya kritik pada pemerintahan hari ini. Tapi tidak memandang era tersebut lebih baik daripada hari ini. “Orba biar jadi sejarah buruk (bangsa) kita saja, Mas,” ujar Mas Poy. Mas Poy berharap di masa depan tidak ada rezim sejenis Orba lagi.

Orang yang lahir pada 2000-an

Mungkin Mas Poy masih mendengar sayup kebencian pada Orba saat kecil. Nah bagaimana dengan mereka yang lahir setelah gelombang reformasi meredup? Tentu mereka lahir di atas tahun 2000. Pada dekade ini, mulai terdengar suara membela orde tersebut lagi.

Baca Juga:

Dilema Pemuda Sragen: Bertahan Nggak Berkembang, Ditinggal Dikira Nggak Sayang Kampung Halaman 

Organisasi Karang Taruna Nyatanya Tak Lebih dari Pelengkap Acara Hajatan dan Ladang Cari Suara Politik

Nah, kali ini saya menanyai seseorang yang terang-terangan mendukung Orba. Terutama dalam akun medsosnya. Sebut saja Mas Ekik. Dia merasa nggak nyaman untuk menunjukkan identitas aslinya. “Banyak haters di Twitter,” terang Mas Ekik. Dia lahir pada 2005, saat era Presiden SBY.

“Indonesia butuh pemimpin kuat seperti Soeharto!” Tegas Mas Ekik. Menurutnya, pemerintahan pasca reformasi sangat lembek. Baik dalam negeri maupun internasional. Mas Ekik merindukan negara yang stabil dan dipimpin sosok kuat. Bagi Mas Ekik, Pak Karno dan Pak Harto adalah sosok kuat itu. Tapi yang membuat Mas Ekik kurang sreg pada Pak Karno adalah urusan komunisme.

Menurut Mas Ekik, Pak Harto berhasil membuktikan kekuatan Indonesia. Terutama dengan berhasil memberangus PKI. “Aku tahu komunis bukan atheis. Tapi Komunisme tidak sejalan dengan ideologi kita,” ujar Mas Ekik. Tentang pemberantasan preman dan petrus, Mas Ekik menganggap itu keberhasilan. Dengan ketegasan ala Pak Harto, Indonesia bisa bebas dari penyakit masyarakat.

Tapi ada juga yang anti-Orba. Mas Piko, teman seangkatan Mas Ekik, memandang Orde Baru sebagai pemerintahan terburuk Dari pembredelan media massa, sampai pembunuhan menjadi dosa yang masih ditanggung Orba. “Bahkan Orba juga hampir membunuh Gus Dur,” ujar Mas Piko.

Bagi Mas Piko, rezim tersebut adalah rezim anti-demokrasi. Dan itu adalah hal yang sangat buruk. Pak Harto yang berkuasa 32 tahun juga dipandang sebagai kemunduran Indonesia. Mas Piko tegas menolak kembalinya era tersebut.

Apakah ada yang tidak ambil pusing ? Banyak! Saking banyaknya saya tidak bisa jelaskan satu persatu opini mereka. Tapi secara garis besar, mereka tidak menganggap Orde Baru sebagai hal buruk. Tidak juga sebagai pemerintahan terbaik Indonesia.

Opini para bocil beneran

Tapi narasumber di atas sudah bukan bocil. Waktunya saya mencari yang beneran bocil. Berarti mereka harus masih SD atau paling banter SMP. Sialnya, saya tidak punya teman seusia itu. Karena mereka lebih pantas jadi anak saya daripada teman ngobrol. Dan ini perkara susah. Karena anak kecil biasanya kabur ketika saya dekati.

Saya coba tanyai sekumpulan anak di warung dekat rumah. Setahu saya, mereka masih anak SD. Mereka lebih tahu tentang Pak Harto daripada Orde Baru. Pokoknya Pak Harto adalah presiden kedua Indonesia. Perkara baik atau buruk, mereka tidak tahu. Ketika saya coba jelaskan lebih dalam, mereka terlihat tidak berminat.

Adik Mas Ekik kebetulan masih SMP. Masih lumayan bocil, karena belum puber. Ketika ditanyai kakaknya, dia hanya bilang kalau Orba adalah era pemerintahan Pak Harto. Tapi dia tidak menganggap rezim 32 tahun itu hal buruk. Menurutnya, Orba sama seperti era presiden lain. Cuma lebih lama menjabat. Tapi kalau lihat di meme medsos, Pak Harto memang terlihat mengerikan. Terutama pada potongan video “kenapa kamu tanya begitu?”

Ketika ditanya apa mau Orde Baru kembali, adik Mas Ekik hanya bilang tidak mau. Karena menurutnya Pak Harto bukan presiden yang baik, karena Pak Harto adalah koruptor. Saya pikir tidak banyak anak SMP yang mengenal era tersebut cukup dalam. Paling hanya mengenal figur Pak Harto melalui hiruk pikuk media sosial. Paling banter adalah stigma pemerintah korup saja. Atau mendukung karena Indonesia disebut lebih sejahtera. Wajar sih, minimal tahu sedikit.

Bisa jadi ada bocil yang ingin Orde Baru kembali, bisa jadi ada yang benci Orba. Tergantung informasi apa yang mereka terima. Tapi saya harap sih, mereka tidak usah kepingin era tersebut kembali. Percayalah, era tersebut adalah aib, dosa, dan catatan buruk sejarah Indonesia!

Penulis: Prabu Yudianto
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Kenalan Yuk Sama Orde Baru alias Ordenya Pak Harto

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 17 Desember 2022 oleh

Tags: orde baruPemudapetrussoehartotubir-mjk
Prabu Yudianto

Prabu Yudianto

Penulis kelahiran Yogyakarta. Bekerja sebagai manajer marketing. Founder Academy of BUG. Co-Founder Kelas Menulis Bahagia. Fans PSIM dan West Ham United!

ArtikelTerkait

susan ria enes mojok

Ria Enes dan Susan Membuktikan Lagu Anak yang Asyik Bisa Menjadi Sebuah Kritik

24 Juli 2020
Rakyat Diminta Makan Ikan, tapi Harga Ikan di Pasaran Mahal. Halo Pemerintah, Sehat?

Rakyat Diminta Makan Ikan, tapi Harga Ikan di Pasaran Mahal. Halo Pemerintah, Sehat?

1 Desember 2022
Tes Usia Mental: Ketika Hidup Membuat Mental Kita Cepat Tua ODGJ

Tes Usia Mental: Ketika Hidup Membuat Mental Kita Cepat Tua

11 Juli 2022
Tolong, Jangan Masukkan Pendidikan Murah sebagai Janji Politikmu

Tolong, Jangan Masukkan Pendidikan Murah sebagai Janji Politikmu

3 Desember 2022
4 Alasan Mengapa Harmoko Lebih Diingat Publik daripada Menteri Orde Baru Lainnya terminal mojok

4 Alasan Harmoko Lebih Diingat Publik daripada Menteri Orde Baru Lainnya

6 Juli 2021
Akbar Faisal Profesi PNS Adalah Kebanggaan Orang Tua yang Masih Abadi terminal mojok.co

Pernyataan Akbar Faizal Super Relate bagi Pemuda yang Terus-terusan Dipaksa Jadi PNS

17 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.