Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Mohon Maaf, Sentra Pemerintahan Kabupaten Magelang Bukan di Kota Magelang, Melainkan di Kota Mungkid

Lestahayu oleh Lestahayu
1 Januari 2021
A A
Mohon Maaf, Sentra Pemerintahan Kabupaten Magelang Bukan di Kota Magelang, Melainkan di Kota Mungkid Terminal Mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Bagi yang belum tahu, Kabupaten Magelang dan Kota Magelang adalah salah dua wilayah di Provinsi Jawa Tengah. Keduanya merupakan wilayah yang berbeda, meski sama-sama mengandung nama Magelang. Wilayah yang satu dipimpin oleh seorang bupati, sedangkan yang satunya lagi dipimpin oleh walikota. Kabupaten Magelang mencakup 21 kecamatan, sedangkan Kota Magelang mencakup 3 bagian wilayah. Yang satunya punya klub sepak bola Persikama (Persatuan Sepak Bola Indonesia Kabupaten Magelang), sementara yang satunya lagi punya kesebelasan kebanggaan bernama PPSM (Perserikatan Paguyuban Sepak Bola Magelang) Sakti. Tuh beda banget, kan?

Selain perbedaan pemimpin, letak geografis, serta nama kesebelasan kebanggaan, slogan kedua wilayah ini pun jelas-jelas berbeda. Wilayah yang satu punya slogan “Magelang Gemilang” untuk Kabupaten Magelang, sedangkan yang satunya lagi slogannya adalah “Kota Seribu Bunga” untuk wilayah Kota Madya Magelang. Dengan begitu, fakta bahwa kedua wilayah itu berbeda tak bisa diganggu gugat. Titik.

ADVERTISEMENT

Eits, tunggu dulu. Sampai sejauh ini, apakah masih ada yang mengira bahwa Kota Magelang adalah nama lain dari Kabupaten Magelang atau sebaliknya? Masih mengira bahwa Kota Magelang itu satu wilayah dengan Kabupaten Magelang, bahkan menganggap bahwa Kota Magelang adalah ibu kota Kabupaten Magelang?

Bagi yang masih berpikir demikian, saya sarankan untuk segera bertobat. Sebagai orang yang tumbuh besar dan tinggal di wilayah Kabupaten Magelang, saya punya beban moral untuk meluruskan terkait hal ini. Jadi, tolong bertobatlah untuk menganggap bahwa Kota Magelang merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Magelang, apalagi ibu kotanya. Pokoknya jangan lagi, tolong. Walau pada kenyataannya, di Facebook nggak ada Kabupaten Magelang dan memaksa saya menggunakan Kota Magelang sebagai informasi tempat tinggal di profil. Hahaha~

Ya memang sih, kesalahan karena kemiripan nama ini sering terjadi, dan bukan merupakan hal baru. Saya maklum, kalau sekali dua kali keliru. Apalagi yang keliru adalah orang di luar wilayah Kabupaten maupun Kota Magelang.

Cuma, makin lama saya jadi jengkel juga kalau ada orang, di sekitar saya pula, yang sering bikin status di media sosial atau sekadar membuat story WA dengan keterangan seperti ini, “Kangen kota kelahiran tercinta” yang dibubuhi foto alun-alun Kota Magelang sana. Padahal dia itu tetangga saya, satu dusun pula, yang artinya sama-sama berkediaman di wilayah Kabupaten Magelang. Terlebih, orangnya gaul nauzubillah. Nyaris nggak mungkin salah mengenali wilayah sendiri.

Meski begitu, mau nggak mau saya harus mengakui bahwa nama Kota Magelang memang lebih familier jika dibandingkan dengan Kota Mungkid yang merupakan sebenar-benarnya sentra pemerintahan Kabupaten Magelang. Bukan salah tetangga saya juga kalau mengira bahwa Kota Magelang lah yang jadi pusat ingar bingar seluruh wilayah Kabupaten Magelang, lantaran jarak tempat tinggal kami dan alun-alun Kota Magelang itu bisa ditempuh selama tiga per empat jam. Iya, jauh.

Kota Magelang, mungkin bagi tetangga saya, adalah ibu kota Kabupaten Magelang.

Baca Juga:

Jalan Dr Sutomo, Jalan Satu Arah yang Mencoreng Nama Baik Muntilan Magelang

Tetangga yang Nggak Niat Mengurus Hewan Peliharaan Wujud Kehidupan Tanpa Adab: Kalau Nggak Niat Pelihara, Mending Nggak Usah

Ah, padahal kalau dipikir-pikir, jarak dari tempat tinggal kami ke Kota Magelang itu sama dengan jarak ke Kota Mungkid. Gimana bisa, Kota Mungkid yang jauh lebih merepresentasikan penampakan alam di keseluruhan wilayah Kabupaten Magelang itu kalah nyaring di telinga para tetangga saya? Apakah karena kuatnya nuansa pedesaan di Kota Mungkid bikin ibu kota Kabupaten Magelang itu jadi terkesan nggak banget karena konsepnya yang terlalu ndeso?

