Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Migelas, Mi Instan Mungil yang Dicari kalau Kepepet Aja

Hendra Purnama oleh Hendra Purnama
11 November 2022
A A
Migelas, Mi Instan Mungil yang Dicari kalau Kepepet Aja

Migelas, Mi Instan Mungil yang Dicari kalau Kepepet Aja (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Migelas ada di sudut tak terlihat, tetap mengintai di tengah keributan

Banyak perdebatan di sosial media tentang jenis mi instan yang paling enak. Di Mojok, sudah berkali-kali artikel tentang mi instan diterbitkan. Entah perbandingan, nostalgia, rekomendasi, atau apa saja tentang makanan tersebut. Mojok memang benar-benar suara orang biasa.

ADVERTISEMENT

Di sudut yang tak terlihat, ada satu varian mi instan yang dilupakan banyak orang yaitu keberadaan Migelas. Sosoknya seolah terlupakan. Padahal mi dengan lima varian rasa ini juga memiliki basis penggemar tersendiri.

Di sini saya akan coba menguraikan mengapa Migelas layak untuk digemari, bahkan mungkin diletakkan di posisi puncak dari kasta-kasta mi instan yang ada di sekitar kita.

#1 Semangat anti-mainstream

Sikap anti-mainstream adalah perilaku yang berlawanan dengan perilaku standar yang ada di dunia nyata. Pilihan sikap seperti ini bisa karena bentuk pemberontakan, mencari perhatian, atau memang hadir sebagai sebuah dobrakan guna mengubah sistem yang stabil. Anti-mainstream sering juga jadi awal hadirnya sebuah revolusi. Dan Migelas mengusung semangat ini.

Di tengah seliweran iklan-iklan yang mengatakan bahwa mi harus disajikan di mangkuk, Migelas dengan berani bilang bahwa mi itu bisa disajikan di gelas. Ini bukan sekadar gerakan bubur diaduk dan tidak, ini benar-benar mengubah cara pandang orang pada konsep sebuah mi sebagai makanan. Antimainstream bangedh~

Jadi, cobalah lihat Migelas bukan hanya sebagai sebuah produk, tapi semangat revolusi. Niscaya kita akan lebih mudah jatuh cinta kepadanya.

#2 Harga adalah kunci

Migelas dijual dengan harga lebih murah. Kita pukul rata saja, jika mi instan lain dijual dengan harga 3000-an, Migelas sudah bisa didapat dengan harga warung 1000-an saja.

Baca Juga:

Tak Ada Mie Instan yang Tetap Enak Dimakan Mentah selain Mie Sedaap Goreng

Dosa Indomie Ayam Bawang: Nggak Ada Bawang Goreng sebagai Pelengkap

Bukankah ini memudahkan kaum mahasiswa, orang-orang pinggiran, dan mereka yang memang sedang tidak punya uang, tapi kebelet ingin makan mi? Dengan uang 1000-2000 rupiah saja, kita sudah bisa menikmati sajian mi yang menggoda selera. Sementara produk mi lain, mesti nabung dulu.

Bukankah risikonya, dengan ukuran sekecil itu, Migelas tidak mengenyangkan? Ya tentu saja. Kita tidak bisa mendapatkan segala hal di dunia ini. Tidak mengenyangkan adalah risiko. Namun kalau memang ingin kenyang, mungkin kita bisa masak Migelas sambil minta nasi ke tetangga. Mungkin itu lebih masuk akal. Perut kenyang, jalinan silaturahmi tetap terjaga.

ADVERTISEMENT

#3 Lebih instan dari segala jenis mi instan

Pernah dengar “Di dunia ini tidak ada yang instan, bahkan mi instan saja masih perlu proses memasaknya”?

Yes, saya setuju sekali dengan pepatah itu. Masalahnya, jika dibandingkan dengan mi-mi instan lain, Migelas ini jauh lebih instan lagi.

Jika mi lain masih perlu proses yang lumayan, setidaknya ada lima langkah lebih, untuk memasak Migelas cukup simpel. Taruh mi ke dalam gelas, kasih bumbu, tuangkan air. Wis, ngono tok.

