Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Nyangkruk: Ngopi itu Ngobrol atau Ngopi Saja Sendiri

Mochammad Syaiful Ulum oleh Mochammad Syaiful Ulum
2 Agustus 2019
A A
nyangkruk

nyangkruk

Share on FacebookShare on Twitter

Masyarakat Indonesia mempunyai budaya nyangkruk yang amat unggul dan khas. Hampir setiap hari sebagian anak muda, dewasa, hingga yang sepuh menginvestasikan waktunya di warung kopi yang notabene rumah nyangkruk paling ideal, baik itu tipe giras, burjo, semi-café, atau café. Pilihan tipe tergantung selera kenikmatan yang didukung kekuatan penghuni dompet masing-masing.

Jika anda anak kos yang hanya bisa merengek tiada tara setiap akhir bulan tentu sudah tahu diri di mana tempatnya. Kendati demikian, pada hakekatnya semuanya sama kok, yakni sama-sama menyajikan kopi dan minuman lain yang bisa kita nikmati sambil berdiskusi dan ngobrol santai dengan kawan atau ngedate dengan pasangan—bagi yang saling memiliki, bukan klaim sepihak thok.

Kita juga bisa internetan ria dengan jaringan WiFi yang tersedia hanya dengan membawa gawai atau laptop pribadi. Apalagi di jaman serba tekno ini dimana warung giras yang kita jumpai di pelosok desa saja sudah berakses wifi. Oleh karena itu, kita sudah lazim menjumpai mayoritas pengunjung warung yang senantiasa asyik memiringkan gawainya untuk bermain gim online.

Di sini masalah mulai muncul dimana alih-alih forum yang awalnya didesain membahagiakan semua nggota yang hadir malah berubah menjadi aktivitas yang menjerumuskan. Semangat dari nyangkruk dan ngopi yang awalnya untuk ngobrol santai dengan kawan dan kolega malah menjadi senyap kendati datangnya beramai-ramai—bukan sendiri. Mereka sama-sama membuka gawai peliharaannya untuk khusyuk bertamasya dengan kesenangan masing-masing selama berjam-jam. Ada yang bermain gim Mobile Legend atau PUBG, ada yang gemar streaming cantik di YouTube atau layanan berbayar Netflix dan Iflix, hanya mendengarkan musik melalui Spotify, fokus membaca artikel di internet, fokus membaca chat dengan dia yang lama dua centang biru, dan aktivitas ke-gadget-an lainnya. Tidak masalah sebenarnya bila sesekali membuka gawai, asal sesuai kepentingan, tidak berangsur lama, dan tetap menganggap kehadiran kawan-kawannya.

Jika sudah menjadi terbiasa demikian, fenomena ini akan berdampak buruk pada kehidupan kita dimana akan terjerumus menjadi masyarakat yang acuh tak acuh pada lingkungan sosial sehari-hari. Meski terkesan sepele, jika problem semakin pelik tak menutup kemungkinan akan adanya keretakan hubungan persaudaraan. Harus dipahami perihal nasib mereka yang mempunyai tujuan asli hanya ingin ngobrol dan bercanda gurau yang malah tak terfasilitasi dan terabaikan. Apalagi jika bertemu kawan yang lama tak jumpa dengan tajuk “reunian”. Momentum emas tersebut malah dirusak oleh oknum-oknum yang berhasil menodai secara dominan peristiwa indah tersebut.

Secara kasihan, suara mereka yang ingin ngobrol asik hanyalah bersifat angin lewat yang mampir ingin ngopi karena kuping yang lain tak begitu peduli. Bagi mereka, tindakan yang harus dilakukan antara terpaksa ngikut ber-hapean ria atau walk out dari perkelompokan merunduk ini. Fenomena inilah yang membuat kita semua turut prihatin. Bagi yang paham dengan perasaan mereka, di lain kesempatan alangkah lebih baik untuk berangkat ngopi sendiri saja bila yang kita cari cuma sekedar sesuap WiFi. Cara ini merupakan langkah paling aman karena tanpa merugikan pihak manapun.

Memang aktivitas nyangkruk dan ngopi sendirian dalam stereotip budaya masyarakat kita masih dipandang hina dan mengenaskan. Seolah-olah pemuda yang ngopi sendiri adalah orang tersedih di dunia yang pantas disebut dengan peribahasa keramat  yaitu sudah jatuh tertimpa tangga pula—yang artinya sudah jomblo tanpa pasangan juga merangkap solois yang tanpa kawan. Abaikan bila mendapati mulut yang berceloteh seperti demikian. Anggap saja sambil berlatih menguatkan mental secara gratis.

