Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Tikungan Monas: Tempat Pacaran Terbaik di Jakarta. Memorable dan Bikin Kamu Merasa Dekat Sama Istana

Muhammad Faisal Akbar oleh Muhammad Faisal Akbar
23 Juli 2023
A A
Monas dan Tikungannya Tempat Terbaik di Jakarta untuk Pacaran (Unsplash)

Monas dan Tikungannya Tempat Terbaik di Jakarta untuk Pacaran (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Terkhusus para lelaki, kalian nggak boleh sembrono memilih tempat pacaran. Dari dulu sampai sekarang, kesan atas spot pacaran itu berbanding lurus dengan jalannya sebuah hubungan. Oleh sebab itu, ikuti saran saya: Mari pacaran di sekitaran Monas, Jakarta!

Sebagian orang mungkin suka membayangkan kenikmatan pacaran di Malioboro atau Braga. Namun, kedua tempat itu terkesan dramatis dan muluk-muluk. Bagi saya yang nggak mau ribet, tikungan Monas di Jakarta itu justru menjadi pilihan yang otomatis masuk top list. Ibarat kata, sulit untuk dilewatkan.

Berdasarkan pengalaman yang saya alami, ada beberapa alasan mengapa tikungan Monas menjadi tempat pacaran yang memikat. Lokasi ini paati ngena di hati agar sobat asmara nggak ke tempat yang itu-itu saja.

#1 Tikungan Monas itu ajang mawas diri

Masyarakat perkotaan yang pacaran di akhir pekan biasanya disuguhi pemandangan lampu-lampu kota yang gemerlap. Tapi, di sini bukan itu saja. Anda bisa bertemu Monasco, salah satu komunitas yang doyan cornering atau menikung dengan tajam di tikungan Monas.

Aksi menegangkan ini bisa membuat Anda wawas diri. Khususnya agar selalu memikirkan orang tercinta dengan nggak kebut-kebutan di jalan.

#2 Peringatan untuk tidak menikung

Nggak cuma diingatkan soal bahaya kebut-kebutan, pacaran di tikungan Monas juga memberi self warning untuk tidak melakukan aktivitas “menikung”. Coba pikirkan, betapa banyak pasangan muda (bahkan tua) yang kandas akibat perbuatan saling menikung ini.

Dengan menerapkan tindakan preventif, sepasang kekasih tentu mampu melalui beragam “tikungan” yang ada di sekolah, kampus, atau kantor.

#3 Tikungan Monas pasti menjadi tempat yang memorable

Tikungan Monas sudah pasti memorable dan sulit dilupakan. Pengalaman ini dapat diceritakan ke teman, saudara, bahkan anak-cucu kelak. Pasalnya, di Jakarta sendiri, tempat ini bukanlah opsi utama untuk dikunjungi sambil membawa pacar. Orang-orang tentu akan berdecak kagum sekaligus keheranan.

Baca Juga:

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

Kondisi jalanan yang bising bukan masalah. Dua insan tentu akan saling mendekat saat berbicara dan akan cenderung lebih fokus satu sama lain.

#4 Dekat dengan Istana Merdeka

Siapa bilang hanya para elite yang bisa “dekat” dengan istana? Rakyat yang sedang dimabuk cinta pun sanggup melakukannya, kok.

Pacaran di tikungan Monas memangkas jarak Anda dengan Presiden. Kalau beruntung, Anda bisa sesekali melihat konvoi sang kepala negara. Hanya berjarak sekian ratus meter saja dari tempat Presiden beraktivitas sehari-hari, ada saja fenomena yang mungkin terjadi. Jadi pengamat istana itu enak, kan?

#5 Topik pembicaraan nggak bakal habis

Dengan beragam kesibukan yang ada di kawasan ini, Anda dan pacar bisa ngobrol tentang apa saja. Dari yang penting sampai yang nggak sama sekali.

