Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

Negara-negara Penghasil Gitar Berkualitas, Ada Indonesia, Coy

Rully Novrianto oleh Rully Novrianto
14 November 2022
A A
Mitos tentang Belajar Gitar yang Sama Sekali Ra Mashok

Mitos tentang Belajar Gitar yang Sama Sekali Ra Mashok (pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah bukan rahasia lagi kalau kualitas dan harga sebuah produk sangat tergantung kepada di mana produk itu dibuat. Beberapa dekade lalu, gitar yang dibuat di Indonesia dikenal sebagai produk jelek, suaranya tidak bagus, serta tidak enak dimainkan. Tapi sekarang, kualitasnya sudah bisa diadu dengan gitar-gitar buatan Jepang atau Korea Selatan.

Lalu negara-negara mana sajakah yang memproduksi gitar dengan kualitas terbaik? Walau tidak bersifat mutlak, berikut ini adalah urutannya.

#1 Amerika Serikat dan Eropa

Dalam dunia gitar, produk-produk buatan Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa berada di kelas paling atas.

Tidak heran sih, mengingat beberapa merek besar dan legendaris berasal dari Amerika. Misalnya Gibson, Fender, Jackson, Music Man, PRS yang berasal dari Amerika. Kalau dari Eropa ada Vigier dari Prancis, Strandberg dari Swedia, Mayones dan Skervesen dari Polandia, Chapman dari Inggris, dan lain-lain.

Kenapa mereka berada di kelas paling atas? Karena mereka memiliki sejarah dalam pembuatan gitar serta mereka menggunakan komponen dan bahan baku yang terbaik. Selain itu beberapa luthier (pembuat gitar) terbaik juga berasal dari sana.

#2 Jepang dan Korea

Kualitas produk kedua negara ini agak beda-beda tipis, dengan Jepang yang berada di atas. Hal ini karena Jepang memiliki beberapa produsen gitar ternama seperti Ibanez, Yamaha, dan ESP.

Beberapa produsen gitar dari Amerika juga ada yang melakukan proses produksi di Jepang dan Korea karena kemampuan pekerja dan quality control-nya yang sangat bagus. Perusahaan-perusahaan itu antara lain Fender, Schecter, PRS, dan Steinberger.

#3 Indonesia dan Meksiko

Mungkin banyak yang tidak tahu bahwa ada banyak sekali perusahaan gitar dari luar yang berproduksi di Indonesia. Umumnya mereka memindahkan produksi dari Korea atau Jepang. Hal ini disebabkan oleh (apalagi kalau bukan) ongkos produksi yang lebih rendah di Indonesia.

Baca Juga:

Nusron Wahid Keliru, Tanah Milik Tuhan dan Diberikan pada Rakyat, Bukan Negara Indonesia!

Negara Ini Masih Bisa Selamat, dan Kita Semua Tahu Caranya

Merek gitar yang umumnya diproduksi di kedua negara ini adalah merek subsidiari alias merek yang dikendalikan atau dimiliki oleh perusahaan induknya. Sebagai contoh ESP yang berasal dari Jepang, di Indonesia mereka memproduksi merek LTD. Contoh lainnya ada Music Man dari Amerika yang memproduksi merek Sterling di Indonesia, atau Fender yang memproduksi merek Squier di Meksiko dan Indonesia.

Beberapa merek yang diketahui diproduksi di Indonesia antara lain Ibanez, Fender/Squier, Gretsch, Sterling, Solar, Schecter, Strandberg, EVH, Chapman, Epiphone, Washburn, PRS(SE), D’Angelico, Yamaha, LTD, Jacksonn, dan Dean.

Sementara itu, dilansir Guitaradvise.com untuk rekomendasi gitar yang diproduksi di Indonesia antara lain PRS SE Custom 24, Yamaha Pacifica PAC612VIIFM, Schecter Omen Extreme-6, ESP LTD EC-1000, Sterling by Music Man Majesty, Ibanez Premium S1070PBZ, Squier Classic Vibe, atau Gretsch G2622 Streamliner.

#4 China dan Vietnam

Gitar yang dibuat di Amerika adalah juaranya. Masalahnya tidak semua orang mampu membelinya. Jika kamu mencari gitar dengan harga sangat terjangkau, carilah gitar buatan China atau Vietnam Jika harganya dibandingkan dengan gitar buatan Amerika, perbedaannya seperti surga dan neraka.

Beberapa perusahaan yang memproduksi gitar di negara-negara ini antara lain Squier, Epiphone, Jackson, Ibanez, dan Washburn. Ingat ya, ini bukan perusahaan yang bermarkas di China. Mereka hanya membuat produknya di sana agar harga jualnya bisa lebih murah.

#5 Gitar buatan anak bangsa

Terlepas dari daftar di atas yang berisi merek-merek gitar internasional, Indonesia juga memiliki beberapa merek lokal dengan kualitas yang mumpuni, tak kalah dari merek luar. Plus, gitar-gitar itu dibuat di dalam negeri oleh tangan-tangan anak bangsa yang terampil.

Beberapa merek itu antara lain Radix, Luna Guitarworks, Sjuman Instrument, Batiksoul, Stranough, Genta, Rick Hanes, dan Secco.

Sekarang kamu jadi tahu kan harus memilih yang mana? Tapi bukan berarti negara-negara yang ada di peringkat bawah tidak bisa menghasilkan produk yang bagus, hanya saja kualitas secara keseluruhan lebih rendah dari negara yang ada di atasnya.

Lagi-lagi, skill kalian pun berpengaruh. Merek gitar nggak ngaruh kalau kalian bisanya cuman intro “Semua Tentang Kita”. Tong teng tong teng teng tung teng.

Penulis: Rully Novrianto
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Pyramid, Senar Gitar dari Generasi ke Generasi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 14 November 2022 oleh

Tags: merek gitarnegarapenghasil
Rully Novrianto

Rully Novrianto

I'm just a Maserati in a world of Kia.

ArtikelTerkait

Negara Nggak Usah Sok Asyik Ngurusin Urusan Ranjang dengan Main Grebek, deh!

Negara Nggak Usah Sok Asyik Ngurusin Urusan Ranjang dengan Main Grebek, deh!

19 Februari 2020
sensus petugas ditolak data pribadi RT RW mojok

Demi Kepentingan Bersama, Sebaiknya Jangan Menolak Petugas Sensus

26 September 2020
tetaplah bahagia meski hampir gila mojok

Tetaplah Bahagia, meski Hampir Gila

17 Juli 2021
gimmick sidak blusukan presiden jokowi mojok

Sidak, Blusukan, dan Gimik Insignifikan Pejabat

30 Juli 2021
PT KAI Adalah Contoh untuk Negara dan BUMN: Tidak Ada Kufur Nikmat dari Keluhan Rakyat

PT KAI Adalah Contoh untuk Negara dan BUMN: Tidak Ada Kufur Nikmat dari Keluhan Rakyat

27 Agustus 2022
Mafalda

Komik Mafalda: Ketika Anak-anak Menyindir Negara

25 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja Mojok.co

8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja

4 Februari 2026
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026
Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

31 Januari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026
Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.