Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Ngopi di Angkringan Itu Lebih Hangat daripada di Coffee Shop

Muhammad Afsal Fauzan S. oleh Muhammad Afsal Fauzan S.
3 Desember 2020
A A
Perlahan tapi Pasti, Warmindo Menggeser Angkringan dari List Tempat Makan Murah terminal mojok.co

Perlahan tapi Pasti, Warmindo Menggeser Angkringan dari List Tempat Makan Murah terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Ngopi adalah kebiasaan hampir semua orang di dunia. Ibaratnya kalau nggak ngopi ya nggak gaul dan kece. Tapi, kita selalu memandang sebelah mata ngopi di angkringan pinggir jalan yang sederhana dan terlalu mengagungkan coffee shop dengan segala kemewahannya.

Kebanyakan orang, khususnya para kawula muda pencinta kopi dan mahasiswa selalu nongkrong dan menghabiskan waktu di coffee shop. Kalau bukan untuk mengerjakan tugas, ya ngegibah soal Edhy Prabowo yang kini diciduk KPK.

Namun, tanpa kita sadari ternyata sifat-sifat hedonisme muncul dari tempat tongkrongan tersebut. Walaupun menu yang dihadirkan beragam, internet yang gratis, hal itu malah berdampak negatif pada kantong dan rekening kita semua.

Berbeda ketika ngopi di angkringan pinggir jalan. Memang, tidak ada Vietnam drip atau free wifi, tapi kita belajar tentang kesederhanaan dari situ. Kita pasti dipaksa berinteraksi dengan masyarakat dengan berbagai kepribadian. Ada yang cuek, ada yang diem-diem ngupil, ada yang pinter, ada yang pura-pura pinter.

Selain itu, sifat-sifat hedonisme pun akan hilang jika kita ngopi di angkringan. Sebab, kopi yang disajikan pun cukup sederhana. Tapi, jangan salah, ada kopi yang ampasnya gampang turun, bahkan yang sulit turun. Ada juga kopi yang suka bagi-bagi hadiah. Dan, kopi-kopi itu cukup eksis di televisi, mana ada kopi di coffee shop yang muncul di sinetron. Nggak ada!

Memang tidak ada barista yang penuh dengan teknik meramu kopi di angkringan. Tapi, tidak jarang, kita temui si penjaga angkringan itu adalah cewek cantik nan menawan yang bikin kita betah duduk lama.

Kita ambil contoh cewek yang viral di Cianjur karena disebut-sebut mirip Anya Geraldine. Nggak sedikit yang betah berlama-lama di warung milik perempuan bernama Intan Rose itu. Dan, itu sulit didapatkan di coffee shop.

Uniknya, kini si Intan jadi artis lokal, namun tetap mempertahankan kebiasaannya menjaga warung yang berada di kawasan Kelurahan Muka tersebut. Saya pun beberapa kali bertemu dengannya, tapi mukanya malah lebih mirip Cita Citata dibandingkan dengan Anya Geraldine. Hihihi.

Baca Juga:

4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak, Daya Tarik Penjual juga Nggak Kalah Penting

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

Jika di coffee shop kita ditawarkan camilan yang cukup mengundang rasa lapar dan mengundang pemborosan, di angkringan kita ditawarkan rasa yang familiar dari masa ke masa. Mulai dari pisang goreng, gorengan, kue basah, dan lain sebagainya. Kita pun nggak perlu keluar uang banyak, dengan Rp20 ribu pun bisa kenyang sampai malam.

Jika kita ngopi di coffee shop, kita akan kesepian kalau nggak ngajak temen. Mana ada sesama pengunjung yang tiba-tiba nanya kabar dan pekerjaan? Susah! Sekalinya ada itu pasti sangat langka.

Berbeda ketika ngopi di angkringan, kita bisa saja bertemu teman baru dengan latar belakang yang unik. Ada yang pengusaha, penagih kredit, dan lain sebagainya. Dan, ini sangat cocok buat kamu yang pengin jadi pejabat, itung-itung belajar blusukan.

Kehangatan yang ada di angkringan kopi pinggir jalan memang sangat langka di coffee shop mewah. Dan, kita patut acungi jempol bagi siapa pun pemiliknya, usaha kopi sederhana adalah bentuk pemulihan ekonomi paling mendasar dalam ekosistem keuangan negara.

Bagaimana tidak, saat kita harus berhemat, tentunya kita harus memilih berbagai kebiasaan yang hemat. Mulai dari ngopi di tempat yang hemat juga. Kecuali kamu seorang konglomerat yang punya banyak duit buat ngopi di coffee shop setiap akhir pekan.