Bengong sedikit, tampak Monas yang berdiri dengan gagahnya. Menengok ke arah lain, terlihat Markas Besar Angkatan Darat (Mabes TNI AD). Jika sudah bingung, Anda bisa mengarahkan pembicaraan soal tukang hipnotis yang biasa lalu lalang di sekitar. Pokoknya banyak, deh.

#6 Pacaran di tikungan Monas itu ekonomis

Alasan inilah yang paling menarik. Murah! Bila Anda masih sekolah dan belum bekerja, nggak usah sok mengajak pacar ke mall lalu shopping. Isi dompet Anda bisa dipakai untuk jajan Nutrisari, es teh manis, atau kopi hitam untuk menemani malam. Aneka makanannya juga nggak kalah murah.

Selain itu, tempat parkirnya pun low budget dengan hanya membayar Rp2.000 saja. Lantaran lahan yang terbatas, nggak ada urgensi untuk membawa mobil.

Terlepas dari itu semua, masa pacaran mau nggak mau mesti dilanggengkan sebagai upaya mencapai cita-cita bersama: Cinta yang hanya dipisahkan oleh maut. Demikian rekomendasi tempat pacaran di ibu kota. Bagi kawula muda yang tinggal di Jakarta dan kota satelit lainnya dipersilakan untuk mencoba tikungan Monas. Risiko ditanggung sendiri.

Penulis: Muhammad Faisal Akbar

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Jalan Layang MBZ, Mimpi Buruk Pengguna Jalan Tol Jakarta-Jawa Barat

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Juli 2023 oleh

Tags: istana merdekaIstana PresidenJakartamonastikungan monas
Muhammad Faisal Akbar

Muhammad Faisal Akbar

Penikmat sastra, komedi, dan sepak bola indah.

ArtikelTerkait

Challenge Seratus Ribu untuk Makan Hemat di Jakarta Selama Seminggu!

Challenge Seratus Ribu untuk Makan Hemat di Jakarta Selama Seminggu!

9 Desember 2019
Tidak Kerja di Jakarta Bikin Saya Bersyukur sekaligus Menaruh Hormat pada Mereka yang Mengadu Nasib di Ibu Kota

Tidak Kerja di Jakarta Bikin Saya Bersyukur sekaligus Menaruh Hormat pada Mereka yang Mengadu Nasib di Ibu Kota

9 Maret 2025
Pasar Buku Bekas Kwitang: Dahulu Berjaya, Kini Nyaris Lenyap

Pasar Buku Bekas Kwitang: Dahulu Berjaya, Kini Nyaris Lenyap

5 Oktober 2023
4 Fasilitas di Kota Bogor yang Membuat Iri Orang Kabupaten Bogor (Unsplash)

4 Fasilitas di Kota Bogor yang Membuat Iri Orang Kabupaten Bogor

27 Oktober 2025
naik krl

Berjibaku Naik KRL di Bawah Bayang-Bayang Virus Corona

13 Maret 2020
Di Mata Saya, Kebiasaan Orang Jakarta Sarapan Mie Ayam Nggak Terlalu Aneh Mojok.co

Di Mata Saya, Kebiasaan Orang Jakarta Sarapan Mie Ayam Nggak Terlalu Aneh

17 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Hal yang Harus Penumpang Ketahui tentang Stasiun Duri, Si Paling Sibuk dan Melelahkan se-Jakarta Barat

Stasiun Duri Lebih Bikin Stres dari Manggarai: Peron Sempit, Tangga Minim, Kereta Lama Datang

9 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026
Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026
Ciri Khas 3 Sate Ayam Ponorogo Dilihat dari Daerah Produksinya sate ayam madura

Sate Ponorogo, Sate Terbaik yang Pernah Ada. Sate Madura dan Sate Padang Minggir Dulu Sana ke Pojokan

9 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nekat ke Jakarta Hanya Modal Ambisi sebagai Musisi, Gagal dan Jadi “Gembel” hingga Bohongi Orang Tua di Kampung
  • Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta
  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.