Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Menebak Karakter Orang Berdasarkan Genre Game Favorit Mereka

Firdaus Al Faqi oleh Firdaus Al Faqi
11 Juni 2020
A A
blokir gim voucher game online mending rakit pc steam dark souls III genre game menebak kepribadian dota 2 steam esports fall guys mojok

steam dark souls III genre game menebak kepribadian dota 2 steam esports fall guys mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Game untuk saat ini bukan hanya dijadikan sarana refreshing atau menyegarkan otak dari pikiran-pikiran jenuh akibat nggak tahu mau ngapain. Telah banyak kita saksikan bahwa game bisa jadi sarana untuk cari cuan. Berbekal skill yang mumpuni, punya tim, ikut turnamen, terkenal, dan kemudian sering-sering bikin live stream yang dibarengi teriak-teriak serta iming-iming giveaway, bermiliar-miliar pendapatan bisa dengan mudah didapatkan.

Tapi itu hanya salah dua “fungsi” bermain game. Salah tiganya, selain game dijadikan sarana refreshing dan cari uang, game juga bisa dijadikan alat untuk menebak karakter seseorang. Gimana caranya? Untuk mengetahuinya, yang harus dilakukan adalah dengan mengetahui genre game favoritnya.

Kok bisa? Begini. Manusia, dalam melakukan segala sesuatu harus “match” dengan dirinya. Misalnya dalam hal pakai baju. Saya yang punya badan agak besar ini, nggak bakal cocok jika memakai baju slim-fit. Bakal gampang keringetan dan kelebihan lipatan tubuh yang nggak proporsional juga bakal kelihatan. Kalau sudah begini, akhirnya saya harus cari baju yang agak lebar biar bisa napas dan juga nyaman ketika berkegiatan.

Sama halnya dengan game. Biar nyaman dan betah bermain, game juga harus “match” dengan diri gamersnya. Kalau yang agak barbar, nggak sabaran, dan penginnya teriak-teriak, nggak bakal betah main game bergenre strategi atau pendidikan. Kalau yang kalem, serius, dan perfeksionis, nggak bakal betah main game bergenre puzzle. Biar nggak terlalu panjang, langsung saja ke hasil observasi sederhana yang saya lakukan.

Genre game #1 First person shooter (FPS)

Game FPS ini biasanya dinisbahkan pada game tembak-tembakan yang menggunakan sudut pandang orang pertama. Pada saat bermain, kita akan diposisikan sebagai penembak secara sesungguhnya. Contoh gamenya, antara lain Point Blank, Counter Strike, Call of Duty, dan sebagainya. Dalam bermain game ini, kita diharuskan untuk menyerang lawan dengan senjata hingga tumbang.

Orang yang genre game favoritnya adalah FPS, biasanya punya karakter serius dan fokus. Pemain dituntut untuk mengarahkan aim tembakan tepat ke jidat atau ke badan musuh agar bisa cepat menang. Nah, kalau karakter orangnya nggak serius dan nggak fokus, tembakan bisa meleset dan artinya ada kemungkinan jidatnya sendiri atau jidat teman-temannya yang kena oleh musuh. Selain itu, biasanya orang yang suka genre ini biasanya sangat protektif agar ketika main game tidak mudah tertembak.

Genre game #2 Simulasi

Genre game ini hadir dengan konsep mirip kenyataan. Semua faktor dalam game dibuat semirip mungkin dengan aslinya. Contoh gamenya antara lain Flight Simulator, Bus Simulator, Sim City, dan sebagainya. Orang yang menyukai genre game yang satu ini biasanya bertipe perfeksionis. Dalam bermain game ini kita tahu jika melakukan sedikit saja kesalahan dalam pengambilan langkah, ke depannya juga bakal ambyar dan berantakan.

Harus diakui juga, bahwa yang menyukai genre ini, mereka adalah orang yang cenderung telaten dan sabar. Karena dalam main game ini seseorang diharuskan untuk mengurusi hingga hal terkecil, terperinci, dan juga mendetail. Bagi orang-orang yang nggak sabaran dan grusa-grusu, saya yakin nggak bakalan bisa menikmati game ini.

