Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Menebak Karakter Seseorang dari Cara Mereka Makan Biskuit Oreo

Vivi Wasriani oleh Vivi Wasriani
7 Desember 2020
A A
Menebak Karakter Seseorang dari Cara Mereka Makan Biskuit Oreo terminal mojok.co

Menebak Karakter Seseorang dari Cara Mereka Makan Biskuit Oreo terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Biskuit hitam yang satu ini memang punya rasa yang enak. Di antara biskuit lain, Oreo yang identik dengan biskuit hitam dan krim putih di tengahnya, adalah biskuit kedua yang paling saya. Hingga saat ini, Oreo masih terus berinovasi dengan berbagai olahan rasa yang variatif bahkan menciptakan jenis sandwich yang beda. Nah, di bawah ini saya berusaha menebak karakter seseorang berdasarkan cara mereka makan Oreo.

#1 Makan biskuitnya doang

Perdebatan kubu bubur diaduk atau nggak lebih baik disudahi saja. Bakal lebih seru kalau sekarang mendebatkan kubu makan Oreo biskuit atau krimnya saja. Orang yang makan biskuitnya doang pasti adalah orang yang nggak suka makanan yang terlalu manis, saya contohnya. Lagi pula, cita rasa biskuit Oreo emang unik daripada biskuit lainnya. Dan menurut saya, esensi dari merek Oreo itu memang ada di biskuitnya, bukan krimnya. Bukankah begitu?

#2 Makan krimnya doang

Saya nggak habis pikir sama orang yang nggak suka biskuitnya, tapi lebih suka krimnya. Ada orang yang saya temui, malah nggak doyan sama sekali dengan biskuitnya. Padahal, esensi Oreo itu ada di biskuitnya. Kok, dia malah makan krimnya, doang? Kemungkinan, orang yang suka makan krimnya doang adalah pecinta manisan dan tahan sama serangan manis yang bikin enek di lambung.

Selain kecintaannya dengan makanan manis, orang begini juga kuat karena nggak merasa enek sama sekali ketika makan makanan manis. Panjang umur, pecinta manis! Tapi, hati-hati diabetes, yak!

#3 Mode sandwich

Orang yang makan Oreo langsung “hap” alias menganggapnya seperti sandwich, patut diacungi jempol. Pasalnya, orang yang makan Oreo dengan mode sandwich, berarti ia menghargai pencipta biskuit tersebut. Dia sadar bahwa menciptakan sesuatu itu nggak mudah. Ia tahu bahwa butuh proses yang panjang supaya kombinasi dan perpanduan dari biskuit dan krim yang ada di Oreo ini menemukan titik yang paling pas. Oleh karena itu, ia mengikuti saja fitrah dari biskuit tersebut sesuai bentuk yang tersaji. Baginya, itu adalah cara terbaik untuk menikmati biskuit ini. Selain itu, orang yang begini juga memiliki sifat toleran tinggi, nggak pilih-pilih soal makanan, dan simpel. Makanan apa saja yang ada di hadapannya nggak bakal jadi masalah asal belum kedaluwarsa atau basi. Ya, sungguh menyenangkan kalau punya teman yang seperti ini.

#4 Berbagai kreasi olahan Oreo

Orang yang makan biskuit ini dengan harus dibuat kreasi makanan lain dulu adalah orang yang kreatif. Kalau orang biasa, pasti tinggal buka bungkus, lahap, dan selesai. Beda cerita jika ia adalah orang kreatif. Mereka bakal membuat sesuatu yang berbeda, tapi nggak menghilangkan cita rasa Oreo itu sendiri. Misalnya, mereka mengubah bentuk Oreo itu jadi es krim, brownis, choco lava, pudding, dessert box, dan sebagainya.

Selain kreatif, daya juang dan jiwa eksperimen mereka juga tinggi. Sepengalaman saya, bikin kreasi olahan Oreo itu ribet. Kalau masih newbie, yang ada malah gagal doang..Selain itu, mereka yang suka bikin kreasi dari biskuit ini adalah orang-orang yang mencintai keribetan. Sungguh, manusia langka yang ada di bumi ini, di mana lebih banyak orang malah suka yang simpel-simpel aja.

#5 Red velvet alias OreoXSupreme versi low budget

Sebenarnya, orang yang begini sungguh memprihatinkan. Penginnya sih, beli OreoXSupreme yang harganya ratusan ribu dengan biskuit warna merah yang mencolok itu. Akan tetapi, karena nggak punya cuan, ya udah Oreo Red Velvet yang harganya sekitar Rp9.000-an per bungkus itu, juga nggak apa-apa, lah. Toh, sama-sama merah warnanya.

Baca Juga:

5 Rekomendasi Kue Kaleng yang Isinya Penuh, Nggak Bikin Sakit Hati!

5 Karakter Drama Korea dengan Positive Vibes dan Layak Dapat Julukan Si Pembawa Kebahagiaan

Jadi, gimana caramu makan Oreo? Apa betul karaktermu seperti yang saya sebutkan di atas?

BACA JUGA Wafer Tango, Nissin, Nabati, Selamat, dan Loacker: Mana yang Paling Pas dengan Seleramu? dan tulisan Vivi Wasriani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 Desember 2020 oleh

Tags: biskuitkarakterOreo
Vivi Wasriani

Vivi Wasriani

Hobi bernapas dan suka makan.

ArtikelTerkait

4 Biskuit Dupe Oreo yang Bisa Dijumpai di Swalayan Terminal Mojok

4 Biskuit Dupe Oreo yang Bisa Dijumpai di Swalayan

8 Desember 2022
5 Karakter Drama Korea dengan Positive Vibes dan Layak Dapat Julukan Si Pembawa Kebahagiaan

5 Karakter Drama Korea dengan Positive Vibes dan Layak Dapat Julukan Si Pembawa Kebahagiaan

21 Maret 2024
pembaruan update iphone fitur baru ios 14 mojok.co

4 Karakter Orang yang Nggak Cocok Pakai iPhone

13 Agustus 2021
Rekomendasi Kue Kaleng yang Isinya Nggak Bikin Sakit Hati. Beneran Penuh, Cuy!

5 Rekomendasi Kue Kaleng yang Isinya Penuh, Nggak Bikin Sakit Hati!

26 Maret 2025
6 Camilan Kurang Terkenal di Minimarket yang Layak untuk Dicoba Terminal Mojok

6 Camilan Kurang Terkenal di Minimarket yang Layak untuk Dicoba

27 Oktober 2022
Betapa Miripnya Karakter dalam Drakor Our Blues dengan Warga Bantul Terminal Mojok

Betapa Miripnya para Karakter dalam Drakor Our Blues dengan Warga Bantul

2 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup
  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 
  • Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.