Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Orang yang Mainan HP di Bioskop Adalah Seburuk-buruknya Penikmat Film

Bintang Ramadhana Andyanto oleh Bintang Ramadhana Andyanto
7 Maret 2023
A A
Orang yang Mainan HP di Bioskop Adalah Seburuk-buruknya Penikmat Film

Orang yang Mainan HP di Bioskop Adalah Seburuk-buruknya Penikmat Film (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tadi pagi ketika saya sedang asyik berselancar di Twitter, saya melihat sebuah postingan soal dua orang wanita berkelahi di dalam bioskop. Belum diketahui secara pasti penyebab perkelahian tersebut, tapi menurut netizen karena salah satu di antara mereka sibuk mainan HP ketika film tengah diputar.

💚 cw // Violence

ga mendukung kekerasan tapi itu mbaknya emang ngapain nonton film terus telponan 🤣😭🦶🏻 pic.twitter.com/h7L2FyEnhE

— Tanyarl 💚 (@tanyakanrl) March 7, 2023

Bagi saya, poin yang menarik untuk disorot bukan perkelahian kedua wanita tersebut, melainkan sikap orang yang sibuk mainan HP di bioskop saat film sedang diputar. Sejujurnya, saya menganggap orang-orang yang seperti ini adalah seburuk-buruknya penikmat film.

Kok bisa ya ada oknum penonton tak bertanggung jawab yang kepikiran untuk membuka HP-nya di tengah pemutaran film? Apakah mereka nggak berpikir kalau cahaya dari HP mereka dapat mengganggu penonton lain yang tengah fokus menatap layar bioskop? Apakah mereka nggak berpikir kalau mainan ponsel di dalam bioskop sebenarnya merupakan suatu pelanggaran?

Saya yakin hal-hal semacam itu sejatinya sempat terlintas di benak mereka. Akan tetapi, pada akhirnya mereka memilih untuk bersikap egois dengan mementingkan kepentingan sendiri walaupun itu dapat menciptakan gangguan bagi orang lain.

Biarin deh orang lain terganggu yang penting saya bisa balas pesan WhatsApp. Biarin deh orang lain terganggu yang penting saya bisa bikin Instastory lagi nonton film di bioskop. Mungkin begitu yang muncul di pikiran mereka.

Lebih baik keluar sebentar untuk balas WA atau terima telepon

Saya nggak peduli meskipun keperluan mereka buka HP di dalam bioskop merupakan sesuatu yang mendesak. Yah, kalau misalnya benar-benar urgent, solusinya kan keluar sejenak meninggalkan bioskop, dong. Kalau sudah berada di luar ruangan sih silakan saja misalnya mau menelepon sambil mengaktifkan loud speaker. Tapi kalau masih di dalam bioskop, saya rasa wajar jika penonton lain sewot meskipun mereka buka HP sekadar balas pesan WA.

Saya yakin banyak penikmat film lainnya yang memiliki keresahan terhadap isu mainan HP di dalam bioskop ini. Harap diingat bahwa untuk dapat masuk dan menikmati film di dalam bioskop kita semua mesti mengeluarkan uang untuk membeli tiket. Setiap penonton harus merogoh kocek dengan nominal yang sama, maka sudah sewajarnya jika kita mendapatkan hak dan kewajiban yang sama pula, yakni menikmati film yang diputar dan nggak mengganggu kenyamanan penonton lain.

Baca Juga:

Alasan Golden Theater Kediri Masih Bertahan dan Tetap Ada di Hati Masyarakat Kediri

Pengalaman Nonton di CGV J-Walk Jogja: Murah tapi Bikin Capek

Seburuk-buruknya penikmat film

Memang sih yang merusak kenyamanan penonton lain di dalam bioskop bukan cuma mereka yang mainan HP. Ada juga orang-orang yang buang sampah sembarangan, orang-orang yang mengunyah makanan hingga menimbulkan suara berisik, hingga orang tua yang bawa balita ke dalam bioskop. Beberapa oknum ini memiliki potensi mengurangi kenyamanan kita di dalam bioskop.

Okelah, orang yang menyaksikan film sambil makan mungkin adalah mereka yang menjadikan makanan sebagai media untuk lebih dapat menikmati film. Orang-orang ini nggak mau kelaparan selama film diputar makanya memilih mengatasinya dengan menyiapkan bekal makanan dan minuman.

Orang tua yang membawa balita ke dalam bioskop mungkin melakukannya untuk menumbuhkan minat anak-anak mereka soal dunia film. Yah, asalkan film yang dipilih juga film yang pas untuk anak-anak, saya rasa nggak masalah, sih.

Sedangkan orang-orang yang sibuk mainan HP di dalam bioskop? Bukankah itu berarti mereka nggak menikmati film yang diputar dan memilih melakukan kesibukan lain untuk membuang waktunya? Bukankah itu juga menunjukkan bahwa mereka membeli tiket bioskop hanya karena FOMO?

Misalnya ketika film Ant-Man and the Wasp: Quantumania dirilis. Saya menemukan beberapa oknum yang sibuk mainan HP alih-alih menikmati film yang diputar. Mungkin orang-orang seperti ini cuma ikut-ikutan nonton padahal sama sekali nggak menyukai karya produksi Marvel.

Nyebelin, kan? Jadi wajar dong kalau saya menganggap orang-orang yang mainan HP di dalam bioskop adalah seburuk-buruknya penikmat film?

Penulis: Bintang Ramadhana Andyanto
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 3 Tipe Orang yang Sebaiknya Nggak Nonton Film di Bioskop, Apakah Kamu Salah Satunya?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Maret 2023 oleh

Tags: BioskopHPponsel
Bintang Ramadhana Andyanto

Bintang Ramadhana Andyanto

Anak negeri. Tukang ngopi. Pakar senjalogi.

ArtikelTerkait

5 Aturan Tidak Tertulis di Bioskop yang Sering Dilanggar Penonton Norak  Mojok.co

Jangan Nonton Bioskop kalau Nggak Paham Aturan Tidak Tertulisnya, Nanti Disebut Penonton Norak 

26 Mei 2024
Situbondo (Mungkin) Tidak Akan Pernah Punya Bioskop Lagi, Tidak Hari Ini, Tidak di Masa Depan

Situbondo (Mungkin) Tidak Akan Pernah Punya Bioskop Lagi, Tidak Hari Ini, Tidak di Masa Depan

5 November 2024
Pengalaman Nonton di CGV J-Walk Jogja: Murah tapi Bikin Capek

Pengalaman Nonton di CGV J-Walk Jogja: Murah tapi Bikin Capek

4 Desember 2025
menonton film di bioskop

Plis Jangan Ngajak Anak Kecil Menonton Film Nggak Sesuai Rating!

19 Desember 2021
Bertahan dengan HP Xiaomi Redmi Note 2 Nyaris 6 Tahun terminal mojok.co

Bertahan dengan HP Xiaomi Redmi Note 2 Nyaris 6 Tahun

23 Januari 2022
Pengalaman Meresahkan Nonton di Bioskop Cinepolis Java Supermall Semarang

Pengalaman Meresahkan Nonton di Bioskop Cinepolis Java Supermall Semarang

3 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026
8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya (Wikimedia Commons)

8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya

10 April 2026

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-puja Orang

8 April 2026
Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.