Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Nasihat Tulus untuk Tidak Berkarier di OnlyFans

Oscar Abimanyu Sakti oleh Oscar Abimanyu Sakti
5 Agustus 2020
A A
onlyfans apk aplikasi apa itu cara daftar video viral mojok.co

onlyfans apk aplikasi apa itu cara daftar video viral mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

OnlyFans merupakan media sosial tempat para kreator membuat konten orisinil dan mendapatkan uang dari para penggemarnya melalui pembayaran biaya berlangganan. Diciptakan oleh Timothy Stokeley, OnlyFans per 6 Mei 2020 sudah memiliki 30 juta pengguna dan lebih dari 450 ribu kreator konten telah meraih uang sebesar kurang lebih 700 juta dolar Amerika. Sebuah statistik yang fantastis.

Baru-baru ini, lini masa media sosial Twitter saya sedang ramai dengan video dari OnlyFans yang diunggah ulang. Pada awalnya saya mengira OnlyFans mampu menjadi “YouTube yang baru”. Namun ternyata, selain unggahan konten tutorial rias muka dan olahraga yang eksklusif, OnlyFans justru terkenal karena banyaknya konten seksual yang eksplisit. Dugaan saya salah, bukan YouTube, OnlyFans justu menjadi “PornHub yang baru”.

Terlebih ketika masa pandemi Covid-19 melanda, aplikasi ini menjadi semacam menjadi “wabah” baru yang menyebar dengan cepat. Jumlah pengguna meningkat hingga 75 persen di bulan April 2020, dengan alasan kebosanan dan mencari uang tambahan. Dengan menarik uang dari pelanggan sebesar US$4,99 hingga $49,99 untuk 1 bulan, para kreator dengan 10.000 pengikut mampu mengantungi uang sebanyak $499 hingga $2.495 per bulannya. Angka-angka yang “wah” ini membuat banyak orang memulai karier baru di sana.

Dari lubuk hati yang paling dalam, OnlyFans tidak terlalu menarik bagi saya—hingga saya melihat cuitan teman dekat saya. Pada cuitannya, ia berpendapat bahwa aplikasi ini menerapkan konsep kebebasan bahwa orang berhak bekerja di mana pun yang diinginkan. Melihatnya, saya mengernyitkan dahi. Secara spontan, investigasi ala-ala pun saya mulai, dan betul saja: OnlyFans memang tidak seindah itu.

Sepertinya, banyak sekali orang yang mendaftar dan mendukung karier di OnlyFans tanpa mengetahui bagaimana hal ini mampu berdampak buruk bagi diri mereka sendiri (si kreator). Menurut Grace (bukan nama sebenarnya), salah seorang kreator asal Irlandia yang diwawancara oleh Extra.ie, karier di OnlyFans memiliki risiko yang sepadan dengan karier lainnya di industri seks komersil.

Bagi Grace, OnlyFans memang mampu menghadirkan jam kerja dan preferensi teknis yang fleksibel; berbeda dengan profesi lain di industri yang sama. Namun, dengan fleksibilitas ini, penghasilan para kreator di OnlyFans juga menjadi semacam “karet” karena ketidakpastiannya. Seorang kreator memiliki kemungkinan tidak mendapatkan penghasilan sama sekali dalam sebulan dan, sayangnya, begitulah gambaran besar dari karier seks komersil daring.

Selain problematika ekonomi, permasalahan-permasalahan sosial dan keamanan juga menjadi salah satu tantangan dalam berkarier. Banyak kreator yang diusir dari rumah oleh orang tua-nya, dipecat oleh atasan, dan menjadi bahan gunjingan tetangga ketika karier gelapnya terkuak. Hal-hal seperti ini memang tidak dapat dimungkiri jika berkarier di OnlyFans, menurut Grace.

Beberapa kreator bahkan merasakan doxxing, yang mana salah seorang fan membeberkan identitas dan tempat tinggal sang kreator ke publik. Dari doxxing ini, para kreator mendapati dirinya dikuntit, diserang, dan kejadian-kejadian buruk lainnya. Sayangnya, kepolisian setempat sering kali memandang remeh kejadian ini dengan jawaban. “Seharusnya kamu nggak buka akun OnlyFans dari awal.”

Baca Juga:

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

Senjakala Apel Batu, Ikon Kota yang Perlahan Tersisihkan. Lalu Masih Pantaskah Apel Jadi Ikon Kota Batu?  

