Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Mahasiswa Miskin Menolak Mendaftar Beasiswa Bidikmisi karena Malu padahal Kelaparan dan Nggak Kuat Membayar Kuliah

Nurul Fauziah oleh Nurul Fauziah
11 Februari 2024
A A
Miskin dan Lapar, tapi Mahasiswa Menolak Beasiswa Bidikmisi (Unsplash)

Miskin dan Lapar, tapi Mahasiswa Menolak Beasiswa Bidikmisi (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Kenapa beasiswa Bidikmisi sering salah sasaran?

Salah satu aksi yang menyebabkan beasiswa Bidikmisi selalu salah sasaran adalah pemalsuan data. Nah, setelah melakukan observasi, saya menemukan alasan lain mengapa beasiswa ini bisa salah sasaran. Penyebab yang saya maksud adalah ada saja mahasiswa miskin yang menolak ikut mendaftar. 

Saya pernah terlibat percakapan singkat dengan salah satu teman kerja, namanya Dina (bukan nama sebenarnya), perihal fenomena ini. Jadi, Dina ini terbilang mahasiswa mampu. Nah, ketika mendapat info soal beasiswa Bidikmisi, dia iseng saja mendaftar. Apalagi menurut dia, “syarat berkas” untuk mendaftar itu nggak terlalu merepotkan.

Jadi, yang perlu dicatat di sini, Dina tidak memalsukan data. Dia bisa mendapatkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dengan mudah karena hanya hidup bersama ibunya. Keduanya tinggal di rumah neneknya. Setelah itu, petugas dari RT, RW, dan kelurahan sendiri tidak memeriksa secara langsung. Foto yang teman saya kirim juga foto nyata rumah neneknya.

Setelah proses seleksi, Dina berhasil mendapatkan beasiswa Bidikmisi. Di sini ada kejadian yang sungguh ironis. Ada seorang teman yang “sinis” ke Dina karena Dina dianggap merampas haknya sebagai mahasiswa miskin. Dina menjawab begini: “Emang kamu daftar?” Jawabannya: “Tidak.”

Banyak mahasiswa miskin yang malu, padahal lapar dan butuh

Dina adalah mahasiswa angkatan 2016. Saat ini, yang menerima beasiswa Bidikmisi terbilang sedikit. Banyak yang tidak mau mendaftar karena malas mengurus berkas. Padahal, menurut Dina, syarat berkas beasiswa ini nggak terlalu ribet. Yang agak merepotkan sebenarnya mengikuti seminar yang sifatnya wajib bagi penerima.

Selain malas, banyak juga mahasiswa miskin yang menolak mendaftar beasiswa Bidikmisi karena malu dengan stigma “kurang mampu”. Saat itu, antara mahasiswa penerima dan bukan penerima memang terlihat. Mereka, para penerima, menerima kotak makan siang setiap harinya. Hal ini membuat “kelas sosial” menjadi terpampang dengan nyata.

Padahal, bantuan makan siang itu untuk membantu mengurangi beban para penerima beasiswa Bidikmisi. Mereka ini banyak yang lapar padahal harus mengikuti kegiatan perkuliahan yang menguras tenaga. Sudah begitu, mereka itu membutuhkan bantuan supaya bisa tetap kuliah. Namun, rasa malu ternyata memberatkan mereka untuk mendaftar.

Hal ini membuat kuota penerima beasiswa Bidikmisi menjadi terbuka. Oleh sebab itu, potensi mendapatkan bantuan ini menjadi lebih besar bagi mahasiswa yang “mau ribet mengurus syarat berkas”. 

Baca Juga:

5 Syarat “Terselubung” Beasiswa LPDP yang Jarang Orang-orang Bahas

Sisi Gelap Jadi Penerima Beasiswa Luar Negeri

Sudah terjadi pemalsuan data, banyak mahasiswa miskin yang menolak mendaftar pula. Fakta di lapangan ini tentu membuat saya agak sedih. Sudah salah sasaran, penerimanya masih terbebani oleh stigma pula. Pusing, kan.

Penulis: Nurul Fauziah

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Bidikmisi Jadi Ajang Adu Miskin dan Manipulasi Data Beasiswa

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 12 Februari 2024 oleh

Tags: beasiswabeasiswa bidikmisibeasiswa Bidikmisi salah sasaranbidikmisipemalsuan data beasiswa Bidikmisi
Nurul Fauziah

Nurul Fauziah

Anak rumahan yang suka dengan isu sosial.

ArtikelTerkait

Sisi Gelap Kerja di Pemerintahan: Enak, sih, kecuali Jadi Ajudan Pimpinan Instansi Daerah

PNS Sebaiknya Ambil Kesempatan Tugas Belajar, Banyak Manfaatnya!

23 November 2022
5 Hal yang Tidak Orang Katakan Soal Beasiswa LPDP Mojok.co

5 Syarat “Terselubung” Beasiswa LPDP yang Jarang Orang-orang Bahas

10 Januari 2026
Mengapa Kebanyakan Penerima Beasiswa Kurang Mampu Bergaya Hidup Hedonis?

Mengapa Kebanyakan Penerima Beasiswa Kurang Mampu Bergaya Hidup Hedonis?

1 Februari 2020
Lolos Beasiswa Unggulan Itu Mudah Asal Persiapannya Matang Mojok.co

Lolos Beasiswa Unggulan Itu Mudah Asal Persiapannya Matang

22 November 2023
Sulitnya Mahasiswa Kelas Menengah yang Tak Pintar-pintar Amat Mendapatkan Beasiswa di Indonesia Terminal Mojok middle class

Sulitnya Mahasiswa Kelas Menengah yang Tak Pintar-pintar Amat Mendapatkan Beasiswa di Indonesia

8 Januari 2021
Bisnis Saya Lahir setelah Nekat Pakai Uang Beasiswa (Unsplash)

Nekat Pakai Uang Beasiswa untuk Membangun dan Membesarkan Bisnis Saya Bernama Nastaria

23 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Kalau Saya Nggak Merantau ke Sidoarjo, Saya Nggak Tahu 3 Sisi Gelap Sidoarjo Ini

26 Januari 2026
Ayam Geprek Sejajar dengan Gudeg Jogja Menjadi Kuliner Khas (Wikimedia Commons)

Mengapresiasi Ayam Geprek Sebagai Kuliner Khas Sejajar dengan Gudeg Jogja

26 Januari 2026
Generasi Sandwich Bukan Pahlawan, Tapi Tumbal Orang Tua (Pexels)

Generasi Sandwich Bukan Pahlawan, Kami Adalah Tumbal Romantisasi “Bakti Anak” yang Terpaksa Menjadi Dana Pensiun Berjalan Bagi Orang Tua yang Gagal Menabung

27 Januari 2026
Setelah Tahu Gaji HSE, Saya Langsung Mengubur Mimpi Saya Jadi Dosen. Peduli Setan pada Ilmu Pengetahuan, Dompet Tebal Adalah Kunci!

Setelah Tahu Gaji HSE, Saya Langsung Mengubur Mimpi Saya Jadi Dosen. Peduli Setan pada Ilmu Pengetahuan, Dompet Tebal Adalah Kunci!

28 Januari 2026
Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali Mojok.co

Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali

29 Januari 2026
5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata (Gil Ribeiro via Unsplash)

5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata

30 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.