Padahal saya rasa anda tak perlu menanggung malu bila terpaksa atau memang murni berniat sendiri—toh, juga tak sedih-sedih amat kan. Masih ada gawai anda yang bisa terhubung dengan sinyal Wifi warung. Anda bisa melakukan aktivitas merunduk yang asyik disana dengan nyaman tanpa gangguan siapapun sekaligus juga tanpa menyakiti pihak manapun. Memiringkan gawai anda sesukanya tanpa ada rasa sungkan dibenak. Saya yakin itu merupakan tindakan yang sangat mulia. Kemuliaan sebagai individu yang saling memahami perasaan. Tak seperti kamu yang tak memahami apa yang kurasa. Iya—kamu yang bisanya memahami dia!

Baca Juga:

4 Alasan Saya Lebih Memilih Ice Americano Buatan Minimarket ketimbang Racikan Barista Coffee Shop

Unek-unek Barista yang Tidak Tersampaikan ke Pelanggan Kafe yang Kurang Peka

Tapi, jika anda keukeuh ingin ngopi dan nongkrong dengan ngobrol tentu tidak apa-apa. Namun dihimbau persiapkan semaksimal mungkin agar nantinya takkada kekecewaan yang berulang. Pastikan mengajak kawan yang bersedia dan siap mengikuti budaya ngopi yang murni—yakni dengan berbincang, ngobrol, guyonan, dan sejenisnya.

Lupakan dulu perihal pembahasan karena pasti dapat mengalir dengan sengaja, terlebih jika dia adalah orang yang cukup intim dengan anda. Dibuat santai saja!

Terakhir diperbarui pada 25 Februari 2022 oleh

Tags: Coffee Shopkopi jogjangopinyangkrungWarung Kopi
Mochammad Syaiful Ulum

Mochammad Syaiful Ulum

ArtikelTerkait

4 Rekomendasi Warung Kopi di Sekitar IAIN Kediri

5 Orang Paling Menyebalkan di Warung Kopi

10 Maret 2023
3 Rekomendasi Coffee Shop di Klaten yang Nyaman untuk Nugas Terminal Mojok

3 Rekomendasi Coffee Shop di Klaten yang Nyaman untuk Nugas

28 Juni 2023
5 Dosa Warung Kopi yang Nggak Disadari Pemiliknya (Unsplash)

5 Dosa Warung Kopi yang Nggak Disadari Pemiliknya

14 Maret 2023
Coffee Shop Jogja Merusak Anak Muda Desa (Unsplash)

Benarkah Coffee Shop Jogja Adalah Sumber Ketimpangan Sosial Sekaligus Perusak Anak Muda Desa?

7 Maret 2024
bruce wayne batman mojok

Seandainya Bruce Wayne Jadi Coach Bisnis, Pasti Nggak Komentar Tentang Main Laptop di Coffee Shop

19 Juni 2021
Sisi Gelap Coffee Shop di Jogja: Jadi Tempat Cuci Uang para Owner "Gelap"

Sisi Gelap Coffee Shop di Jogja: Jadi Tempat Cuci Uang para Owner “Gelap”

9 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan Mojok.co

Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan

25 April 2026
3 Hal Sederhana yang Membuat Kami Cleaning Service Bahagia (Unsplash)

3 Hal Sederhana yang Membuat Kami Cleaning Service Bahagia

25 April 2026
Mengenal Nasi Bu’uk, Menu Tradisional Bondowoso yang Penuh Kisah, tapi Kini Dilupakan

Mengenal Nasi Bu’uk, Menu Tradisional Bondowoso yang Penuh Kisah, tapi Kini Dilupakan

25 April 2026
4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak (Wikimedia Commons)

4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak, Daya Tarik Penjual juga Nggak Kalah Penting

28 April 2026
4 Alasan Samarinda Ideal untuk Bekerja, tapi Tidak untuk Menua

Curahan Mahasiswa Baru Samarinda: Harus Mencicil Motor karena Tak Ada Kendaraan Umum di Samarinda, padahal Bukan Orang Berduit

22 April 2026
Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Adalah Komentar Paling Jahat dan Tidak Perlu Mojok.co

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

26 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma
  • YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”: Definisi Rindu Itu Bersifat Universal
  • Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita
  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.