Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Menunggu Penjelasan Ariel Heryanto yang Suka Upload Bunga di Media Sosial

Muhammad Kamarullah oleh Muhammad Kamarullah
21 Mei 2020
A A
ariel heryanto twitter facebook alasan suka upload foto bunga mojok.co

ariel heryanto twitter facebook alasan suka upload foto bunga mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Ariel Heryanto lebih akrab dipanggil Prof. Ariel, meskipun beliau pernah meminta, bahkan sampai menulis di bio Twitternya, untuk dipanggil “Ariel” saja. Di media sosial, beliau sering mempublikasikan dan mengomentari isu nasional. Namun, ada juga kebiasaannya yang lain, dan yang satu ini membuat saya penasaran, yakni kenapa beliau suka sekali meng-upload foto bunga. Saya tidak mengenal bunga apa saja yang di-upload Ariel, tetapi sepertinya macam-macam.

Sebenarnya apa tujuan Ariel meng-upload foto bunga ya? Jangan-jangan ada teori konspirasinya? Hahaha. Sebab, kalau diperhatikan, orang yang sering meng-upload bunga kalau bukan tukang jual bunga online ya penggemar bunga. Ariel tipe yang mana?

Saya hafal kebiasaan tersebut karena sering ngepoin medsos orang yang saya kagumi ini. Ariel kini adalah professor emeritus di Monash University, Australia. Sebelum pension tahun ini, beliau berposisi sebagai Herb Feith Professor untuk Studi Indonesia di universitas yang sama sejak 2017. Selain itu beliau juga memegang titel sebagai: guru besar di School of Culture, History and Language di Australian National University; Ketua Southeast Asian Studies Center, juga di ANU; dosen senior dan Ketua Program Indonesia di University of Melbourne; dosen senior di National University of Singapore; dan dosen Program Pascasarjana di Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga.

Aktivitas meng-upload bunga di Twitter menjadikan Ariel berbeda dengan prof-prof lainnya. Saya tidak tahu banyak, tetapi minimal Ariel berbeda dari Prof. Yudi Latif dalam hal upload-upload-an medsos. Berhubung Ariel sering mengulas bagaimana satu tindakan massal yang kontinyu ternyata mengandung makna politis-ideologis, saya jadi tertantang untuk menebak maksud unggahan bunga-bunga beliau. Adakah ini sekadar selingan, atau ada pesan tersirat yang sedang dikirimkan?

Hingga kemaren, ada sekitar empat upload-an bunga yang di media sosial Ariel. Masing-masing bunga memiliki caption berbeda-beda. Ada satu bunga mawar diberi caption “Nyaris sempurna”. Saya berusaha untuk mencari keterkaitan antara mawar itu dengan captionnya, tapi apalah daya, saya tidak kuat; buntu.

Nyaris sempurna pic.twitter.com/50HkCF1Vei

— Ariel Heryanto (@ariel_heryanto) May 20, 2020

Menariknya, di kolom komentar ada orang yang komentar begini, “Cantikkk,, tapi…tetap berduri.” Dan dibalas oleh Ariel dengan satu kata, “Wow”.

Haduh, saya makim bingung.

Baca Juga:

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

Drama Cina: Ending Gitu-gitu Aja, tapi Saya Nggak Pernah Skip Menontonnya

Bukan sembarang bunga yang di-upload Ariel. Semuanya (kalau tidak salah) bunga segar yang tidak dipetik. Mengapa tidak ada bunga yang sudah dipetik atau bunga layu? Mungkin memang ada pesannya, soalnya Ariel pernah memberi caption pada salah satu bunganya, “Tetap berseri di masa sulit,” lalu ada orang bertanya, “Kenapa bapak setiap posting bunga selalu yang segar?” Jawaban Ariel, “Biarlah yang layu dan rontok aku simpan untuk diri sendiri. Dan yang indah untuk dunia.”

tetap berseri di masa sulit pic.twitter.com/z1fGRs09yO

— Ariel Heryanto (@ariel_heryanto) May 20, 2020

Saya jadi kepikiran, jangan sampai meng-upload bunga adalah strategi Ariel untuk perdamaian dunia? Hahaha.

