Menelaah Karakter Anak Kos dari Cara Memperlakukan Pintu Kamar – Terminal Mojok

Menelaah Karakter Anak Kos dari Cara Memperlakukan Pintu Kamar

Artikel

Avatar

Pintu kamar kos menjadi hal yang sangat tidak penting untuk diperhatikan, tapi hal tersebut tidak berlaku pada anak kos yang observatif. Orang yang observatif cenderung tidak tenang dan kepikiran jika rasa penasarannya tidak terobati dalam hal sekecil apa pun. Pintu kamar kos punya daya tarik untuk diperhatikan.

Pintu kamar kos mendatangkan kepuasan tersendiri, terlebih bagi anak kos yang suka melihat berbagai macam orang yang keluar masuk kamar kosan. Menariknya, pintu kamar kos dapat menggambarkan sedikit karakter dari si penghuni kamar. Oleh karena itu, hati saya bergejolak untuk menelaah karakter anak kos dari cara dia memperlakukan pintu kamarnya.

#1 Pintu tertutup rapat

Kamar yang sering tertutup cenderung menunjukkan penghuninya sebagai orang yang kuat. Kuat dalam kesunyian, maksud saya. Hehehe. Anak kos dengan pintu tertutup cenderung introvert walau nggak semua begitu.

Dalam ilmu psikologi, jika seorang introvert memaksakan diri bersosialisasi, maka energinya akan berkurang lantaran ada ketidakseimbangan emosi dengan apa yang ia lakukan. Akan tetapi, nggak ada yang salah dengan orang seperti itu, bahkan anak kos dengan tipe seperti ini dapat menjadi pendengar yang baik jika ketemu dengan orang yang cocok.

#2 Pintu terbuka lebar

Kamar yang terbuka lebar cenderung memperlihatkan sosok pribadi yang menyenangkan, karena suka keluar masuk kamar mencari energi dengan bersosialisasi. Biasanya, anak kos yang kamarnya terbuka punya banyak stok penunjang kehidupan alias makanan untuk menarik perhatian anak kos lainya agar bisa cangkruk karo ngopi bareng.

Baca Juga:  Negosiasi dengan Calon Kepala Desa Waktu Sosialisasi Visi dan Misi

Tipe orang seperti ini memiliki banyak teman akrab di kosan dan sering ditemukan pada orang Jawa yang memiliki prinsip “sek penting guyup lan srawung timbang rabimu suwung.”

#3 Pintu terbuka setengah

Kamar dengan pintu terbuka setengah biasanya menunjukkan pribadi yang cenderung nggak menentu. Melihat bukaan pintu yang berada di tengah, dapat mengindikasikan pribadi ambivert yang kadang ramai, kadang silent mode. Hal tersebut membuat tetangga kos lain menjadi ragu untuk ndolani karena nggak tahu dia dalam kondisi seperti apa saat ini. Tipe anak kos seperti ini jarang ditemukan, kecuali di kamar kos pasutri yang sudah punya anak karena sibuk dengan keluarga dan terkadang butuh srawung juga.

#4 Menutup pintu dengan keras

Sesuai dengan cara menutup pintu, anak kos tipe seperti ini cenderung lebih nggak beraturan. Tipe yang kurang mempertimbangkan dampak kondisi emosi penghuni lain dari kelakuannya. Biasanya tipe ini jarang diajak ngopi sama tetangga kamar. Dia juga biasanya jadi penguasa satu kosan, selain karena penghuni lama dan sudah merasa seperti kosannya dewe, dia juga suka memakai barang anak kos lain seperti sandal atau sepatu pas butuh.

#5 Menutup pintu dengan hati-hati

Tipe seperti ini biasanya merupakan pribadi yang hangat, karena dari cara menutup pintu saja menunjukkan rasa sungkan mengganggu ketenangan batin tetangga kamar lain. Tipe seperti ini biasanya banyak dicari anak kos karena kesantunannya yang nggak ugal-ugalan. Dari caranya memperlakukan pintu, menunjukkan ia pribadi yang asyik diajak ngopi bareng.

Baca Juga:  Sahur: Penyebab Kegalauan Hakiki Anak Kos di Bulan Ramadan

#6 Pintu terbuka dan nggak pernah dikunci

Tipe anak kos seperti ini biasanya bodo amat dengan kehidupan di kosan. Tipe seperti ini biasanya banyak ditemukan dalam diri mas-mas yang sudah bekerja dan nggak punya barang terlalu banyak di dalam kamar. Selain itu, mas-mas ini jarang berada di kos dan lebih sering ngopi di luar dengan teman kantor. Walau kadang nggak kenal, tipe satu ini sering menitipkan kamarnya untuk dijaga padahal nggak ada barang berharga selain tumpukan pakaian dan seperangkat alat mandi.

#7 Pintu yang banyak paku cantelan

Tipe terakhir ini cenderung kurang rajin dan kemproh. Gimana nggak gitu wong pakaian yang sering dipakai hanya dicantelin di balik pintu kamar. Banyaknya cantelan baju sering membuat kamarnya jadi kurang nyaman untuk dikunjungi. Selain karena pemandangan kamarnya yang sudah pasti semrawut, bakal tercium aroma khas yang kurang sedap. Tipe anak kos seperti ini biasanya jarang dikunjungi tetangga kamar, tapi kok ya dia kuat berlama-lama di dalam kamar, ya?

Keberagaman penghuni kos menjadikan suasana rumah kos serasa rumah sendiri dengan tipe-tipe penghuninya yang beragam dan nggak mboseni. Nah, kalau tetangga kamar kosmu tipe yang kayak gimana?

BACA JUGA Kipas Angin Jepit Adalah Jenis Kipas Terbaik bagi Anak Kos Pemalas dan Menengah Bawah Seperti Saya.

Baca Juga:  Ambyarnya Bahasa Jawa si Anak Pendatang Berakhir Dicap Tidak Sopan
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.
---
9


Komentar

Comments are closed.