Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Motor Honda Revo: Simbol Ngenesnya Umat Manusia

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
25 Agustus 2023
A A
Motor Honda Revo Simbol Ngenesnya Umat Manusia (Unsplash)

Motor Honda Revo Simbol Ngenesnya Umat Manusia (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Kadang disangka kurir

Kalau bukan di jam kerja, sangkaan penggunanya pasti pegawai koperasi sedikit berkurang. Akan tetapi berpindah ke sangkaan lain. Sangkaan tersebut adalah disangka kurir (pengantar barang atau penumpang). Sebuah sangkaan yang tak kalah ngenes. Bukan berarti merendahkan profesi kurir, ya.

Sebenarnya sangakaan itu bukan salah motor Honda Revo 100%. Gaya berpakaian saya juga kadang mirip dengan kurir, dengan selalu memakai jaket dan masker. Ditambah tampang saya yang kurang glowing ini mirip seperti orang sering kena debu jalanan.

ADVERTISEMENT

Motor pengangkut galon

Selain jadi motor pegawai koperasi, di daerah domisili saya sekarang, Revo selalu dijadikan motor pengangkut galon. Tentu bukan galon kelas atas seperti seperti Aqua dan Le Minerale. Melainkan galon isi ulang yang harganya lima ribuan itu.

Makanya ada sebuah kelakar di circle saya terkait motor satu ini. Katanya, motor saya itu tinggal dibuatkan keranjang pengangkut galon. Kemudian siap digunakan tukang galon untuk mengirim produknya ke para konsumen setia.

Motor Honda Revo itu motornya orang miskin

Dari banyak stigma orang kepada saya, kayaknya ini yang paling kejam. Ada orang yang bilang bahwa motor Honda Revo adalah motor orang miskin. Mungkin maksudnya bukan untuk menyinggung saya. Hanya sekadar sebuah candaan saja. Sayangnya candaan tersebut terlalu saya masukan hati.

Cukup wajar bila motor ini memiliki stigma motor orang miskin. Selain irit bensin, harga motor dan perawatannya juga cukup terjangkau. Jika dibandingkan dengan motor bebek merek lain. Apalagi kalau dibandingkan dengan motor matic yang populer akhir-akhir ini kayak NMAX dan XMAX.

Motornya tukang gas

Soal angkut-mengangkut, sepertinya motor Honda Revo sudah ahlinya. Bukan cuma ahli perihal angkut galon saja. Revo juga handal mengangkut gas. Baik gas melon, pink sampai yang biru.

Pengguna Revo nggak perlu khawatir motornya terbelah menjadi dua. Selayaknya beberapa motor matik yang viral gara-gara kasus tersebut. Sebab, pasalnya, rangka motor Revo lama tidak menggunakan rangka eSAF. Yang konon katanya kurang kokoh dan kuat.

Baca Juga:

3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya

Kenapa banyak pemilik motor Honda nggak mau servis motor di bengkel resmi atau AHASS?

Begitu sekiranya beragam stigma terkait motor Honda Revo. Yang kadang membuat penggunanya merasa apes sekaligus ngenes. Kalau ada teman kalian yang punya Revo, tolong jangan di-bully ya. Masa motor kalian aja yang lebih bagus ketimbang Revo, attitude-nya jelek.

Penulis: Ahmad Arief Widodo

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 5 Motor Honda yang Sebaiknya Nggak Usah Dibeli

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 18 Maret 2024 oleh

Tags: bebek hondahighlighthonda revomotor hondaMotor Honda Revopilihan redaksiRevo
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Angkringan Palsu di Jogja Meresahkan: Dikonsep Ala Kafe, Jualnya Minuman Sachet dan Tempura Sosis

Angkringan Palsu di Jogja Meresahkan: Dikonsep Ala Kafe, Jualnya Minuman Sachet dan Tempura Sosis

18 Februari 2024
Bukan Mail, Ternyata Karakter Paling Dewasa dalam Serial Upin Ipin Adalah Susanti susanti upin ipin wn malaysia

Susanti, Sudah Nggak Usah Balik ke Indonesia, kalau Mau Balik, Sehabis Pemilu 2029 Aja

15 Februari 2025
Mari Adu Musik Pop Indonesia Dekade 2000-an atau 2010-an, Mana yang Terbaik? Terminal Mojok.co

Mari Adu Musik Pop Indonesia Dekade 2000-an dengan 2010-an, Mana yang Terbaik?

22 Maret 2022
4 Hal yang Wajar di Wonosobo, tapi Nggak Lumrah di Jogja Mojok.co

4 Hal yang Wajar di Wonosobo, tapi Nggak Lumrah di Jogja

9 September 2024
Bertahun-tahun Hidup di Sumenep Madura Bikin Saya Nggak Sadar kalau 3 Kebiasaan Ini Aneh di Mata Orang Jember Mojok.co

Bertahun-tahun Hidup di Sumenep Madura Bikin Saya Nggak Sadar kalau 3 Kebiasaan Ini Ternyata Aneh di Mata Orang Jember

20 Juni 2024
Jerome Polin Tanya di Twitter, Netizen Ngamuk. Kalian Ini Kenapa, Sih Terminal Mojok

Jerome Polin Tanya di Twitter, Netizen Ngamuk. Kalian Ini Kenapa, Sih?

27 Januari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam menyimpan keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga Mojok.co

Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam punya keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga

5 Agustus 2026
Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

7 Agustus 2026
Jangan Lakukan 4 Hal Ini Saat Kuliah S2, Sudah Bukan Waktunya Lagi S1

Bukan karena jenius, tapi kuliah S2 memang jauh lebih gampang ketimbang S1

8 Agustus 2026
Larang thrifting boleh saja, asal baju lokal harganya nggak bikin puasa seminggu

Larang thrifting boleh saja, asal baju lokal harganya nggak bikin puasa seminggu

10 Agustus 2026
Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara dangdut D’Academy Mojok.co

Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara Dangdut Academy

5 Agustus 2026
Takut ke Puskesmas karena malas hadepin antrean panjang (Unsplash)

Pergi ke Puskesmas itu tidak menakutkan, yang menakutkan menghadapi antrean panjang dan tidak tahu harus bertanya kepada siapa

10 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.