Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

5 Karakter dalam All of Us Are Dead yang Lebih Jadi Beban Ketimbang Onjo

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
7 Februari 2022
A A
5 Karakter dalam All of Us Are Dead yang Lebih Jadi Beban Ketimbang Onjo Terminal Mojok

5 Karakter dalam All of Us Are Dead yang Lebih Jadi Beban Ketimbang Onjo (Instagram Netflix Korea)

Share on FacebookShare on Twitter

Serial orisinal Netflix, All of Us Are Dead, merebut atensi publik. Serial yang diangkat dari Webtoon berjudul Jigeum Uri Hakgyoneun ini mengisahkan wabah zombi yang menyerbu SMA Hyosan dan meluas hingga ke seluruh kota.

Penonton yang menyaksikan All of Us Are Dead ini sangat riuh mencuit di Twitter. Mereka membagikan kesan-kesan saat menonton serial yang berjumlah dua belas episode itu. Beberapa saat lalu, nama Onjo bahkan trending di Twitter. Banyak sekali twit yang menyudutkan Onjo dengan menyebut bahwa dia adalah salah satu karakter yang membebani tokoh-tokoh lain. Mereka menyalahkan sikap Onjo yang terlalu menye-menye dan nggak bergerak cepat dalam menghindari para zombi.

Sepanjang menonton All of Us Are Dead, Onjo nggak tergolong beban, menurut saya. Onjo memang tampak nggak sat-set sat-set dan cenderung klemar-klemer, tapi nggak bijak jika menyimpulkan bahwa dia sebeban itu hanya dari dua karakteristik. Dia berhak untuk bersedih dan terpuruk setelah sahabatnya, I Sak, berubah menjadi zombi dan nggak segera pergi ketika ayahnya mengorbankan diri dimakan zombi biar Onjo dan kawan-kawan bisa kabur. Memang benar kata Cheong San, siapa pun kehilangan sahabat di masa krisis itu.

Sebagai seorang putri dari petugas penyelamatan darurat, Onjo tahu dan paham dasar-dasar penyelamatan diri dan cara bertahan hidup. Tanpa Onjo yang spontan menyemprotkan alat pemadam api ke zombi, Cheong San nggak akan selamat dan sudah jadi zombi sejak awal. Onjo juga yang menginisiasi untuk memisahkan tempat tidur dan toilet ketika mereka terjebak di ruang siaran. Setiap Kim Ji Min, Choi Namra, dan Seo Hyo Ryung bersedih, Onjo juga selalu menghibur mereka.

Saya rasa, penonton yang membenci Onjo ini lupa bahwa ada tokoh-tokoh lain yang jauh lebih beban. Lima karakter dalam All of Us Are Dead di bawah ini lebih pantas dikata-katain daripada Onjo.

#1 Lee Na Yeon

Si jaket pink ini sejak awal episode sudah bikin kesal. Na Yeon ini hiperbola banget ketika Gyeong Su duduk di mejanya. Ketika zombi mulai menyerang sekolah, Na Yeon juga bikin jengkel dengan berteriak-teriak menyuruh orang lain untuk bertindak sementara dia nggak melakukan apa pun. Dia menyuruh Gyeong Su menjaga pintu dan mendesak Cheong San serta Su Hyeok untuk mengusir zombi.

Selain itu, di saat krisis pun Na Yeon masih sempat-sempatnya menghina status sosial ekonomi Gyeong Su. Na Yeon juga melanggar janjinya untuk meminta maaf pada Gyeong Su. Alih-alih minta maaf, Na Yeon malah membuat perkara dengan membuat Gyeong Su jadi zombi dengan tujuan agar asumsinya bahwa Gyeong Su sudah terinfeksi terbukti.

#2 Kim Ji Min

Ji Min ini cukup menjadi beban karena sering mencurigai temannya sendiri. Selain itu, ketika ada satu hal yang membuat dirinya nggak sreg, Ji Min pasti akan mengeluh. Ji Min pun sering banget menentang keputusan teman-temannya. Padahal ketetapan ini diambil demi kebaikan bersama, tapi Ji Min dengan wajah menyebalkannya akan langsung bilang, “Aku nggak mau.”

Baca Juga:

Status Alumni UI Tak Membebani Saya, Nama Besar Kampus Adalah Kenikmatan, Bukan Tekanan!

Balasan terhadap Tulisan Jelek Soal Mahasiswa KKN yang Katanya Berlagak Pahlawan: Mahasiswa KKN Mana yang Menyakitimu, Bung?

Teman-teman Ji Min ini selalu mendahulukan Ji Min dalam banyak situasi. Tapi Ji Min membalas perlakuan baik itu dengan meninggalkan teman yang selalu menggandeng tangannya, Seo Hyo Ryeong, ketika nyaris digigit zombi. Ya, mungkin itulah penyebab Ji Min pada akhirnya terkena karma dengan tersesat dan menjadi santapan zombi.

