Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Ngomongin Scanlation Nggak Hanya Sekadar Legal atau Tidak, Kenyataannya Jauh Lebih Rumit

Adi Sutakwa oleh Adi Sutakwa
26 April 2021
A A
scanlation one piece chapter 1011 attack On Titan Lebih Baik dari 'One Piece'? Mabuk, Bos?

Nilai Moral Anime yang Mainstream, tapi Sangat Bikin Terkenang terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Banyak penggemar manga dan anime terlalu elitis dan menganggap adanya manga scanlation atau komik digital semacam “anak haram”. Kenyataannya jauh lebih rumit dibandingkan itu. Ketimbang memberikan label ilegal, kalau diperhatikan sebenarnya ada wilayah abu-abu yang sangat luas dalam persoalan ini.

Scanlation dianggap sebagai hama dan gulma yang tumbuh subur di kalangan pembaca non Jepang atau penggemar luar negeri. Padahal tentu saja semua tetap bermula dari rilis asli di Jepang. Manga digital yang beredar lebih awal dari official release adalah produk dari early release oleh toko majalah dan buku besar di Jepang.

ADVERTISEMENT

Chapter One Piece dalam majalah mingguan yang diterima toko buku hari Kamis, dijual lebih dulu hari Jumat. Sebelum akhirnya secara official dijual hari Senin. Dari sinilah rilisan scanlation hari Jumat bermula. Bahkan dikatakan justru beberapa toko buku besar lah yang menyuplai manga hasil scan ke komunitas scanlation. Dan sebenarnya publisher resmi tidak pernah mempermasalahkan secara serius kasus early release di toko-toko buku tiap hari Jumat ini.

Publisher tentu sangat paham bahwa akar masalahnya ada di early release ini. Toh tidak pernah dilakukan langkah hukum yang serius. Mengapa? Karena sebenarnya early release dan scanlation justru menguntungkan penerbit sebagai sarana promosi gratis. Bayangkan, penerbit tanpa melakukan apa pun, tiap Jumat produknya telah di-translate ke puluhan bahasa di dunia. Gratis.

Meskipun ada Mangaplus yang dirilis secara resmi oleh Shueisha, perilisannya tetap tidak secepat scanlation, ada beberapa permasalahan user interface & user experience juga di web. Saya selalu membaca Mangaplus tiap Senin meskipun pada hari Jumat telah membaca produk scanlation.

Salah satu glitch atau bug yang sangat membagongkan pada Mangaplus adalah scroll back otomatis ke atas laman, menjelang panel terakhir manga. Ini kan ngganggu banget ya, lagi serius dan perlahan mempertahan hype One Piece, eh tiba-tiba scrolling-nya balik sendiri ke panel paling atas.

Selain itu, halaman panjang yang mestinya jadi satu image berorientasi landscape, selalu dipotong jadi dua oleh mangaplus. Nggak enak banget sumpah buat dibaca, jadi bolak-balik scroll buat ngepasin ini potongan gambar yang mana. Detail chapter jadi hancur lebur.

Keengganan penerbit memperbaiki kelemahan web manga digital resmi inilah yang bikin pembaca terutama komunitas manga lebih memilih scanlation. Manga itu kan seni ya, baik dari segi gambar, bahasa, maupun cerita. Sikap sembrono Mangaplus dalam menyajikan manga digital justru mereduksi dan mengurangi keindahan dan kenikmatan seni tersebut.

Baca Juga:

Menyelami Makna VUCA Melalui Petualangan Dunia One Piece

Seandainya Masih Hidup, Mungkin Begini Tanggapan Gus Dur terhadap Pengibaran Bendera One Piece

Selain itu, pentingnya rilis scanlation tiap Jumat adalah bagaimana topik tiap chapter dibicarakan segera dalam forum Reddit, Discord, YouTube, dan beragam forum komunitas lainnya. Begini, manga dan anime adalah produk yang laku karena komunitasnya.

Jadi, setiap Jumat (jadwal rilis ‘ilegal’ One Piece), Sabtu, dan Minggu, terjadi perayaan besar rilisnya chapter terbaru. Ada hype, ada kekagetan, ada kekaguman, ada hujatan, atas semua hal baru yang ditunjukkan pada chapter terbaru.

Dan pengalaman itulah yang bikin kita semua, penggemar sejati tetap beli komiknya mesti baru berbulan-bulan kemudian dicetak oleh Elex Media. Sementara kalau harus menunggu Senin (rilis resmi Mangaplus), diskusi di forum-forum itu udah basi.

Persoalan scanlation ini sebenarnya adalah area abu-abu, yang sangat luas. Penerbit, sales, atau tim legal terkait tidak pernah secara masif menertibkan early release di Jepang sana. Selain itu, rilisan ini digunakan secara fair use, bukan untuk komersial, dan tentu saja selalu mencantumkan sumbernya.

