Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Minum Kopi Hitam Panas setelah Makan Adalah Kebiasaan Paling Aneh yang Pernah Ada

Iqbal AR oleh Iqbal AR
16 September 2021
A A
Kebiasaan Minum Kopi Hitam Panas Setelah Makan Adalah Kebiasaan Paling Aneh Yang Pernah Ada terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Habis makan minum air putih dulu, jangan langsung embat kopi hitam panas, deh. Bikin kembung!

Indonesia adalah negara yang cukup terkenal dengan budaya makannya. Beda daerah pasti beda pula budaya makannya. Budaya makan yang dimaksud bukan hanya kebiasaan saat makan, melainkan kebiasaan yang kerap dilakukan sebelum dan sesudah makan. Mungkin tak banyak yang kita lakukan sebelum makan, tapi sesudah makan, ada banyak kebiasaan yang bisa kita lakukan. Merokok, makan camilan, duduk-duduk bersantai, atau sekadar melonggarkan sabuk, itulah kebiasaan kita. Beda orang beda, beda juga kebiasaannya.

Kebiasaan Aneh

Namun, ada satu kebiasaan setelah makan yang sebenarnya aneh dan cukup mengganggu bagi beberapa orang yang melihatnya. Kebiasaan tersebut adalah minum kopi hitam panas sesaat setelah makan. Bagi sebagian orang, mungkin ini terdengar biasa. Apalagi bagi bapak-bapak yang biasanya tidak pernah lepas dari kopi. Tapi, bagi sebagian orang lainnya, minum kopi hitam panas sesaat setelah makan itu malah merusak kenikmatan makanan yang baru saja dimakan.

Mungkin orang-orang yang terbiasa minum kopi hitam panas sesaat setelah makan terbawa kebiasaannya karena rokok. Maksudnya, rokok itu paling cocok dinikmati dengan kopi, dan setelah makan paling enak ya merokok. Makanya sering kita jumpai orang-orang yang habis makan langsung minum kopi panas sembari merokok. Coba saja tengok warung makan yang kebanyakan pelanggannya bapak-bapak. Mereka pasti akan memesan kopi hitam panas selain pesan makanan. Dan setelah selesai makan, kopi itu akan langsung disikat sembari tangannya memegang rokok.

Saat pertama melihat kebiasaan ini, saya heran bukan main. Kok ada orang yang bisa menikmati kopi hitam sesaat setelah mereka makan? Adalah teman saya yang pertama kali saya lihat melakukan kebiasaan ini. Saat itu kami sedang berada di warung lalapan, saya kaget ketika ia memesan kopi hitam sebagai minuman, padahal saya memesan es jeruk. Setelah sepiring lalapan kami habis, es jeruk langsung saya sikat, teman saya pun turut menyikat kopi hitamnya. Ketika saya tanya apakah enak minum kopi setelah makan, dengan entengnya dia menjawab, “Enak-enak aja, tuh.”

Mencoba yang Tak Biasa

Berbekal rasa heran itulah saya tertarik untuk mencobanya juga. Saya lupa tepatnya, apakah saat itu sedang berada di warung nasi goreng atau warung lalapan, saya putuskan untuk memesan kopi hitam panas sebagai minuman. Setelah melahap sepiring makanan, saya bersiap menikmati minuman yang telah saya pesan.

Ketika kopi hitam yang masih agak panas itu masuk ke mulut dan turun ke kerongkongan lalu ke perut, ada sensasi aneh di awal. Maksudnya, ini adalah kebiasaan baru bagi saya dan organ pencernaan saya. Biasanya setelah makan nasi selalu minum air putih atau es teh, lha ini kali pertama perut saya langsung dihantam dengan kopi hitam. Aneh, sebab tak ada sensasi kesegaran yang muncul. Alih-alih melancarkan dan melegakan, kopi hitam ini malah bikin perut terasa penuh. Benar saja, beberapa jam setelahnya, perut jadi kembung dan saya bolak-balik sendawa. Sudah gitu, rasa makanan yang baru saya makan juga langsung sirna gara-gara si kopi ini.

Setelah percobaan pertama tersebut, akhirnya saya memutuskan untuk tidak lagi melakukan kebiasaan aneh itu. Bukannya segar atau bikin lega, malah jadi “kelempoken” kalau kata orang Jawa. Yah, mungkin saya memang tidak cocok dengan kebiasaan ini. Kalau mau minum kopi setelah makan, setidaknya tunggu satu atau dua jam lah. Kalau tetap nekat minum kopi hitam setelah makan, ya siap-siap saja berhadapan dengan perut kembung dan sendawa terus-terusan.

Baca Juga:

4 Varian Rasa Nutrisari yang Gagal dan Bikin Pembeli Kapok

Kopi Saset Sering Dianggap Warga Kelas Bawah Dunia Perkopian, Para Pecinta Kopi Itu Terlalu Serius Menilai Lidah Orang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Januari 2026 oleh

Tags: cara makankopi hitamminuman
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Rekomendasi Berbagai Merek Teh dan Situasi yang Cocok untuk Menikmatinya terminal mojok.co

Rekomendasi Berbagai Merek Teh dan Situasi yang Cocok untuk Menikmatinya

19 April 2021
5 Menu Minuman Baru Starbucks yang Enak dan Murah Terminal Mojok

5 Menu Minuman Baru Starbucks yang Enak dan Murah

3 Juli 2022
7 Minuman Penjaga Stamina dari Penjuru Nusantara, Cocok Dinikmati di Musim Hujan Terminal Mojok

7 Minuman Penjaga Stamina dari Penjuru Nusantara, Cocok Dinikmati di Musim Hujan

14 Oktober 2022
3 Manfaat Kopi Hitam Bagi Kesehatan (Unsplash)

3 Manfaat Kopi Hitam Bagi Kesehatan yang Selama Ini Tidak Dipahami Banyak Orang

21 Desember 2023
Tips Memilih Collagen Drink biar Kulit Makin Cerah dan Uangmu Nggak Terbuang Sia-sia

Tips Memilih Collagen Drink biar Kulit Makin Cerah dan Uangmu Nggak Terbuang Sia-sia

25 Agustus 2023
Kalau Nggak Ada Teh Botol Sosro, Teh Pucuk Harum Adalah Juaranya terminal mojok.co

Kalau Nggak Ada Teh Botol Sosro, Teh Pucuk Harum Adalah Juaranya

18 Mei 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Merasa Lebih Dihargai daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” selama Bertahun-tahun Mojok.co

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

9 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Memang Penuh Cerita dan Keresahan, Makanya Dibicarakan Berulang-ulang dan Hampir Tanpa Jeda

10 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.