Belum lagi, di awal tahun 2020, terdapat sebanyak 1,6 terabita (!) kumpulan video dan foto dari OnlyFans yang bocor ke platform lain. Menurut perusahaan, hal ini bukanlah hasil dari peretasan, tapi “hasil kurasi dari berbagai sumber”, yang mengindikasikan bahwa sang pembocor sebenarnya merupakan penggemar dari kreator itu sendiri dan menyebarkannya ke media sosial.

Betapa naifnya mereka yang menganggap OnlyFans hanya sebuah wadah untuk mencari uang sesaat. Banyak dari kreator (yang mayoritas berasal dari kalangan mahasiswa) beranggapan bahwa OnlyFans merupakan cara singkat menjadi jutawan, yang membuat mereka berakhir memikirkan ulang bagaimana karier dan kehidupannya mampu berkembang. Dengan “pernah berpengalaman kerja menjadi kreator konten seks komersil di OnlyFans” melekat di curriculum vitae-nya, tentu sedikit (atau bahkan tidak ada) perusahaan yang ingin menerima mereka menjadi pegawainya.

Grace, dengan baik hati, ingin “mematahkan semangat” mereka yang menganggap bahwa OnlyFans hanya pilihan hidup sementara tanpa memiliki risiko apa pun, dengan mengingatkan mereka bahwa pilihan ini memiliki dampak permanen yang besar bagi psikologis, lingkungan, dan karier mereka sendiri. Senada dengan Grace, saya ingin memberikan petuah yang (semoga) berguna: coba pikir dua, tiga, seratus, hingga ribuan kali sebelum memulai karier di OnlyFans.

BACA JUGA Alasan Saya Ketagihan Nonton Aplikasi Bigo Live 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 5 Agustus 2020 oleh

Oscar Abimanyu Sakti

Oscar Abimanyu Sakti

Mahasiswa Ilmu Komunikasi. Ingin menjadikan penulis sebagai alat bertahan dan Liverpool FC sebagai tuhan.

ArtikelTerkait

Kumpulan Alasan Cowok Cuma Jemput Cewek di Depan Gang Terminal Mojok

Kumpulan Alasan Cowok Cuma Jemput Cewek di Depan Gang

22 Desember 2020
Sisi Gelap Sukabumi Calo Loker Patok Tarif 20 Juta! (Unsplash)

Calo Loker di Sukabumi Mematok Tarif Sampai 20 Juta, Membuat Angka Pengangguran Tak Kunjung Turun

21 Maret 2024
Salahkah Melakukan Dokumentasi Saat Kegiatan Amal? terminal mojok.co

5 Tipe Orang Melakukan Donasi

13 Januari 2021
Memahami Apa Itu NT dalam Bahasa Gaul yang Lagi Banyak Diomongin Belakangan Ini

Memahami Apa Itu NT dalam Bahasa Gaul yang Lagi Banyak Diomongin Belakangan Ini

16 Mei 2023
3 Dosa Warteg Kharisma Bahari di Tegal

Pengalaman Makan di Warteg Kharisma Bahari Tegal dan Kekurangan yang Saya Rasakan

7 Juli 2023
Filosofi Binyeo: Tusuk Konde Korea yang Eksklusif, Tematis, dan Fashionable terminal mojok.co

Filosofi Binyeo: Tusuk Konde Korea yang Eksklusif, Tematis, dan Fashionable

13 Februari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Hal yang Harus Penumpang Ketahui tentang Stasiun Duri, Si Paling Sibuk dan Melelahkan se-Jakarta Barat

Stasiun Duri Lebih Bikin Stres dari Manggarai: Peron Sempit, Tangga Minim, Kereta Lama Datang

9 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Ciri Khas 3 Sate Ayam Ponorogo Dilihat dari Daerah Produksinya sate ayam madura

Sate Ponorogo, Sate Terbaik yang Pernah Ada. Sate Madura dan Sate Padang Minggir Dulu Sana ke Pojokan

9 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Merasa Lebih Dihargai daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” selama Bertahun-tahun Mojok.co

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

9 April 2026
Rindu Kota Batu Zaman Dahulu yang Jauh Lebih Nyaman dan Damai daripada Sekarang Mojok.co apel batu

Senjakala Apel Batu, Ikon Kota yang Perlahan Tersisihkan. Lalu Masih Pantaskah Apel Jadi Ikon Kota Batu?  

10 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Bangun Rumah Istana di Grobogan Gara-gara Sinetron, Berujung Menyesal karena Keadaan Aneh dan Merepotkan
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit
  • Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.