Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Pertanyaan yang Sebaiknya Jangan Ditanyakan ke Orang Jombang, Bikin Kesal!

Wicaksana Rismawardi oleh Wicaksana Rismawardi
2 November 2024
A A
4 Pertanyaan yang Sebaiknya Jangan Ditanyakan ke Orang Jombang, Bikin Kesal! Mojok.co

4 Pertanyaan yang Sebaiknya Jangan Ditanyakan ke Orang Jombang, Bikin Kesal! (www.jombangkab.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Jombang adalah sebuah kabupaten yang berada di tengah-tengah Provinsi di Jawa Timur. Daerah ini terkenal sebagai tempat kelahiran Gus Dur, Presiden Republik Indonesia ke-4. Itu mengapa Jombang kerap dikunjungi oleh orang-orang yang hendak berziarah. 

Selain dikenal sebagai Kota Kelahiran Gus Dur, kota tempat saya dibesarkan ini juga sering disebut Kota Santri karena banyaknya pondok pesantren yang tersebar di wilayahnya. Walau tidak sepopuler kota-kota besar lain, saya rasa Jombang cukup terkenal untuk ukuran kabupaten kecil di Jawa Timur. 

Popularitas Jombang membuat saya sering mendapat banyak pertanyaan terkait daerah tempat tinggal saya. Entah untuk memvalidasi kebenaran informasi, sakadar basa-basi, atau guyonan yang dikemas dalam bentuk pertanyaan. Beberapa hal sering ditanyakan, saking seringnya kadang saya malas untuk meresponnya. 

#1 “Tetangganya Ponari ya?”

Pada 2009, Jombang sempat dihebohkan oleh kabar seorang anak kecil yang mampu mengobati segala penyakit. Anak kecil bernama Ponari tiu mendapat kekuatan itu setelah mendapat batu ajaib pasca tersambar petir. Ponari diyakini dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit dengan cara mencelupkan batunya ke dalam air minum yang dibawa pasiennya. 

Pada waktu itu orang berbondong-bondong datang ke rumah Ponari untuk mendapatkan pengobatan. Fenomena ini bahkan sempat menghiasi headline TV nasional selama berminggu-minggu. 

15 tahun sudah berlalu sejak peristiwa itu, ponari sudah tidak eksis lagi. Namun pertanyaan-pertanyaan konyol selalu saya dapatkan ketika bertemu orang lain, “Kamu kan dari Jombang, berarti tetangganya Ponari ya?”. Ya mbok tulung Jombang ini lumayan luas dan bukan berarti saya tetanggaan sama Ponari juga dong.

#2 “Jombang Kota Santri kan? Berarti bisa memimpin doa ya?”

Kebetulan saya dulu kuliah di luar kota dan sekarang pun juga mencari nafkah di luar kota. Pertanyaan ini juga sering dilontarkan ke saya apalagi ketika ada acara formal atau syukuran baik di kampus atau di kantor tempat saya bekerja. 

Di saat itu pulalah saya sering mendapat celetukan dari teman kuliah atau rekan kerja saya. “Kamu dari Jombang Kota Santri kan? Berarti bisa memimpin doa ya?” Jujur walau tempat tinggal saya berstatus Kota Santri, saya ini nggak pernah mondok sama sekali, selain di Pondok Romadhon. 

Baca Juga:

Jombang Lantai 2: Sebutan Baru Wonosalam buat Menantang Pacet di Wisata Pegunungan

Beratnya Merantau di Jogja karena Harus Berjuang Melawan Gaji Rendah dan Rasa Kesepian

Ya walaupun ilmu agama saya ngggak bagus-bagus amat, kalaau disuruh pimpin doa InsyaAllah masih bisa. Tapi perlu diingat ya, nggak semua warga Jombang ini bisa memimpin doa ya gaes ya.

#3 “Rumahnya dekat nggak sama Makam Gus Dur?”

Pertanyaan ini juga sering sekali saya terima dari warga di luar Jombang. Entah itu ingin tau beneran atau hanya sekedar basa-basi. Jombang ini begitu luas dan tidak semua warga tinggal di dekat makam Gus Dur. 

Akan tepai, sekesel-keselnya dengan pertanyaan template ini, Gus Dur adalah tokoh yang sangat berjasa besar dan membuat warga Jombang bangga. Saya selalu menjawab “Aslinya ya lumayan jauh, monggo mampir ke rumah ya kalo habis ziarah ke Gus Dur”.

#4 “Jombang oleh-oleh khasnya apa sih?”

Saya selalu kebingungan kalau ditanya soal oleh-oleh dari Jombang. Dibandingkan dengan kota tetangga, bisa dibilang daerah ini tidak punya oleh-oleh khas untuk dibawa pulang. Jika Kediri terkenal dengan Tahu Kuningnya, Lamongan dengan Wingko Babatnya, dan Kediri dengan Onde-Onde atau Kerupuk Rambaknya. Nah, Jombang punya apa coba? 

Kurang seriusnya Pemkab untuk membranding wilayahnya sendiri ternyata juga membuat Jombang jadi tidak punya oleh-oleh khasnya. Ke depannya saya berharap Pemkab lebih peduli lah dengan masalah ini. Tapi ketika orang bertanya seperti itu saya selalu menyarankan untuk membeli Tape Ketan Hijau Kedawong atau Jenang Kelapa Muda.

Itulah 4 pertanyaan yang sering dilontarkan orang kepada saya. Sebagai orang Jombang, saya bisa dibilang kesel dengan pertanyaan-pertanyaan tadi. Tapi ya mau gimana lagi, ya memang faktanya seperti itu. Ketidaktahuan masyarakat tentang Jombang harusnya juga menjadi PR buat Pemkab Jombang agar lebih giat mempromosikan kotanya biar citra kotanya lebih baik. 

Penulis: Wicaksana Rismawardi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 5 Rekomendasi Kuliner di Jombang yang Wajib Kamu Coba

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 November 2024 oleh

Tags: Gus DurJombangponariwarga jombang
Wicaksana Rismawardi

Wicaksana Rismawardi

Suka One Piece, tapi nggak mau dipanggil wibu.

ArtikelTerkait

Jogja Kombinasi Bunuh Diri Upah Rendah dan Kesepian

Beratnya Merantau di Jogja karena Harus Berjuang Melawan Gaji Rendah dan Rasa Kesepian

11 Januari 2026
Hal-hal terkait Jombang yang Bikin Saya Menanggung Malu di Perantauan

Hal-hal terkait Jombang yang Bikin Saya Menanggung Malu di Perantauan

28 November 2023
Kupat Tahu Magelang Nggak Cocok di Lidah Orang Jombang, Rasanya Terlalu Manis Mojok.co

Kupat Tahu Magelang Nggak Cocok di Lidah Orang Jombang, Rasanya Terlalu Manis

21 Februari 2024
Kecamatan Pagu Kediri, Jalur Penghubung Kediri-Jombang yang Bikin Pengendara Mengingat Kematian

Kecamatan Pagu Kediri, Jalur Penghubung Kediri-Jombang yang Bikin Pengendara Mengingat Kematian

2 Februari 2024
Jokowi Perlu Pamerkan Daftar Bacaan Favorit seperti Barack Obama terminal mojok.co

Kenapa sih, Orang yang Meminjam Buku Itu Sering Tidak Tahu Diri?

29 November 2019
teologi

Tak Selamanya Teologi Menyebabkan Benturan Keras: Buktinya di Indonesia Teologi Malah Dijadikan Guyonan

12 September 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026
Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib Mojok.co

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

1 Februari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

2 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.