Mungkin begitu. Maka, dengan mengakui Kota Magelang sebagai kota kelahiran, bisa jadi ajang yang paling paten untuk mendongkrak kesan perkotaan pada dirinya yang aslinya orang desa plus anak gunung. Iya, mungkin kayak gitu. Apalagi anak-anak gaul zaman sekarang, mana mau ngaku kalau aslinya orang gunung, meski tempat wisata alam yang didominasi oleh pegunungan di Kabupaten Magelang lagi naik daun dan tiap hari diburu para pelancong.

Mau gimana lagi? Kan sentra pemerintahan Kabupaten Magelang itu di Kota Mungkid. Masak mau memaksakan diri dengan mengakui Kota Magelang sebagai ibu kota, mentang-mentang penampakannya lebih modern dan nggak se-ndeso Kota Mungkid?

Lagi pula, Kabupaten Magelang itu menawarkan destinasi wisata candi serta wisata alam pegunungan yang indah, ekonomi warganya pun lebih banyak bergerak di bidang pertanian. Jadi, sudah benar kalau Kota Mungkid tetap mempertahankan nuansa pedesaan yang sejuk, asri, dan dikelilingi pepohonan. Nggak usahlah bikin ibu kota yang glamor dan sok berkonsep perkotaan kayak ibu kota kabupaten yang lain, kalau sudah cukup mewah (mepet sawah) begitu. Meski para tetangga saya jadi nggak seheboh itu untuk mengenal Kota Mungkid, toh nggak bikin nama Kabupaten Magelang meredup.

Eh, saya lupa satu hal. Para tetangga saya memang kurang tahu daerah mana itu Kota Mungkid, karena lebih kenal dengan nama Sawitan. Hehehe.

Sumber Gambar: magelangkab.go.id

BACA JUGA Meminimalisir Pembalut Bocor pas Tidur Malam, meski Tanpa Pembalut Superpanjang dan tulisan Lestahayu lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 30 Desember 2020 oleh

Tags: kabupaten magelangpemerintahan
Lestahayu

Lestahayu

Sebagian orang memanggil saya Hayu, tapi lebih banyak yang memanggil Septi. Pernah pacaran satu kali. Suka menulis cerita fiksi, makanya pengin jadi sahabat PUEBI dan KBBI.

ArtikelTerkait

Artos, Satu-Satunya Mall di Magelang yang Bikin Orang Salah Paham

Artos, Satu-Satunya Mall di Magelang yang Bikin Orang Salah Paham

13 Agustus 2024
Payaman, Desa di Magelang yang Viral karena Bunga Tabebuya Ternyata Menyimpan Masalah

Payaman, Desa di Magelang yang Viral karena Bunga Tabebuya Ternyata Menyimpan Masalah

18 Desember 2023
40 Istilah dalam Pemerintahan yang Sering Diucapkan Pejabat Kita terminal mojok.co

40 Istilah dalam Pemerintahan yang Sering Diucapkan Pejabat Kita

13 Februari 2022
Jalan Veteran Sayangan, Jalan Paling Problematik di Muntilan Magelang

Jalan Veteran Sayangan, Jalan Paling Problematik di Muntilan Magelang

6 Januari 2025
Muntilan, Betlehem van Java Awal Agama Katolik Dikenal di Pulau Jawa

Muntilan, Betlehem van Java Awal Agama Katolik Dikenal di Pulau Jawa

26 September 2022
Nggak Masalah Magelang Nggak Punya Bandara, Memang Nggak Perlu

Nggak Masalah Magelang Nggak Punya Bandara, Memang Nggak Perlu

25 Januari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warga Semarang Bawah layak dapat gelar warga paling kuat dan tabah di Semarang banjir di semarang

Banjir di Semarang selama ini tak hanya perkara alam, tapi justru gara-gara ulah warganya sendiri,

27 Juli 2026
Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu Mojok.co

Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu

2 Agustus 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park memang bukan tempat wisata termurah, tapi Jatim Park jelas adalah tempat wisata terbaik, paling worth it, dan masih affordable, kok

30 Juli 2026
4 Saran dari Warlok Jogja untuk Para Pendatang Biar Cepet Betah (Unsplash)

4 kebiasaan warga Jogja yang biasanya menular ke pendatang

28 Juli 2026
Saya kapok pakai tumbler mahal yang tahan panas dingin, mendingan tetap setia pakai botol Tupperware jadul kesayangan Ibu

Saya kapok pakai tumbler mahal yang tahan panas dingin, mendingan tetap setia pakai botol Tupperware jadul kesayangan Ibu

29 Juli 2026
Saya pikir, publikasi jurnal saat kuliah pascasarjana bakal menguji kemampuan akademik, ternyata lebih banyak menguji mental Mojok.co

Saya pikir publikasi jurnal saat pascasarjana bakal menguji kemampuan akademik, nyatanya lebih banyak menguji mental

29 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.