Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Peristiwa Motor Brebet karena Bensin Plat Merah: Rakyat yang Kena Musibah, Rakyat Juga yang Diminta Repot Mencari Solusi

M. Afiqul Adib oleh M. Afiqul Adib
12 November 2025
A A
Peristiwa Motor Brebet karena Bensin Plat Merah: Rakyat yang Kena Musibah, Rakyat Juga yang Diminta Repot Mencari Solusi

Peristiwa Motor Brebet karena Bensin Plat Merah: Rakyat yang Kena Musibah, Rakyat Juga yang Diminta Repot Mencari Solusi

Share on FacebookShare on Twitter

Kemarin motor saya brebet. Penyebabnya sama seperti kebanyakan orang. Setelah isi bensin di Pertamina, tarikannya langsung nyendat. Ketika dinyalakan pun agak susah, gasnya berat, dan setelah melibas satu-dua kilometer, motor benar-benar menyerah. Ia hanya bisa berjalan beberapa meter. Kemudian berhenti. Tak bisa jalan. Nyendat. Ketika dinyalakan, begitu lagi.

Saya misuh. Betapa muak dengan pemerintah. Bukan saja karena motor brebet saya, tapi juga karena ini bukan pertama kalinya ada korban dari sistem yang asal-asalan.

Siapa saja bisa jadi korban motor brebet

Beberapa waktu belakangan, ketika melewati jalan, saya melihat pemandangan serupa. Seorang ibu bersama anaknya mendorong motor. Dari jauh, wajah mereka terlihat lusuh, mungkin sudah agak jauh mereka berjuang di bawah panas matahari. Anaknya masih berseragam sekolah, sementara ibunya, yang sudah sepuh, ikut membantu mendorong motor dari belakang.

Pun ketika saya mendorong motor brebet ini, beberapa orang langsung menduga penyebabnya. Beberapa lagi langsung iba, kemudian menunjukkan bengkel terdekat, sambil cerita kalau ia juga korban dari kelucuan kinerja Pertamina.

Solusi yang terlalu teoritis

Kalau kita membaca di beberapa pemberitaan, Pemerintah sudah menyiapkan solusi atas fenomena ini. Kalau motor brebet setelah isi bensin, silakan bawa ke bengkel yang sudah bekerja sama. Katanya nanti akan diperiksa dan diperbaiki. Kedengarannya keren dan sistematis, ya? Tapi situasi di lapangan tentu saja tidak sesederhana itu.

Misal, ketika sedang ada keperluan, kemudian motor mogok di tengah jalan, apakah kita sempat mikir: “Wah, bengkel rujukan terdekat ada di mana, ya?” Tentu tidak. Yang kita pikirkan cuma bagaimana caranya motor ini bisa jalan lagi biar nggak telat kerja, nggak telat ngejar kereta, atau nggak telat urusan lain-lain.

Belum lagi, lokasi kita nggak selalu dekat bengkel rujukan. Kadang sedang di jalan antarkota, kadang di gang sempit, kadang malah di jalanan yang bahkan sinyal saja setengah mati. Dengan kondisi seperti itu, saya merasa solusi dari pemerintah ini (maaf saja), terlalu teoritis, nggak mashok akal. Seakan hanya sekadar ingin dianggap bertanggungjawab saja tanpa benar-benar memberikan solusi konkret.

Tapi, di sisi lain, saya juga sadar memang beginilah pemerintah kita. Tak pernah beres dan tak pernah bisa diandalkan

Baca Juga:

5 Alasan Saya Menyesal Tidak “Hijrah” Jadi Pelanggan SPBU Shell sejak Dahulu

3 Hal yang Saya Benci Ketika Mengisi Bahan Bakar di SPBU Pertamina

Kok bisa tidak ada pelaku penyebab motor brebet?

Saya masih mbatin dengan fenomena ini, kok bisa solusinya adalah agar diperbaiki motornya. Maksud saya harusnya ditangkap dulu pelakunya. Kemudian baru dilakukan perbaikan. Iya, fokusnya bukan pada siapa penyebabnya, tapi bagaimana cara menambalnya.

Ibarat sedang hujan, dan atap rumah bocor, mereka sibuk ngelap lantai yang basah, bukan memperbaiki genteng yang rusak, agar sumber kebocorannya bisa teratasi lebih dulu.

Padahal, kalau benar bahan bakar yang bermasalah, bukankah mestinya pelakunya dicari? Siapa yang lalai, siapa yang mencampur, siapa yang bertanggung jawab atas ribuan motor yang brebet dan mogok di jalan?

Kita memang hanya bisa mengandalkan diri sendiri

Iya, ketika motor kita brebet. Saya, dan mungkin kita semua, memang hanya bisa mendorong motor pelan-pelan. Mencari bengkel terdekat. Sambil berharap uang yang dibawa masih ada sisa untuk membeli keperluan esok hari.

Yah, motor saya memang akhirnya hidup lagi. Tapi kejadian itu meninggalkan rasa getir. Rasanya seperti menjadi warga negara tanpa benar-benar mendapat hak-haknya. Tapi, apalagi yang mau diharapkan di negara yang lebih rajin memasang tulisan “awas jalan berlubang” ketimbang menambal lubang itu.

Semoga saja kita tetap sehat. Sebab, hidup dengan mengandalkan diri sendiri memang begitu beratnya.

Penulis: M. Afiqul Adib
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 3 Hal yang Saya Benci Ketika Mengisi Bahan Bakar di SPBU Pertamina

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 November 2025 oleh

Tags: bensin oplosankualitas bahan bakar pertaminamotor brebetpertamina
M. Afiqul Adib

M. Afiqul Adib

Seorang tenaga pendidik lulusan UIN Malang dan UIN Jogja. Saat ini tinggal di Lamongan. Mulai suka menulis sejak pandemi, dan entah kenapa lebih mudah menghapal kondisi suatu jalan ketimbang rute perjalanan.

ArtikelTerkait

Derita Tinggal di Pertashop- Sebuah Warisan yang Meresahkan (Foto milik penulis)

Derita Tinggal di Pertashop: Bisnis Warisan yang Meresahkan

24 Januari 2023
Dosa Pelanggan Pom Mini Nggak Jauh Beda Kayak Pertashop (Unsplash)

Dosa Pelanggan Pom Mini Nggak Jauh Beda Kayak Pertashop

9 Februari 2023
5 Alasan Saya Menyesal Tidak “Hijrah” Jadi Pelanggan SPBU Shell sejak Dahulu Mojok.co

5 Alasan Saya Menyesal Tidak “Hijrah” Jadi Pelanggan SPBU Shell sejak Dahulu

10 Oktober 2025
Shell, Pom Bensin Terbaik untuk Mengisi Bahan Bakar

Shell Adalah Pom Bensin Terbaik untuk Mengisi Bahan Bakar, yang Lain Lewat

4 Juli 2023
Ironi Balikpapan, Kota Minyak tapi BBM Pertamina Langka (Unsplash)

Balikpapan Kota Minyak, Tapi Warganya Antri BBM: Inilah Ironi dari Pertamina yang Tak Pernah Gagal Bikin Emosi

22 Mei 2025
7 Kelebihan dan Kekurangan yang Saya Rasakan Saat Naik Pelita Air, Maskapai “Baru” Pertamina

7 Kelebihan dan Kekurangan yang Saya Rasakan Saat Naik Pelita Air, Maskapai “Baru” Pertamina

16 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026
Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer
  • Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga
  • Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.