Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Review Setelah Hampir Setahun Naik Motor Yamaha Fazzio: Motor Matic Buruk Rupa yang Akhirnya Terasa Nyaman di Bawa ke Mana-mana

Budi oleh Budi
8 Januari 2024
A A
Motor Yamaha Fazzio, Motor Matic Buruk Rupa yang Nyaman (Unsplash)

Motor Yamaha Fazzio, Motor Matic Buruk Rupa yang Nyaman (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah hampir setahun memakai motor Yamaha Fazzio perlahan rasa nggak suka terhadapnya luntur. Motor matic yang biasa disebut “Vespa ala-ala” lamat-lamat bikin saya nyaman dan suka aja gitu mengendarainya. Dari sini saya makin paham pepatah Jawa yang cukup populer, “witing tresno jalaran soko kulino”. Rasa suka akan muncul karena kebiasaan.

Seperti halnya kamu dan dia yang tiap hari bersama-sama untuk menghabiskan hari. Dan satu ketika, cinta muncul. Kalian kasmaran, bermesraan namun ada titik yang paling tidak mengenakan kudu dilewati. Saling mengikhlaskan. Dan dibenak kalian muncul kata-kata yang pernah diucapkan Wira Nagara “Berbiasalah, berbahagialah.” Lho, malah ngelantur, maaf-maaf. Kita lanjut lagi membahas soal motor Yamaha Fazzio.

Motor Yamaha Fazzio yang saya naiki memang bukan milik saya. Ini motor matic milik adik saya. Tapi hampir selalu saya menaikinya, entah ke warung beli rokok atau sekadar muter-muter keliling kota. Awalnya memang niatan adik saya sempat mendapat tentangan dari saya sendiri. Dan seperti yang saya bilang di kalimat pertama, saya nggak suka-suka amat sama skutik keluaran Yamaha ini. “Mending ngambil motor lain e, sing luweh mbois dan agak lebih murah,” tutur saya waktu itu. 

Satu hal yang nggak begitu saya sukai adalah proporsi bodi kurang oke. Tapi apa mau dikata, Yamaha Fazzio tetap parkir di pelataran rumah.

Visual motor Yamaha Fazzio terasa kurang, namun akhirnya saya bisa maklum

Motor Yamaha Fazzio seakan punya magis-nya tersendiri untuk membuat orang jadi suka memakainya. Saya yang nggak suka-suka amat sama desainnya kok malah bisa memaklumi, pada akhirnya. 

Lampu depan yang kayak ikan lohan kegedean jadi suatu yang agak menarik kalau dilihat tiap hari. Apalagi sudah pakai lampu model LED yang lumayan terang. Saya cukup terbantu selama malam hari keluar pakai motor minjem ini. Sementara untuk lampu sein dan stoplamp yang masih bohlam diganti sama lampu LED aftermarket jadi agak kece, lah. Visual lampu sein atau pun stoplamp memang nggak berubah tapi daya yang terpakai jadi agak hemat berkat penggantian ini.

Desainnya yang nggak begitu lumrah jadi termaklumi dan tertutupi setelah sering mengendarainya

Riding experience ternyata menyenangkan. Posisi stang yang agak meninggi membuatnya jadi santai dan nggak gampang pegal. Sesuai sama modelnya yang klasik modern. Speedometer amat informatif harus saya aku. Serta plusnya ada Y-connect yang menghubungkan motor dengan smartphone walau fitur ini nggak begitu tak pakai sih. 

Meski ukuran layar speedometer tergolong kecil, visibilitasnya masih cukup jelas walau di bawah terik matahari sekalipun. Memang perlu sedikit fokus memperhatikan, sih. Motor matic Yamaha Fazzio juga punya bagasi luas yang bisa menampung cukup banyak barang bawaan. Oh iya,ini motor juga lumayan irit.

Baca Juga:

Honda Air Blade, Produk yang Bakal Gagal Total Menantang Dominasi Yamaha Aerox

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

Ada kekurangan lain yang muncul

Selama hampir setahun ini memakai motor Yamaha Fazzio, saya merasakan ada kekurangan lain. Terutama bagian peredaman alias suspensi. Untuk suspensi belakang memang empuk tapi yang bagian depan beberapa kali bikin tangan bergetar pas lewat jalan kurang mulus atau saat melewati speed trap. 

Mungkin suspensi depan dibikin agak keras biar nggak mentok sama spakbor kali ya. Tapi nggak tahu lah, mungkin juga bakal saya adjust sendiri dengan sedikit meninggikan shock depan plus mengurangi takaran oli biar agak empuk.

Kemudian dari sisi performa, saya nggak bisa berharap lebih sih. Ini motor tipe klasik modern sudah pasti peruntungannya buat jalan santai. Saya agak kualat kalau mengharap performa ciamik bak motor sport. Iya nggak, sih?

