Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Orang yang Harus Ngecas padahal Baterai HP Masih 50 Persen Adalah Antek Dajal

Riyanto oleh Riyanto
31 Desember 2020
A A
Orang yang Harus Ngecas Padahal Baterai HP Masih 50 Persen Adalah Antek Dajal terminal mojok bateri hp bocor boros rusak

Orang yang Harus Ngecas Padahal Baterai HP Masih 50 Persen Adalah Antek Dajal terminal mojok bateri hp bocor boros rusak

Share on FacebookShare on Twitter

Dari berbagai jenis temen di tongkrongan, tipe yang paling bikin mangkel adalah yang merasa baterai HP itu kudu 100 persen terus. Iya, bagi tipe model begini, baterai bukanlah baterai kalo nggak 100 persen. Mungkin yang jenis begini lupa bahwa baterai yang berkurang itu sungguh manusiawi (maksudnya bateraiwiawi) dan memang semua baterai di dunia ya bakal berkurang.

Tipe yang beginian itu pasti juga jenis orang yang merasa bensin harus full terus dan dikit-dikit ke pom bensin, atau galon di dispenser harus segera diganti kalo udah dipake buat rebus Mie Sedaap, atau yang kudu ngganti pulpen setelah tintanya berkurang buat nulis di satu lembar kertas A4. Asli, pokoknya segala-galanya kudu full terosss.

Balik ke baterai HP tadi, saya sering mangkel kalau ada temen di tongkrongan yang dikit-dikit ngecas HP-nya. Baru juga dipakai buat streaming bokep, belum kelar satu adegan, eh udah kudu dicas gara-gara baterainya sudah berkurang dua persen. Weh, asu tenan. Iya asu, sebab bagi saya, selama masih bisa mempertahankan dayanya, baterai HP nggak perlu sering-sering dicas.

Orang model begitu pasti nggak tahu betapa hebat angka 2 persen dibandingkan 98 persen daya baterai keseluruhan. Percayalah, ketika baterai tersisa dua persen, HP masih bisa digunakan selama bermenit-menit dan nggak kunjung berkurang sekalipun dipakai terus. Sementara kalau baterainya masih 80 persen, dalam hitungan menit bisa langsung anjlok ke 75 persen. Yakinlah!

Lebih ngeselinnya lagi, orang jenis begini ada yang nggak modal cas-casan. Jadi, si kampret ini ikutan nongkrong, mendadak baterai HP-nya tersisa 50 persen, lantas dia gusar. Kegusarannya ini membuat saya iba dan meminjamkan cas-casan kepadanya. Iya, agar kegusaran teman saya sirna, saya meminjamkan cas-casan, padahal baterai HP saya tersisa 20 persen sementara dia masih 50 persen.

Sebenernya bukan karena perhatian ke temen sih, lebih karena cas-casan saya nganggur karena bagi saya 20 persen daya baterai itu masih lebih dari cukup. Tapi, lucunya, ketika saya minta gantian buat ngecas karena baterai HP saya tinggal 3 persen, si perfeksionis masalah persenan baterai HP itu menyuruh saya menunggu. Alasannya sepele, baterainya belum full 100 persen. Baru 95 persen katanya. Itu kan asu maksimal namanya.

Kejadian ini mirip meme yang bertebaran di medsos. Ada anak cewek yang nangis pas pembagian hasil ujian, terus ada anak cowok yang mencoba menenangkan, tapi jatuhnya si anak cowok shock melihat nilai ujian si anak cewek yang 98 sementara dirinya cuma dapat 40. Iya, orang jenis begitu emang ada dan berhamburan di semesta raya. Salah satu dari mereka ya tumbuh dewasa dan menjadi manusia yang merasa baterai HP kudu 100 persen terus. Woy, sadar. Kalo baterai HP mau 100 persen terus, nggak usah dipake HP-nya. Dihias cantik-cantik, dikasih pigura, terus dipajang di dinding kamar. Nah, liatin terus tuh baterainya, bakal berkurang apa nggak.

