Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Napak Tilas Rute Perjalanan Bu Tejo dan Kolega: Dari Dlingo Sampai PKU Gamping

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
21 Agustus 2020
A A
Opini Julia Suryakusuma terhadap Film ‘Tilik’ Berbau Kolonialisme Gaya Baru feminisme terminal mojok.co

Opini Julia Suryakusuma terhadap Film ‘Tilik’ Berbau Kolonialisme Gaya Baru feminisme terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Keindahan Bantul menjadi sorotan di samping lihainya Bu Tejo menggocek pertahanan rumah tangga lawan. Mulai dari hutan pinus, pantai-pantai yang mak sliwer liwat, dan juga wajah manis Yu Nah yang mau mukok. Namun, di balik semua itu, perjalanan yang dilalui mereka, seakan menyediakan waktu terhormat untuk bergibah sepuasnya. Jalanan sepi dan nggak ada polisi tidur. Adanya polisi beneran.

Nah, maka dari itu, mari kita bedah rute perjalanan sekaligus napak tilas perjalanan Bu Tejo dan kolega selama bergibah di atas truk menuju rumah sakit. Beberapa fakta sudah didapat, yakni daerah asal mereka, yakni Dlingo. Melihat semangat truk Gotrek dalam menggawangi cangkem lunyu para ibu-ibu, saya memperkirakan truk ini sudah makan asam garam perjalanan rute mBantulan. Dan hanya satu daerah yang pantang mundur walau ajur, yakni Dlingo.

Ibaratkan titik keberangkatan mereka adalah Terong, Dlingo. Ketika dialog dimulai dan truk milik Gotrek mulai keluar dari desa. Hingga gambar menunjukan Bu Tejo mengeluarkan ponsel dan memperlihatkan foto Dian dempel-dempelan, truk Gotrek masih menuju jalur desa dan indikasinya hanya satu tujuan jalan besar yang akan ia tuju, yakni Jalan Pleret–Pathuk.

Bu Tri mulai join the chat, dengan kata-kata andalan dan sebagai pemanas suasana, menunjukan truknya Gotrek sudah memasuki area jalan besar. Dari sana, mereka menyusuri jalur alternatif yakini Pleret–Pathuk. Jalur ini memang dikenal “dikatuti” karena akan bertemu dengan jalur Cino Mati. Namun, menengok kapasitas dan jam terbang Gotrek ditambah truknya yang dalam kondisi on fire, jalur ini makanan ringan untuknya.

Sebenarnya Gotrek contoh yang baik, untuk melewati trek sulit, ia harus paham kondisi dan seluk beluk kesiapan mesin. Tur kalian semua nggak tahu wae kalau truknya Gotrek dilengkapi Coup de Burst. Anti njungkel lan standing. Tapi, Gotrek kurang mulus membawa truknya lantaran Yu Nah sampai mukok-mukok mesaake begitu. Mungkin Gotrek lupa ia sedang membawa ibu-ibu, bukan sedang membawa gabah.

Pasca Yu Nah muntah, Gotrek malah mengidul. Ada dua indikasi, pertama ia mencari rute yang akan kepenak dan nggak pating gronjal. Kedua, ia sengaja mencari rute lebih panjang dan tambah lama supaya ghibahan ibu-ibu semakin menjadi. Truk ini menuju ke arah Wukirsari menggunakan rute Dengkleng, Wukirsari, Imogiri. Dengan kontur persawahan yang bergumul dengan syahdunya pegunungan khas Bantul Selatan.

Buktinya adalah ketika Bu Tejo kepuyuh, Gotrek berhenti di persawahan luas dan terhampar pegunungan di belakangnya. Kemudian, mereka berhenti di sebuah Masjid yang khusyuk walau nggak terlalu besar. Nama Masjid tersebut adalah Al Huda. Setelah itu, Gotrek adalah pahlawan lantaran menyuruh Yu Nah untuk di depan biar nggak muntah lagi.

Setelah selesai kencing, truk Gotrek terindikasi menyusuri jalan ngetan menuju SMAN 1 Imogiri. Pitikih si Gotrek, kalau tujuannya Rumah Sakit Nur Hidayah nggak masalah. Mungkin Gotrek mengambil jalan bagus, supaya ibu-ibu seminim mungkin melewati jalan-jalan yang banyak polisinya.