Meski ada teknologi hybrid di mesin 125 cc-nya, yang akan bekerja beberapa detik itu, tapi nggak cukup membantu menyamarkan tenaga awal si Fazzio. Jujur, putaran awal sampai tengah agak lemah. Saya perlu menunggu beberapa detik untuk skutik ini melaju mencapai kecepatan konstannya. Makanya tadi saya bilang ini motor yang cocok buat santai menikmati perjalanan sebab perlu ngurut gas kalau mau enak. Dan menurut saya agak nggak cocok untuk stop and go serta para penghobi selap-selip.

Kesimpulan setelah hampir setahun memakai motor matic Fazzio

Sebenarnya bagi saya, motor Yamaha Fazzio tetap motor matic yang serba nanggung. Tampangnya biasa aja, performa pun berbanding lurus sama visualnya. Namun kalau ngomong rasa berkendara untuk kamu-kamu yang nggak suka ngebut dan lebih senang menikmati perjalanan Fazzio bisa jadi sangat menyenangkan. Riding position nggak bikin pegal, suspensi belakang empuk dijamin pasanganmu nggak bakal protes pantatnya sakit kalau dibonceng. Terus desainnya? Hmm subjektif sih.

Oh iya, seperti motor matic Yamaha yang lain, Fazzio juga dikenal sebagai vampir oli. Maksudnya oli akan menguap, berkurang seiring menderunya mesin kendaraan. Maka jangan sampai telat untuk ganti kalau nggak mau mesin jadi berisik dan bermasalah.

Penulis: Budi

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Yamaha Fazzio Cuma Sebatas Skutik Spek Orang Manja

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Januari 2024 oleh

Tags: Fazziomotor matic yamahamotor Yamahamotor Yamaha Fazzioyamaha
Budi

Budi

Seorang montir tinggal di Kudus yang juga menekuni dunia kepenulisan sejak 2019, khususnya esai dan fiksi. Paling suka nulis soal otomotif.

ArtikelTerkait

5 Kasta Penunggang Yamaha NMAX Dari Hina sampai Berbahaya

5 Kasta Penunggang Yamaha NMAX, dari yang Hina sampai yang Paling Berbahaya

22 Maret 2026
Yamaha NMAX Turbo, Gimmick Marketing yang Berlebihan (Abdul Fitri Yono via Shutterstock.com)

Yamaha NMAX Turbo Adalah Gimmick Marketing yang Berlebihan meski Mesin Terbaru Mereka Lebih Responsif

25 Juni 2024
Mio Karbu: Motor Matic Paling Bermasalah. Udah Boros Bensin, Langganan Mogok pula

Mio Karbu: Motor Matic Paling Bermasalah. Udah Boros Bensin, Langganan Mogok pula

14 Juni 2024
Yamaha Mio 3 Kebiasaan Buruk Pemilik Matik yang Gampang Kambuh. (Unsplash.com) tiara 120 s mio soul karbu

Yamaha Mio: 3 Kebiasaan Buruk Pemilik Matik yang Gampang Kambuh

22 Juli 2022
pemuda kasmaran spare parts motor jadul lubang jalanan mojok

7 Motor Jadul yang Tetap Eksis Hingga Kini

14 Juli 2020
Yamaha Aerox 155: Motor Nirfungsi yang Mahal dan Nggak Kencang-kencang Amat

Yamaha Aerox 155: Motor Nirfungsi yang Mahal dan Nggak Kencang-kencang Amat

20 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

19 Mei 2026
Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit Mojok.co

Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit

18 Mei 2026
Mal-Mal Jombang Kelewat Jadul Bikin Warlok Lebih Senang Ngemal di Mojokerto atau Kediri Mojok.co

Mal-Mal Jombang Kelewat Jadul Bikin Warlok Lebih Senang Ngemal di Mojokerto atau Kediri

19 Mei 2026
Beli Lauk di Luar dan Memasak Nasi Sendiri, Siasat Hidup Hemat In This Economy Mojok.co

Siasat Hidup Hemat In This Economy, Beli Lauk di Luar dan Memasak Nasi Sendiri

21 Mei 2026
4 Kelebihan Kuliah di Samarinda yang Bikin Kuliah di Jogja Jadi Kelihatan Biasa Saja

Samarinda Tidak Ramah buat Mahasiswa yang Tidak Bisa Naik Motor karena Tidak Ada Transportasi Umum yang Bisa Diandalkan!

21 Mei 2026
4 Aturan Tidak Tertulis Saat Menulis Kata Pengantar Skripsi agar Nggak Jadi Bom Waktu di Kemudian Hari

4 Tips untuk Bikin Mahasiswa Cepat Paham dan Tidak Kebingungan Mengerjakan Skripsi

19 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.