Memang risikonya adalah kita tidak bisa menambahkan telur atau sayuran, tapi memang bukan itu yang sejak awal diusung oleh produsen Migelas. Kalau mau ribet-ribet ya silahkan pilih mi lain, Migelas tetap di jalurnya sendiri. Dengan konsep yang lebih instan dari mi instan konvensional, membuat Migelas cocok untuk jadi teman bekerja tanpa harus meninggalkan meja lama-lama. Tidak harus pergi ke dapur, berkutat dengan kompor selama bermenit-menit hanya untuk menikmati mi.

#4 Kuahnya enak diminum

Entah ada yang memperhatikan atau tidak, tapi Migelas adalah salah satu—jika tidak menyebut satu-satunya—produk mi yang kuahnya enak diminum. Entah apa yang dimasukkan produsen Migelas ke dalam campurannya, tapi kuah Migelas menyegarkan untuk dinikmati setelah minya habis.

Mungkin selama ini kita terjebak dalam perdebatan tentang apakah kuah mi itu berbahaya atau tidak untuk tubuh. Satu orang bilang ya, satu orang bilang tidak. Bahkan ada tren mengganti rebusan mi dengan air panas dari termos. Ah merepotkan sekali. Migelas tidak peduli dengan itu semua.

Pokoknya habiskan semua, mi dan kuahnya sekaligus! Saat secangkir Migelas habis, kuahnya masih hangat, dijamin tidak menyesal menghabiskannya hingga licin tandas. Bahkan ketika kuah mi lain terlihat keruh karena kandungan granula pati yang terlarut, kuah Migelas tetap tampak jernih dan menggoda.

Memang betul-betul jenis mi yang anti-mainstream.

ADVERTISEMENT

Saat tulisan ini dibuat, Indonesia sedang musim hujan. Nanti ketika hujan datang, mohon pertimbangkan untuk menikmati secangkir Migelas saat rintik air dan pelukan udara dingin. Rasakan badan jadi hangat serta penuh dengan semangat revolusi dari secangkir Migelas ini.

Penulis: Hendra Purnama
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Pop Mie Adalah Teman Perjalanan Jauh yang Hakiki

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 11 November 2022 oleh

Tags: Mi Instanmigelas
Hendra Purnama

Hendra Purnama

Penulis yang tidak idealis, penggemar tim sepakbola gurem, hobi bernafas dan menyikat gigi sendiri.

ArtikelTerkait

SuperMi Gobang, Kembalilah ke Dunia Fana Ini. Kami Merindukanmu! Mie Gobang mie goso mie gokar terminal mojok.co

SuperMi Gobang, Kembalilah ke Dunia Fana Ini. Kami Merindukanmu!

18 November 2020
5 Alasan Sepele Kenapa Saya Lebih Suka Migelas ketimbang Mie Instan Kemasan Biasa

5 Alasan Sepele Kenapa Saya Lebih Suka Migelas ketimbang Mie Instan Kemasan Biasa

20 Maret 2025
Indomie Cabe Ijo Langka padahal Salah Satu Mie Instan Terbaik

Indomie Cabe Ijo Langka padahal Salah Satu Mie Instan Terbaik

8 Agustus 2025

Indomie Goreng Soto dan Ayam Bawang: Dua Mi Instan Paling Nyeleneh yang Saya Temui

8 Mei 2021
Bihunku, Bihun Instan yang Sulit Disaingi

Bihunku, Bihun Instan yang Sulit Disaingi

19 Agustus 2025

Lemonilo Pedas Korea Jadi Semacam Penebusan Dosa Varian Rasa Sebelumnya

23 Mei 2021
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama Mojok.co

Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama

22 Agustus 2026
Hal-hal yang bisa dilakukan di Kopdes Merah Putih selain belanja Mojok.co

Hal-hal yang bisa dilakukan di Kopdes Merah Putih selain belanja

23 Agustus 2026
Gara-gara industri, matcha kini jadi overrated (Unsplash)

Matcha layak dicintai, hanya saja industri membuatnya jadi overrated

23 Agustus 2026
Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

22 Agustus 2026
Jadi warga Tegal bukan sekadar soal domisili, tapi ujian mental karena harus menelan kekalahan demi kekalahan Mojok.co

Saya pernah mengira Tegal kota yang sepi, ternyata saya salah besar

27 Agustus 2026
Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang Mojok.co

Modal 20 ribu rupiah, kamu bisa makan tiga kali sehari di Ngaglik, Jogjakarta

26 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.