Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Menu Warmindo Jogja yang Saya Harap Ada di Warmindo Jakarta

Kenia Intan oleh Kenia Intan
11 September 2024
A A
5 Menu Warmindo Jogja yang Saya Harap Ada di Warmindo Jakarta Mojok.co burjo angkringan

5 Menu Warmindo Jogja yang Saya Harap Ada di Warmindo Jakarta (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada banyak kekagetan yang saya alami ketika merantau dari Jogja ke Jakarta. Salah satunya, menu warmindo Jogja dan Jakarta ternyata banyak yang berbeda. Jangankan menu, penyebutan tempat makan yang banyak dikelola oleh warga Kuningan, Jawa Barat pun berbeda. Di Jogja, tempat makan yang menyajikan berbagai olahan mi instan itu lebih sering disebut burjo atau burjonan. Sementara di Ibu Kota, tempat makan semacam ini lebih dikenal dengan sebutan Warmindo. 

Selain nama, menu warmindo di Jogja ternyata jauh lebih lengkap dibandingkan warmindo Jakarta. Apalagi kalau dibandingkan dengan warmindo-warmindo besar di Jogja seperti Andeska. Saya jamin warmindo mana pun di Jakarta kalah telak. 

Ternyata kekagetan ini tidak saya rasakan sendiri. Beberapa teman yang merantau dari Jogja ke Jakarta juga merasakan perbedaan ini. Kami sering berandai-andai menu-menu warmindo Jogja dihadirkan ke warmindo Jakarta. Pasti perut anak kos ini lebih terpuaskan.  

#1 Warmindo Jogja menyediakan makanan rumahan

Seingat saya, warmindo Jakarta hanya menyediakan menu dengan bahan dasar mi instan. Aneka inovasi hanya terjadi pada topping atau isiannya. Misal, mi instan dengan kornet, telur, atau sayur. 

Sementara di Jogja, menunya jauh lebih beragam. Kalian bisa menemukan nasi dengan berbagai pilihan lauk dan sayur di burjonan. Mirip seperti warteg, tapi pilihannya lebih terbatas. 

Berbagai pilihan menu itu sangat menolong kalau ingin makan-makanan yang lebih bergizi dengan harga yang terjangkau. Asal tahu saja, satu kali makan nasi dengan berbagai lauk pauk itu harganya tidak jauh berbeda dengan satu porsi olahan mi instan kok. 

#2 Nasi telur sarden

Sementara saya kangen dengan warmindo dengan menu rumahan, kawan saya lebih kangen pada nasi telur plus sarden dari burjonan Jogja. Menu yang satu ini selain murah meriah, sangat cocok di sebagian besar lidah anka kos. Hitung-hitung,menu ini bisa menjadi alternatif kalau bosan makan mi terus. 

#3 Bubur kacang ijo

Teman saya juga kangen dengan menu bubur kacang ijo. Menu yang satu ini memang jarang ditemui di warmindo Jakarta. Jangankan di Jakarta, di warmindo atau burjonan Jogja saja sudah mulai jarang. Agak aneh memang namanya burjo, tapi nggak jual burjo. 

Baca Juga:

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Mojok pernah menelusuri kenapa burjonan Jogja mulai jarang menjual bubur kacang ijo. Salah satu alasannya, para mahasiswa, pasar utama burjonan Jogja, kurang menyukai menu ini. Mahasiswa yang biasanya memiliki uang saku terbatas cenderung memilih menu yang murah sekaligus mengenyangkan. Bubur kacang ijo sebenarnya cukup ramah di kantong, tapi kurang memuaskan di perut.  

#4 Magelangan

Di warmindo Jogja, magelangan menu yang begitu mudah ditemukan. Hampir setiap warmindo ada menu yang satu ini. Nggak harus ke warmindo besar yang punya nama, burjo kecil-kecilan banyak yang menjual menu yang satu ini. 

Sayangnya, di warmindo Jakarta, menu magelangan sangat jarang ditemukan. Padahal bagi saya, magelangan semacam alternatif kalau ingin nasi dan mie sekaligus. Asal tahu saja, magelangan adalah panganan dengan bahan dasar mie dan nasi ditambah dengan berbagai bumbu. Seperti namanya, makanan ini berasal dari Magelang, Jawa Tengah. 

#5 Berbagai cemilan ala kafe

Di beberapa warmindo Jogja, terutama yang berukuran besar seperti Andeska, menyediakan berbagai macam pilihan camilan. Saya bisa bilang, jenis camilan yang dijajakan mirip dengan menu di kafe-kafe. Mulai dari gorengan, roti bakar, sosis bakar, hingga kentang goreng. 

Camilan yang lengkap dan murah meriah semacam ini jarang saya temui di warmindo Jakarta. Sejauh ini saya hanya menemukan cemilan berupa gorengan dan roti bakar saja di warmindo-warmindo Jakarta

Di atas beberapa menu burjonan Jogja yang saya harap ada di warmindo Jakarta. Menu warmindo pasti menyesuaikan selera pasarnya. Tapi saya yakin, kalau menu-menu di atas juga tersedia di warmindo ibu kota, pasti akan laris.  

Penulis: Kenia Intan
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menjalankan Bisnis Warmindo, Bisnis Paling Seksi dan Aman!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 September 2024 oleh

Tags: JakartaJogjawarmindowarmindo jakartawarmindo jogja
Kenia Intan

Kenia Intan

ArtikelTerkait

Malang Selevel Jakarta, Sama dengan Bencana (Unsplash)

Bencana yang akan Terjadi jika Malang Dipaksa Menjadi “Selevel” dengan Jakarta

7 Januari 2024
4 Hal yang Perlu Diketahui sebelum Menyekolahkan Anak di Sanggar Anak Alam (SALAM) Jogja

4 Hal yang Perlu Diketahui sebelum Menyekolahkan Anak di Sanggar Anak Alam (SALAM) Jogja

22 Desember 2023
Hidup di Bogor Itu Nggak Seindah yang Ada di Bayanganmu, Udah Panas, Macet, Chaos! jakarta

Bogor, Daerah Penyangga Paling Tanggung untuk Ditinggali di Jabodetabek

1 Mei 2025
5 Culture Shock Orang Jogja Datang Kondangan di Tegal. Ada Welcome Drink seperti di Hotel-hotel Mojok.co

Culture Shock Orang Jogja Datang Kondangan di Tegal. Ada Welcome Drink seperti di Hotel-hotel

16 Desember 2023
Payung Teduh Masih Tetap Teduh Didengar Meski Ditinggal Mas Is terminal mojok.co

Rekomendasi Musik untuk Menyambut Musim Hujan di Jakarta

16 November 2020
3 Tips untuk Wisatawan Jogja biar Mudah Pahami Jalanan Jogja terminal mojok.co

4 Tips untuk Wisatawan Jogja biar Mudah Pahami Jalanan Jogja

22 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup
  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 
  • Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa
  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.