Walaupun demikian, ngopi di angkringan tidak akan jauh dari berbagai gangguan. Ambil contoh pengamen, waria yang berkeliling, dan lain sebagainya. Tapi, buat kamu yang punya jiwa sosial tinggi, hal ini adalah hiburan yang sangat langka.

Secara langsung, kita bisa mengamati kehidupan masyarakat kecil yang penuh dinamika. Alhasil, siapa pun yang ngopi di angkringan akan selalu bersyukur dengan keadaan. Akan selalu memandang ke bawah.

Maka dari itu, jangan pernah memandang remeh angkringan kopi pinggir jalan. Di balik suasana yang lusuh itu, ada banyak cerita dan kehangatan yang tersaji. Nggak cuma soal kemewahan dan hype yang lagi trend, tapi soal sosial budaya yang kaya di negeri kita ini. Silakan dicoba, Lur.

BACA JUGA 3 Alasan Mengurus Ikan Hias Itu Menyenangkan 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 3 Desember 2020 oleh

Tags: angkringankopi dan senja
Muhammad Afsal Fauzan S.

Muhammad Afsal Fauzan S.

Mantan wartawan yang jadi programmer dan web developer di pesantren. Sudah menulis sejak 7 tahun lalu. Suka baca buku sambil ngopi.

ArtikelTerkait

Kopi Saset Dianggap Warga Kelas Bawah Dunia Perkopian (Unsplash)

Kopi Saset Sering Dianggap Warga Kelas Bawah Dunia Perkopian, Para Pecinta Kopi Itu Terlalu Serius Menilai Lidah Orang

30 Juni 2025
Pokoknya Saya Lebih Suka Ngopi di Starbucks daripada di Angkringan terminal mojok.co

Pokoknya Saya Lebih Suka Ngopi di Starbucks daripada di Angkringan

12 Januari 2022
Beda Angkringan dan Hik Itu Apa, sih?

Beda Angkringan dan Hik Itu Apa, sih?

17 Februari 2020
5 Angkringan Kulon Progo yang Murah, Enak, dan Nyaman terminal mojok.co

5 Angkringan Kulon Progo yang Murah, Enak, dan Nyaman

9 November 2021
3 Rekomendasi Angkringan Enak di Sekitaran UIN Raden Mas Said kenbaikan harga beras rokok eceran

Mempertanyakan Hilangnya Rokok Eceran di Angkringan, Penyelamat Sobat Sebat Saat Kantong Sedang Cekak

8 Januari 2025
Angkringan Solo Bikin Syok Perantau Ponorogo: Menu Bakaran kok Nggak Pakai Bumbu Bakar? Ini sih Namanya Nget-ngetan Gorengan! bahasa jawa

Angkringan Solo Bikin Syok Perantau Ponorogo: Menu Bakaran kok Nggak Pakai Bumbu Bakar? Ini sih Namanya Nget-ngetan Gorengan!

5 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

29 April 2026
Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

25 April 2026
Sukabumi Belum Pantas Jadi Peringkat 6 Kota Paling Toleran, Soal Salat Id Aja Masih Dipersulit Mojok.co

Sukabumi Belum Pantas Jadi Peringkat 6 Kota Paling Toleran, Soal Salat Id Aja Masih Dipersulit

27 April 2026
Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja (Unsplash)

Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja

27 April 2026
4 Hal Menjengkelkan yang Saya Alami Saat Kuliah di UPN Veteran Jakarta Kampus Pondok Labu

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

26 April 2026
kecamatan pedan klaten tempat tinggal terbaik di jawa tengah (Wikimedia Commons)

Kecamatan Pedan Klaten: Tempat Tinggal Terbaik di Kabupaten Klaten yang Asri, Nyaman, Penuh Toleransi, dan Tidak Jauh dari Kota

29 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas
  • Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”
  • Menjadi Guru Honorer di Jakarta Tetap Sama Susahnya dengan di Daerah: Gajinya Cuma Seperempat UMR, Biaya Hidupnya 2 Kali Pendapatan
  • KRL adalah “Arena Perjuangan” Pekerja Jakarta: Tak Semua Orang Sanggup, Hanya Manusia Kuat yang Bisa
  • Belajar Membangun Bisnis dari Pedagang Mie Ayam Bintang, Sekilas Tampak Sederhana tapi Punya 5 Cabang di Jakarta

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.