Penulis manga juga mendapatkan jangkauan pembaca yang lebih luas secara gratis (free exposure, free publicity), ketenaran publik yang tidak bisa diperoleh dari versi cetak berbahasa Jepang, dan bahkan translate yang lebih baik dalam banyak bahasa internasional.

Popularitas manga pada forum dan komunitas scanlation bahkan bisa membuat manga mendapatkan adaptasi anime serta ketertarikan secara internasional untuk dicetak secara resmi. Secara hukum mungkin ilegal, tetapi ingat bahwa pada setiap produk hukum selalu ada kelemahan moral. Dan pembahasan mengenai scanlation berkualitas inilah salah satunya.

Ada banyak website penyedia komik digital yang justru merusak kualitas manga, salah satunya adalah Mangapanda. Komunitas manga secara serius juga paham dan sangat menentang website semacam ini. Ada pula produk scanlation yang kualitasnya jauh lebih baik ketimbang rilis resminya.

Bahwa scanlation ilegal, saya setuju. Produk ilegal yang dibiarkan oleh pemiliknya bukan berarti pantas untuk dinikmati. Tapi, pertanyaannya adalah, kapan hal ini ditindak tegas? Kalau memang meraup untung dari eksposur gratis, bukankah harusnya komunitasnya dirawat?

BACA JUGA ‘Attack on Titan’ Chapter 139: Akhir yang Amat Tak Layak dan tulisan Adi Sutakwa lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 April 2021 oleh

Tags: mangaplusone piecescanlation
Adi Sutakwa

Adi Sutakwa

Kelas pekerja dari Pemalang yang menghabiskan separuh hidupnya sebagai perantau di Solo, Jogja, Jakarta, dan Serang. Kritis pada isu pangan, industri, pendidikan, politik, sepakbola, seni, hingga animanga.

ArtikelTerkait

Cerita One Piece Nggak Bermasalah, tapi Terinspirasi dari Kisah Indonesia terminal mojok.co

Cerita One Piece Nggak Bermasalah, tapi Terinspirasi dari Kisah Indonesia

25 April 2020
Lebih dari Komik, One Piece Adalah Sejarah Dunia Kita

Lebih dari Komik, One Piece Adalah Sejarah Dunia Kita

16 Januari 2020
5 Hal yang Akan Dilakukan Nico Robin jika Hidup di Indonesia terminal mojok.co

5 Hal yang Akan Dilakukan Nico Robin jika Hidup di Indonesia

15 Februari 2022
rasanya punya suami penggemar one piece harus keras mojok.co karakter one piece dalam kabinet indonesia kerja

Rasanya Punya Pasangan Penggemar One Piece

30 April 2020
Kartun Barat Itu Bagus, tapi Kalah Kreatif Dibanding Anime terminal mojok.co

Seberapa Pentingkah Anime dan Manga Dibuatkan Film Live Action?

31 Januari 2020
Buggy Memang Pantas Jadi Yonko, dan Ini Alasannya dragon

Buggy Memang Pantas Jadi Yonko, dan Ini Alasannya

21 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sekolah Negeri yang Seharusnya Gratis Ternyata Menyimpan Biaya Tersembunyi yang Perlu Ditanggung Ortu Mojok.co

Sekolah Negeri yang Seharusnya Gratis Ternyata Menyimpan Biaya Tersembunyi yang Perlu Ditanggung Ortu

3 Juli 2026
Dear Pemerintah Bandar Lampung, Banyak Hal yang Lebih Urgent Dibanding Membangun Kereta Gantung Mojok.co

Mencoba Memahami Alasan Orang-orang Betah Tinggal di Kota Bandar Lampung

4 Juli 2026
3 Minuman Tegal yang Aman untuk Lidah Orang Semarang yang Nggak Suka Kuliner Menantang Mojok.co

3 Minuman Tegal yang Aman untuk Lidah Orang Semarang yang Nggak Suka Kuliner Menantang

5 Juli 2026
Perkuliahan Universitas Terbuka yang Fleksibel Tak Hanya Disukai Mahasiswa Pekerja, tapi Juga Perusahaan Pemberi Kerja Mojok.co

Perkuliahan Universitas Terbuka yang Fleksibel Tak Hanya Disukai Mahasiswa Pekerja, tapi Juga Perusahaan Pemberi Kerja

3 Juli 2026
Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Gandus Palembang, Bau Pabrik Karet hingga Berasa Dipanggang Matahari Terminal

Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Gandus Palembang, Bau Pabrik Karet hingga Berasa Dipanggang Matahari

30 Juni 2026
Saya Lulusan Ilmu Perpustakaan, tapi Saya Nggak Mau Jadi Pustakawan Sekolah, Isinya Cuma Makan Hati! perpusnas

3 Kelakuan Lulusan Ilmu Perpustakaan yang Membuat Saya Malu

2 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.