Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Misi Liverpool di Balik Kedatangan Luis Diaz

Nurfathi Robi oleh Nurfathi Robi
2 Februari 2022
A A
Misi Liverpool di Balik Kedatangan Luis Diaz

Misi Liverpool di Balik Kedatangan Luis Diaz (pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Penggemar Liverpool dan sepak bola Inggris pada umumnya, mungkin sedikit mengerutkan kening membaca kedatangan Luis Diaz dari Porto ke sisi Merseyside Merah. Di tengah suramnya lini tengah Liverpool, tim ini justru mendatangkan satu lagi pemain depan, yang notabene, semua orang bakal mengamini bahwa sektor ini kelihatan baik-baik saja.

Pertanyaannya, mengapa Luis Diaz?

Misi pertama dan utama yang hendak dikerjakan oleh Liverpool dari kedatangan winger FC Porto tersebut tentu saja menghapus ketergantungan pada Salah. Sebetulnya, apabila menilik performanya semata, tidak heran apabila Salah berada pada posisi teratas dalam daftar posisi penyerang Jurgen Klopp. Saya yakin, tim-tim lain pun pasti akan menjelma menjadi Salah FC jika memiliki pemain sekaliber beliau. Akan tetapi, selalu menjadikannya pilihan pertama di empat kompetisi berbeda tentu saja sebuah “big no”.

Sampai artikel ini ditulis, Liverpool setidaknya masih bermain di Final Carabao Cup, 16 Besar Liga Champions, FA Cup, dan masih berpotensi merengkuh gelar Liga Inggris. Bermain di empat kompetisi berbeda tidak cukup ideal untuk pemain berposisi penyerang mengingat risiko cedera yang harus ditanggung. Harapannya, dengan keberadaan Luis Diaz, Liverpool tidak perlu membagi kekuatan terbaik lini serangnya di kompetisi-kompetisi tersebut. Dari sini tampak bahwa Liverpool cukup serius memburu semua potensi trofi yang untuk dipajang di Stadion Anfield di akhir musim nanti.

Selain meningkatkan kedalaman skuat, timing kedatangan Luis Diaz juga menarik untuk dibahas. Inilah misi kedua Liverpool dan ada juga kaitannya dengan momentum Minamino. Lha kok?

Ketika Liverpool meminang Minamino dengan mahar 7,25 juta euro dari Salzburg, banyak orang yang mencibirnya karena dianggap sebagai proyek humas Liverpool semata. Sebenarnya, proyek-proyek humas tidak cocok dengan skema/profil Liverpool di bursa transfer.

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa dapur transfer Liverpool mengandalkan moneyball dalam perekrutan pemain. Moneyball ini tidak hanya berkaitan dengan performa pemain di atas lapangan, tapi juga dari segi bisnis untuk memastikan Liverpool tetap bisa bermanuver di pasar transfer kemudian hari. Dengan kata lain, ketika mendatangkan Minamino, Michael Edwards dan Komite Transfer paham betul potensi kenaikan harga Minamino. Saat ini ia ditaksir memiliki harga pasaran 20-25 juta euro. Hampir tiga kali lipat harga belinya.

“Momentum” ini benar-benar sangat ingin dimanfaatkan oleh Liverpool. Di lapangan sendiri, Minamino mampu menjawab kebutuhan taktikal Liverpool dengan baik, piawai beradaptasi, dan punya determinasi di atas rata-rata. Tinggal tunggu waktu bagi tim-tim Eropa untuk kepincut dengan performa Minamino dan merogoh kocek sesuai dengan taksiran harga tersebut.

Baca Juga:

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

Persamaan Kontroversi Feodalisme Pondok Pesantren dan Liverpool yang Dibantu Wasit ketika Menjadi Juara Liga Inggris

Apabila Liverpool sukses menjual Minamino dengan harga yang ideal, di atas kertas, ia dapat menutup hampir separuh biaya transfer Luis Diaz. Dalam perspektif yang lebih sederhana, Liverpool mampu mendatangkan pemain sekaliber pemain berpaspor Kolombia itu hanya dengan mahar 17 juta euro saja. Apalagi usia Diaz masih 25 tahun. Bukan tidak mungkin ia akan menjelma menjadi idola baru Anfield. Dan apabila tampil “b” aja atau hanya sekadar sesuai ekspektasi, saya yakin harga jualnya bakal tetap meroket di masa depan.

Liverpool memang jagonya memutar duit di bursa transfer. Penjualan Coutinho, Dominic Solanke, dan perekrutan “nggak jelas” semacam Diogo Jota dan Minamino jadi bukti betapa saktinya dapur Si Merah di bursa transfer. Dan, performa mereka sejauh ini belum pernah mengecewakan. Kecuali era suram Andy Carroll dkk.

Penulis: Nurfathi Robi
Editor: Rizky Prasetya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Februari 2022 oleh

Tags: Liverpoolluis diaz
Nurfathi Robi

Nurfathi Robi

Bergabung dengan DNA E-Sports sejak 2019. Berperan sebagai analis dan samsak tinju. Bergulat di lane atas Land of Dawn.

ArtikelTerkait

liverpool

Surat Terbuka: Untuk Jürgen Klopp dan Liverpool FC

31 Mei 2019
Surat Terbuka untuk Seluruh Pendukung Liverpool: Apa pun Hasilnya, Tetaplah Jatuh Cinta

Surat Terbuka untuk Seluruh Pendukung Liverpool: Apa pun Hasilnya, Tetaplah Jatuh Cinta

21 Mei 2022
Arsenal (Mungkin) Sudah Mengunci Hati Coutinho Setelah Tak Bisa Kembali ke Liverpool MOJOK.CO

Arsenal (Mungkin) Sudah Mengunci Hati Coutinho Setelah Tak Bisa Kembali ke Liverpool

13 Agustus 2020
Dear Gakpo, Plis Tidak Usah Ikut-ikutan Nunez

Dear Gakpo, Plis Tidak Usah Ikut-ikutan Nunez

28 Desember 2022
MU Menang, Dunia Penuh Setan dan Suram bagi Fans Liverpool (Unsplash)

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

1 Februari 2026
Sebaiknya Liverpool Tidak Memperlakukan Atletico Madrid Seperti Barcelona

Sebaiknya Liverpool Tidak Memperlakukan Atletico Madrid Seperti Barcelona

10 Maret 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

9 April 2026
Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026
Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026
Ciri Khas 3 Sate Ayam Ponorogo Dilihat dari Daerah Produksinya sate ayam madura

Sate Ponorogo, Sate Terbaik yang Pernah Ada. Sate Madura dan Sate Padang Minggir Dulu Sana ke Pojokan

9 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nekat ke Jakarta Hanya Modal Ambisi sebagai Musisi, Gagal dan Jadi “Gembel” hingga Bohongi Orang Tua di Kampung
  • Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta
  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.