Baca Juga:

Pamer Pencapaian Adalah Kegiatan Paling Sampah Saat Lebaran, Nggak Ada Fungsinya kecuali Bikin Orang Emosi

Rental Mobil demi Gengsi Saat Pulang Kampung Lebaran Adalah Keputusan yang Goblok

Genre game #3 Adventure

Untuk genre game ini, pemain diharuskan untuk menyelesaikan misi yang ada. Dalam bermain, kita sudah disediakan jalan cerita dari awal sampai akhir. Selain itu, kita juga disediakan tutorial dan semacam pedoman untuk menjalankannya. Bagi yang menyukai genre ini, biasanya dia adalah orang yang mudah diatur. Kenapa? Sebab kalau dalam bermain nggak mengikuti panduan yang ada, ia bakal gagal untuk melenggang ke tahap game selanjutnya.

Selain itu, orang-orang penyuka genre ini juga kadang males mikir dan ikut arus. Alasannya sederhana. Dalam main game ini kita nggak bakal direpotin dengan strategi pertarungan yang kadang sampai bikin stres itu. Cukup ikuti saja alur ceritanya saja dan kita tinggal nikmati petulangannya.

Genre game #4 Balapan

Untuk genre yang isinya melulu tentang perebutan juara, maka karakter orang yang menyukainya adalah suka berkompetisi dan selalu ingin jadi yang terdepan. Dalam main game balapan ini pokoknya mampu mengatur ketepatan. Kapan memencet gas, kapan ngerem, dan kapan menggunakan NOS. Kalau sudah mampu menguasainya, karakter orang yang menyukai genre ini bakal bahagia karena telah mampu membuktikan dirinya bahwa ialah yang bisa paling depan dan jadi pohon yang tinggi menjulang di antara padang rumput ilalang.

Genre game #5 Olahraga

Orang yang menyukai game bergenre olahraga biasanya cenderung sering bersosialisasi, tidak suka menyendiri, dan lebih suka berkumpul dengan teman. Dalam bermain game ini kan nggak asyik kalau hanya melawan komputer. Paling enak ya main bareng teman dan teriak-teriak bareng.

Selain itu, orang yang suka genre ini juga menjadikan sportivitas sebagai tajuk di kepalanya. Maksudnya adalah bisa bersikap adil, mengakui keunggulan dan kekuatan lawan, dan bersedia berlapang dada dalam menerima kekalahan.

Genre game #6 Multiplayer online battle arena (MOBA)

Kalau yang ini saya yakin sudah tahu semua. Genre ini adalah game dengan konsep pertarungan antarpemain dalam suatu game secara online. Game MOBA pada umumnya akan berisi beberapa pemain sekaligus yang memperebutkan kemenangan secara kompetitif. Contoh gamenya itu Dota 2, Mobile Legend, AoV, dan seterusnya.

Orang yang menyukai game ini biasanya saling pengertian dan mudah bekerja sama. Dalam genre game ini yang diutamakan bukanlah keunggulan pribadi, melainkan kekompakan dan kesediaan untuk kerja setim. Kalau ada tipe egois yang bermain ini, kemenangan nggak bakal didapatkan.

BACA JUGA Alasan Lelaki Memilih Ngaku-ngaku Perempuan saat Main Game dan tulisan Firdaus Al Faqi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini

Terakhir diperbarui pada 11 Juni 2020 oleh

Firdaus Al Faqi

Firdaus Al Faqi

Sejak lahir belum pernah pacaran~

ArtikelTerkait

teknisi listrik mojok

Enaknya Kerja Jadi Teknisi Listrik di Pabrik

17 November 2020
4 Hal Jadi Mahasiswa UIN Jakarta Itu Nggak Enak terminal mojok.co

4 Hal Jadi Mahasiswa UIN Jakarta Itu Nggak Enak

16 Desember 2021
Saya Kapok Naik Bus Ekonomi Madura-Surabaya, Armada Bobrok dan Pelayanan Bintang Satu Mojok.co

Saya Kapok Naik Bus Ekonomi Madura-Surabaya, Armada Bobrok dan Pelayanan Bintang Satu