#3 Yoon Gwi Nam

Selain menjadi beban, Gwi Nam ini juga merupakan sampah masyarakat. Sebelum terjadi wabah zombi, Gwi Nam ini menjadi perundung, preman, dan siswa yang nggak taat aturan. Tindakan yang membuat orang lain menjadi tertekan dan tersakiti itu dia lakukan untuk kesenangan semata.

Ketika zombie mulai menyerang sekolah, Gwi Nam malah melempar sesama siswa yang sedang berlindung di bawah meja ke arah zombi dan menjadikan staf pantry yang hendak menyelamatkannya sebagai tameng. Dia juga masih sempat mengancam kepala sekolah dan gegayaan membunuhnya. Dan lebih ngeselinnya lagi, Gwi Nam ini nggak mati-mati karena dia sudah menjadi manusia setengah zombi. Hadeeeh.

#4 Kim Cheol Su

Karakter si cowok yang juga di-bully oleh Gwi Nam and the gang ini punya sifat nggak jujur. Si beban ini nggak jujur ke Eun Ji, siswi lain yang dirundung oleh Gwi Nam, bahwa video tak senonohnya akan disebarkan lewat media sosial. Cheol Su juga nggak jujur ke tentara penyelamat bahwa ada suara gedoran pintu yang bisa jadi itu kawan-kawannya yang masih selamat.

Cheol Su ini memang pengecut dan pecundang. Dia mengaku suka pada Eun Ji dan mau melindunginya tapi dia sendiri pula yang membiarkan Eun Ji “bunuh diri” dengan turun dari atap untuk mencari handphone di ruang guru.

#5 Jin Seon Mu

Sosok tentara ini memang terlihat heroik, pada awalnya. Jin Seon Mu sempat memiliki rencana untuk menyelamatkan Cheong San dan murid lain yang tersisa, namun membatalkannya. Bahkan, dia memerintahkan prajuritnya untuk membunuh mereka.

Di akhir pula, Jin Seon Mu menjadi beban bagi bawahannya, Choi Sung Won, untuk menggantikannya memimpin operasi. Dia mengatakan butuh tidur karena sudah terjaga terlalu lama. Di ruangannya, dia merekam video permintaan maaf karena sudah memutuskan untuk mengebom Kota Hyosan atas inisiasi sendiri. Sang perwira militer ini juga mengatakan akan bertanggung jawab. Tapi yang ada, dia justru bunuh diri dengan menembak kepalanya sendiri. Ini mah namanya lari dari tanggung jawab, Bang.

Itulah lima karakter yang lebih pantas disebut sebagai beban. Kalau dibandingkan dengan Onjo, tentu Onjo unggul sangat jauh. Sudah baik hati, perhatian, punya skill untuk bertahan hidup, dan nggak dikit-dikit misuh, Nam Onjo best girl!

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Februari 2022 oleh

Tags: All of Us Are Deadbebankarakter
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

6 Karakter Alpha Female dalam Drama Korea, Inspiratif Terminal Mojok

6 Karakter Alpha Female dalam Drama Korea, Inspiratif!

17 November 2022
5 Karakter Wanita Antagonis dalam Drama Korea yang Paling Ngeselin Terminal Mojok

5 Karakter Wanita Antagonis dalam Drama Korea yang Paling Ngeselin

27 Juni 2022
Derita Petugas KPPS: Boro-boro Mikir Pajero, Bisa Sehat Saja Sudah Mukjizat

Derita Petugas KPPS: Boro-boro Mikir Pajero, Bisa Sehat Saja Sudah Mukjizat

7 Februari 2024
3 Tokoh All Of Us Are Dead yang Seharusnya Tetap Hidup Sampai Akhir Terminal mojok

3 Tokoh All Of Us Are Dead yang Seharusnya Tetap Hidup Sampai Akhir

5 Februari 2022
Kembalikan Fizi Upin Ipin yang Dulu demi Konten yang Lebih Mendidik Terminal Mojok

Kembalikan Fizi “Upin Ipin” yang Dulu demi Konten yang Lebih Mendidik

6 Oktober 2022
Lee Hwi The King’s Affection, Sosok Paling Malang Sejagat Drakor terminal mojok

Lee Hwi The King’s Affection, Sosok Paling Malang Sejagat Drakor

28 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

18 Mei 2026
Wahai BKN dan Panitia CPNS, Percuma Ada Masa Sanggah CPNS kalau Tidak Transparan! soal TWK daftar cpns pppk pns cat asn

Terima Kasih untuk Siapa pun yang Mencetuskan dan Melaksanakan Ide CAT CPNS, Tes yang Tak Pandang Bulu, Tak Pandang Siapa Dirimu

13 Mei 2026
Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama Mojok.co

Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama

14 Mei 2026
Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau Mojok.co

Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau

16 Mei 2026
Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah Mojok.co

Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah

17 Mei 2026
Saya Memilih Pindah dari Indonesia dan Hidup di Jepang, Salah Satunya karena Kepastian Hidup yang Lebih Jelas

Saya Memilih Pindah dari Indonesia dan Hidup di Jepang, Salah Satunya karena Kepastian Hidup yang Lebih Jelas

19 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.