Perihal bunga-bungaan memang kadang ada cerita unik. Misalnya “diplomasi bunga” ala Sukarno. Tahun 1960, Sukarno mengajak pemimpin Korea Utara saat itu, Kim Il Sung, yang saat itu sedang di Indonesia untuk mengunjungi Kebun Raya Bogor. Saat berjalan-jalan Pak Kim tersendat karena kagum dengan jejeran bunga anggrek jenis Dendrobium yang bermekaran. Bung Karno lantas memberikan anggrek tersebut sebagai kado ulang tahun pemimpin Korut itu.

Anggrek yang diberikan bung ke pemimpin Korut itu pun diubah namanya menjadi “Kimilsungia” yang merupakan akronim nama Kim Il Sung dan Indonesia. Pemerintah Korut sangat bahagia tentunya dan bunga Kimilsungia menjadi bunga nasional negara Korea Utara itu. Negara tersebut sampai menggelar festival bunga Kimilsungia setiap tahunnya sebagai representasi penghargaan dan symbol hubungan baik Korut-Indonesia.

Lantas bagaimana dengan bunga-bunga yang di-upload Ariel Heryanto? Jika memiliki maksud tertentu, apalagi soal perdamaian dunia sungguh sangatlah mulia. Tetapi sampai detik ini, mungkin segenap fans Ariel masih belum tahu dan menunggu penjelasan sesungguhnya. Hahaha.

BACA JUGA Perkenalkan “Mandai” si Kulit Cempedak Favoritnya Orang Banjar dan tulisan Muhammad Kamarullah lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 Mei 2020 oleh

Tags: ariel heryantobungaMedia Sosial
Muhammad Kamarullah

Muhammad Kamarullah

Anak desa dari Banemo, Halmahera.

ArtikelTerkait

Quora Media Sosial Paling Nggak Toxic yang Pernah Saya Coba, Bikin Betah Mojok.co

Quora Media Sosial Paling Nggak Toxic yang Pernah Saya Coba, Bikin Betah

21 Mei 2025
20 Istilah yang Harus Diketahui KOL Specialist

20 Istilah yang Harus Diketahui KOL Specialist

22 September 2023
Tips agar Media Sosial Organisasimu Nggak Norak! Terminal mojok

Tips agar Media Sosial Organisasimu Nggak Norak!

2 Februari 2021
eskapisme

Eskapisme Media Sosial Membumbui Penyimpangan Era Digital

28 Juli 2019
Netizen Twitter Adalah Antagonis Paling Kejam dan Fakta-fakta Lainnya Kenapa Becandaan di Twitter Nggak Laku Dibawa ke Facebook?

Netizen Twitter: Antagonis Paling Kejam dan Fakta Lainnya

15 Mei 2020
cyberbullying, kasus bullying

Banalitas Menonton Video Cyberbullying: Kita Semua Berpotensi Jadi ‘Bully’

26 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Panduan Mengenali Bakso Malang yang Asli dari Kera Ngalam, biar Kalian Nggak Kena Tipu

Susahnya Jadi Arek Malang di Jakarta: Berniat Mengobati Homesick Lewat Bakso Malang, eh yang Jual Malah Orang Tasik

4 Juni 2026
Desa Telagamurni Bekasi Punya Semua Hal yang Dibutuhkan Warga kecuali yang Paling Penting, Kenyamanan Mojok.co

Desa Telagamurni Bekasi Punya Semua Hal yang Dibutuhkan Warga kecuali yang Paling Penting, Kenyamanan

5 Juni 2026
Lampung Bukan Tempat Merantau untuk Orang Lemah

Lampung Itu Nama Provinsi, Bukan Nama Kota. Pas SD Pernah Belajar IPS Nggak sih?

8 Juni 2026
Selempang Cum Laude untuk Wisuda: Penting, tapi Tidak Sepenting Itu biaya wisuda, malang, kampus di malang

Dulu Wisuda Milik Sarjana, Kini Dirayakan di Setiap Jenjang, dan Itu Tak Masalah, tapi Ada yang Lebih Penting

8 Juni 2026
Derita Di Balik Keindahan Brown Canyon Semarang: Kisah Warga yang Harus Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang Mojok.co

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Brown Canyon Semarang, Warga (Terpaksa) Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang

4 Juni 2026
Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Suzuki Burgman 150 Terbaru yang Rilis di Kolombia Jadi Bukti Bahwa Suzuki Makin Persetan dengan Penjualan dan Tampilan. Desainnya Jelek Banget!

5 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.