Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Nonton Badminton Itu Seru, asal Komentatornya Bukan Fadly Sungkara

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
21 Januari 2023
A A
Nonton Badminton Itu Seru, asal Komentatornya Bukan Fadly Sungkara

Nonton Badminton Itu Seru, asal Komentatornya Bukan Fadly Sungkara (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Nonton badminton itu menyenangkan dan mendebarkan, asalkan komentatornya bukan Fadly Sungkara. Kalau dia mah, baiknya ganti tontonan.

Maksud hati mau cari hiburan, eh, malah nonton badminton. Salah. Beneran salah. Apalagi kalau yang main dari sektor tunggal putra. Nggak Ginting, nggak Jojo, sama saja. Bikin jantung melorot sampai ke dengkul. Apalagi semalam, saat Jojo lawan Chou Tien Chien di perempat final India Open. Gila! Gila! Gila! Jedag-jedug hati ini dibuatnya. Skornya ketat banget kek legging.

Oh, kalian pasti bertanya, seseru itukah nonton badminton?

Ya. Seseru itu. Asal, komentatornya bukan Bang Fadly Sungkara. Kalau dia yang jadi komentator, saran saya, mending mute saja TV-nya, Nder. Atau, pindah streaming. Komentator luar jauh lebih enak buat didenger. Nggak berisik, nggak asal komentar, nggak ganggu. Nyaman bener, lah, pokoknya. Beda dengan gaya Bung Fadly saat jadi komentator badminton.

Ups, Maaf, ya, Bang Fadly Sungkara. Apakah dengan menuliskan hal tersebut saya jadi termasuk dalam salah satu netijen kampungan dan berpendidikan rendah seperti yang Bung Fadly keluhkan? Kalau iya, ya… Nggak papa. Saya akui saya memang wong kampung, kok, Bang. Lulusan Universitas Terbuka. Beda dengan Bung Fadly yang lulusan… Universitas Sahid, ya, Bang? Ooo… Kirain lulusan Harvard, Stanford, atau Universitas Indonesia.

Duh, maaf lagi, ya, Bang. Ekspektasi diri ini terlalu tinggi padamu. Abang juga, sih, pake nyebut netijen kampungan dan berpendidikan rendah segala. Saya kan jadi mikir kalau abang ini spek dewa.

Nonton badminton, jelas beda dengan nonton sepak bola. Kamu, yang suka nonton bola, mungkin merasa pertandingan bola akan makin seru jika komentatornya ikut jadi kompor. Dikit-dikit teriak, dikit-dikit komentar. Namun, badminton beda. Komentator yang nyerocos sepanjang game justru akan mengganggu suasana.

Bang Fadly, Abang tau nggak sih betapa berharganya suara decitan sepatu pemain, suara shuttlecock saat beradu dengan hantaman raket, dan teriakan pemain saat berhasil dapat poin? Semua itu surga bagi kami, para penikmat badminton. Surga, Bang Fadly. Surga. Elah, kok, tega-teganya dirusak dengan komentar-komentarmu yang gitu itu. Mending kalau komentarnya penting. Lha, masa komentarnya gini:

Baca Juga:

Alasan Saya Ogah Main Padel dan Tetap Bertahan Main Badminton

PBSI Bikin Acara Intimate Talk, Ceritanya Mau Saingan sama Akun Gosip nih?

“Defense yang sangat bagus sekali walau akhirnya jebol juga”

Kalau defense sangat bagus ya nggak mungkin jebol, Masseehh~

Masih banyak sebetulnya komentar yang nggak penting, keluar di perempat final India Open semalam. Termasuk, soal kesalahan penyebutan nama pemain lawan. Okelah, mungkin lidah njenengan saat itu kepleset. Kami maafkan. Tapi, bagaimana dengan nama Kevin yang bolak-balik disebut dan dipuja? Bang, Kevin itu main di sektor ganda putra,loh. Dia punya pasangan, namanya Marcus Fernaldi Gideon. Ha, kok, yang di-highlight Kevin lagi, Kevin lagi.

“…terutama Kevin yang sangat rileks dalam melakukan defense. Dia tidak perlu bekerja keras. Inilah tipikal pemain berkelas.”

“Meskipun seorang diri, Kevin mampu meredam serangan-serangan dari pasangan China.”

“Kevin maksudnya sangat baik, cuma agak sedikit melenceng” (Padahal out jauh).

Siang ini, semifinal India Open akan digelar. Tentu, sebagai Badminton Lovers saya berharap 3 wakil Indonesia yang tersisa akan melenggang ke babak Final. Doa lainnya, semoga komentatornya bukan Bang Fadly Sungkara. Jadi, saya bisa nonton badminton dengan tenang. Cukup jantung saya aja yang rame. Komentatornya jangan.

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Merayakan Penolakan Beramai-Ramai Terhadap Gaya Komentator Heboh ala Valentino Simanjuntak

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 Januari 2023 oleh

Tags: badmintonfadly sungkarakomentator
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Masalah di Balik Hobi Pemerintah Beri Bonus Besar ke Atlet Juara mojok.co

Masalah di Balik Hobi Pemerintah Beri Bonus Besar ke Atlet Juara

16 Agustus 2021
memahami badminton untuk pak menpora

Panduan Memahami Badminton untuk Pak Menpora

10 Desember 2021
3 Pemain Badminton Terbaik Dunia yang Tidak Meledak-ledak, Namun Memiliki Prestasi Meledak Terminal Mojok

3 Pemain Badminton Terbaik Dunia yang Tidak Meledak-ledak, Namun Memiliki Prestasi Meledak

5 Januari 2021
Kritik Acara Kompetisi di Indonesia: Pakai Juri, tapi Nggak Punya Kuasa

Kritik Acara Kompetisi di Indonesia: Pakai Juri, tapi Nggak Punya Kuasa

21 Mei 2022
bung valen jebret simajuntak gerakanmutemassal mojok

Ramai-ramai #GerakanMuteNasional untuk Bung Valen ‘Jebret’ Simanjuntak, Salah Siapa?

14 April 2021
Panduan Memilih Raket buat Kalian para Pemain Badminton Dadakan terminal mojok

Panduan Memilih Raket Badminton buat Kalian para Pemain Dadakan

20 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

20 Mei 2026
Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

18 Mei 2026
Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit Mojok.co

Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit

18 Mei 2026
Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau Mojok.co

Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau

16 Mei 2026
8 Tipe Pengguna Toilet Mal Paling Red Flag di Mata Cleaning Service, Semoga Kalian Bukan Salah Satunya Mojok.co

8 Tipe Pengguna Toilet Mal Paling Red Flag di Mata Cleaning Service, Semoga Kalian Bukan Salah Satunya

19 Mei 2026
Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

19 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.