Baca Juga:

8 Istilah Bahasa Jawa yang Masih Bikin Sesama Orang Jawa Salah Paham

Orang Malang dan Bojonegoro Salah Paham karena 4 Kata Lucu Ini

Pas Bu Tri, playmaker ghibah, nimpali Dian sedang main dengan om-om di mall (mall-nya mall mana, ya?), truk Gotrek sudah sampai di daerah Sumberagung, Jetis. Dengan jalan yang dilewati, terlihat mewah alias mepet sawah, melengkapi pemandangan yang biasa dijumpai mana kala melewati jalur alternatif dari Imogiri menuju Bantul Kota.

Truk Gotrek pun menyatakan kandas ketika mereka melewati daerah sekitaran Sabdodadi. Untung saja mogoknya di daerah “agak kota”, coba semisal mogok ketika njamping di Cino Mati, tentu aset bangsa seperti Bu Tejo ini akan sangat disesalkan semisal tumbang.

Ketika Bu Tejo dan Yu Ning bertarung hebat menggunakan haki Lambe Turah, truk Gotrek mengalami musibah, yakni ketilang karena kedapatan membawa ibu-ibu di truknya. Nah, lokasi tersebut berada di daerah Bantul Kota sisi Utara agak ngetan sedikit mendekati SMAN 3 Bantul.

Namun, ketika ketilang, Bu Tejo dan Yu Ning sempat menyatakan sepaham untuk nyokot pak polisi. Sepertinya saya harus mewawancarai pak polisi yang bertugas ketika menilang truk Gotrek. Saya penasaran satu hal, beneran dicokot Bu Tejo apa enggak. Ketika scene dalam film Tilik menujukan gapura “Bantul Projotamansari”, saya memperkirakan gapura ini berada di daerah Melikan Lor, dekat dengan SMPN 2 Bantul.

Setelah keluar dari Bantul Kota, truk Gotrek ini melaju menyusuri Jalan Bantul di Kecamatan Sewon sampai tembus ke Ring Road Selatan. Patut menjadi pertanyaan, selama melewati Ring Road Selatan, apakah truk Gotrek melintas bersama para remaja putus cinta yang sedang sambat, nggrememeng dan mbatin di motornya sembari menangis?

Tujuan akhir adalah Rumah Sakit PKU Gamping. Ealah Bu Lurah, mbok ya pakai rumah sakit yang dekat-dekat saja. Padahal ada Nur Hidayah, Njebugan, atau Wirosaban wes. Dapat disimpulkan Bu Lurah itu tidak solutip. Namun, melihat sepak terjang Mbak Dian, apakah ini merupakan sebuah kebetulan semata? Atau ada maksud terselubung? Kita harus simak obrolan grub WhatsApp PKK Dasawisma Terong yang di-admin-i oleh Bu Tejo.

BACA JUGA 5 Panduan Ghibah Bu Tejo di Film ‘Tilik’ bagi Netizen Sejagat dan tulisan Gusti Aditya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 Agustus 2020 oleh

Tags: bu tejofil pendektilik
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

8 Istilah Bahasa Jawa yang Orang Jawa Sendiri Salah Paham (Unsplash)

8 Istilah Bahasa Jawa yang Masih Bikin Sesama Orang Jawa Salah Paham

18 Januari 2026
Opini Julia Suryakusuma terhadap Film ‘Tilik’ Berbau Kolonialisme Gaya Baru feminisme terminal mojok.co

5 Kendaraan yang Biasanya Digunakan untuk Tilik selain Truk Gabah

24 Agustus 2020
Opini Julia Suryakusuma terhadap Film ‘Tilik’ Berbau Kolonialisme Gaya Baru feminisme terminal mojok.co

Tilik adalah Contoh Bagaimana Orang Kota Masih Gagap dalam Melihat Desa

22 Agustus 2020
10 Film Pendek Indonesia yang Bisa Ditonton di YouTube terminal mojok.co

10 Film Pendek Indonesia yang Bisa Ditonton di YouTube

6 November 2021
Orang Malang dan Bojonegoro. (Unsplash.com)

Orang Malang dan Bojonegoro Salah Paham karena 4 Kata Lucu Ini

30 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

30 Januari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.