19 Juni 2024
LinkedIn

Jamais Vu Saat Menjadi Pengguna LinkedIn

6 Juli 2019
kenaikan ukt UIN

Kabar Kenaikan UKT dan PHP Kemenag Adalah Cara Kampus Menempa Kesolehan Anak UIN

26 April 2020
Tradisi Kupatan sebagai Tanda Berakhirnya Hari Lebaran Masa Lalu Kelam Takbir Keliling di Desa Saya Sunah Idul Fitri Itu Nggak Cuma Pakai Baju Baru, loh! Hal-hal yang Dapat Kita Pelajari dari Langgengnya Serial “Para Pencari Tuhan” Dilema Mudik Tahun Ini yang Nggak Cuma Urusan Tradisi Sepi Job Akibat Pandemi, Pemuka Agama Disantuni Beragama di Tengah Pandemi: Jangan Egois Kita Mudah Tersinggung, karena Kita Mayoritas Ramadan Tahun Ini, Kita Sudah Belajar Apa? Sulitnya Memilih Mode Jilbab yang Bebas Stigma Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Kenapa Kita Sulit Menerima Perbedaan di Media Sosial? Masjid Nabawi: Contoh Masjid yang Ramah Perempuan Surat Cinta untuk Masjid yang Tidak Ramah Perempuan Campaign #WeShouldAlwaysBeKind di Instagram dan Adab Silaturahmi yang Nggak Bikin GR Tarawih di Rumah: Ibadah Sekaligus Muamalah Ramadan dan Pandemi = Peningkatan Kriminalitas? Memetik Pesan Kemanusiaan dari Serial Drama: The World of the Married Mungkinkah Ramadan Menjadi Momen yang Inklusif? Beratnya Menjalani Puasa Saat Istihadhah Menghitung Pengeluaran Kita Kalau Buka Puasa “Sederhana” di Mekkah Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Mengenang Serunya Mengisi Buku Catatan Ramadan Saat SD Belajar Berpuasa dari Pandemi Corona Perlu Diingat: Yang Lebih Arab, Bukan Berarti Lebih Alim Nonton Mukbang Saat Puasa, Bolehkah? Semoga Iklan Bumbu Dapur Edisi Ramadan Tahun Ini yang Masak Nggak Cuma Ibu

Masjid Nabawi: Contoh Masjid yang Ramah Perempuan

11 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gudeg Adalah Makanan Khas Jogja Paling Mengecewakan (Unsplash)

Gudeg Adalah Makanan Khas Jogja Paling Mengecewakan, Mending Makan Mangut Lele atau Bakmi Jawa kalau Pertama Kali Kulineran di Jogja

9 Maret 2026
Lontong Balap Makanan Khas Surabaya Paling Normal, Pendatang Pasti Doyan Mojok.co

Lontong Balap Makanan Khas Surabaya Paling Normal, Pendatang Pasti Doyan

8 Maret 2026
KA Sri Tanjung, Kereta Ekonomi Tempatnya Penumpang-penumpang “Aneh” Mojok.co ka kahuripan

KA Sri Tanjung dan KA Kahuripan, Kereta Api Paling Nanggung dan Melelahkan bagi Penumpang

10 Maret 2026
Dosen Muda Memang Asyik, tapi (Maaf) Saya Lebih Percaya Diajar Dosen Tua Mojok.co

Dosen Muda Memang Asyik, tapi (Maaf) Saya Lebih Percaya Diajar Dosen Tua

8 Maret 2026
Honda Beat Motor yang Sempurna, Pantas Saja Didambakan Warga Kampung dan (Sayangnya) Jadi Incaran Empuk Maling Mojok.co

Honda Beat Motor yang Mudah Digunakan, Dirawat, dan Dimaling

11 Maret 2026
Pengalaman Menyenangkan Saya Menjadi Anak dari Bapak NU dan Ibu Muhammadiyah

Pengalaman Menyenangkan Saya Menjadi Anak dari Bapak NU dan Ibu Muhammadiyah

6 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Kehangatan dan Pelajaran Hidup di Kereta Api (KA) Ekonomi yang Sulit Ditemukan di KA Eksekutif
  • Rasa Sanga (6): Melalui Halal Food dan Halal Living, Sunan Ampel Membentuk Karakter Generasi Islam Berkualitas
  • Gojek Buka Titik Jemput Instan di Terminal Giwangan, Mudahkan Para Penumpang Bus yang Bingung Mencari Transportasi Lanjutan
  • Standar Keren Kabupaten: Pakai Motor BeAT Dihina dan Dijauhi Circle Aerox, NMax, dan Vario karena Tak Masuk Konsep Sinematik
  • Niat Ingin Lebih Cepat Naik Travel Malah Bikin Trauma, Sopir Tak Tahu Aturan dan Penumpang Tidak Tahu Diri
  • Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.