Pleidoi yang akan disampaikan kaum pemuja baterai 100 persen pasti tentang jaga-jaga. Iya, siapa tau kudu pergi ke mana gitu dan pakai google maps, jadi ya baterainya kudu full biar nggak mati di tengah jalan. Pokoknya sedia payung lebih baik daripada jas hujan, gitu kali ya. 

Baca Juga:

Membebaskan Kaum yang Pakai Macbook dari Stigma Gaya-gayaan doang

Seandainya Lagu ‘Surti Tejo’ Milik Jamrud Tercipta di Masa Kini

Tapi, kalo pleidoinya begitu, mbok pikir yang nggak dikit-dikit ngecas nggak berjaga-jaga gitu? Nggak bisa mengira-ngira kapan harus pergi jauh dan perlu baterai yang agak banyak? Kagak kayak gitu juga, Maemunah. Misal memang niat pergi, ya sudah, pastikan ngecas HP dulu sampai penuh, baru pergi ke mana-mana dan nggak ngecas di sana-sini.

Lagian baterai 50 persenan juga masih cukup kok buat mobat-mabit ke sana kemari. Kecuali baterai HP kalian pada bocor dan dikit-dikit kudu dicas. Itu juga kayaknya disebabkan keseringan ngecas deh. Mbok tobat!

Makanya, wahai kalian yang demen ngecas HP padahal masih 50 persen, mending coba sekali-kali muhasabah diri, siapa tahu ada yang konsleting. Kalau nggak mempan, coba minta diruqyah. Ya kali aja selama ini ketempelan dajal.

Photo by Karolina Grabowska via Pexels.com

BACA JUGA Review ‘Wonder Woman 1984’ yang Ternyata Mirip Misteri Ilahi Indosiar dan tulisan Riyanto lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 13 Agustus 2021 oleh

Tags: konterPergaulan
Riyanto

Riyanto

Juru ketik di beberapa media. Orang yang susah tidur.

ArtikelTerkait

kasta

Apa Benar Kopi Dapat Menentukan Kasta Seseorang?

25 September 2019
bahasa indonesia

Ketika Menggunakan Bahasa Indonesia dengan Baik dan Benar Malah Ditertawakan

3 Agustus 2019
twitter

Twitter itu (Sedikit) Menyebalkan

27 Juli 2019
Keluar dari Circle Pertemanan Itu Biasa Saja. Nggak Perlu Dibesar-besarkan terminal mojok.co

Keluar dari Circle Pertemanan Itu Biasa Saja. Nggak Perlu Dibesar-besarkan

2 Februari 2021
aplikasi chat

Memahami Perbedaan Gaya Chatting Tiap Individu

14 Mei 2019
oppo a53 spesifikasi review harga perbandingan kelebihan kekurangan mojok.co realme 6

Oppo A53 dengan Snapdragon 460 Pertama di Dunia? Hm, Realme 6 Aja deh!

29 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

16 Januari 2026
Tugas Presentasi di Kampus: Yang Presentasi Nggak Paham, yang Dengerin Lebih Nggak Paham

Tugas Presentasi di Kampus: Yang Presentasi Nggak Paham, yang Dengerin Lebih Nggak Paham

17 Januari 2026
Jalan Daendels Jogja Kebumen Makin Bahaya, Bikin Nelangsa (Unsplash)

Di Balik Kengeriannya, Jalan Daendels Menyimpan Keindahan-keindahan yang Hanya Bisa Kita Temukan di Sana

13 Januari 2026
8 Istilah Bahasa Jawa yang Orang Jawa Sendiri Salah Paham (Unsplash)

8 Istilah Bahasa Jawa yang Masih Bikin Sesama Orang Jawa Salah Paham

18 Januari 2026
Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

17 Januari 2026
Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

19 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.