Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Film

Menebak Alasan Nicholas Saputra Jadi Pemeran Utama Sayap-Sayap Patah

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
19 Agustus 2022
A A
Menebak Alasan Nicholas Saputra Jadi Pemeran Utama Sayap-Sayap Patah Terminal Mojok

Menebak Alasan Nicholas Saputra Jadi Pemeran Utama Sayap-Sayap Patah (Instagram Sayap-Sayap Patah Film)

Share on FacebookShare on Twitter

Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Tanggal 18 Agustus kemarin, kita bisa mengobati kerinduan akan akting Nicholas Saputra lewat film terbarunya Sayap-Sayap Patah. Sejak teasernya rilis 2 bulan lalu, film yang disutradarai oleh sang maestro Rudi Soedjarwo ini memang mengundang rasa penasaran.

Gimana nggak penasaran, di menit pertama teaser Sayap-Sayap Patah, kita bakal dibawa pada suasana romantis yang dihadirkan oleh pasangan suami istri Adji (Nicholas Saputra) dan Nani (Ariel Tatum). Kemudian, hati yang kadung berbunga dipaksa remuk melihat potongan-potongan adegan di menit kedua. Ada baku hantam, suara tembak, jerit, darah dan air mata silih berganti tampak di pelupuk mata. Sungguh dramatis.

Lebih dramatis lagi, tentu saja karena ada nama Denny Siregar yang tercantum sebagai produser di film Sayap-Sayap Patah. Terlebih, secara terang-terangan lewat cuitannya, Denny Siregar masih saja membawa-bawa politik kadrun saat mempromosikan film ini.

Duh, Bang Denny, Bang Denny, daripada njenengan bikin tuit rusuh kayak gitu, mbok bikin cuitan yang lebih mashook. Misalnya bikin utas alasan kenapa Bang Denny pilih Nicsap sebagai bintang utama. Kami-kami penasaran, loh, Bang. Soalnya kan banyak tuh aktor muda lain yang sebenarnya nggak kalah potensial, tapi kenapa harus Nicsap yang terpilih, Bang? Why?

Eh, bukannya saya nggak suka sama seorang Nicholas Saputra, lho ya, Gaes. Memang sih saya pernah gibahin Nicsap lewat tulisan ini, tapi, bukan berarti saya benci doi, melainkan murni karena penasaran saja, sih. Kira-kira kenapa ya seorang Denny Siregar memilih Nicholas Saputra?

#1 Nama besar

Coba dong saya pengin absen, ada yang nggak kenal Nicholas Saputra? Rasanya nyaris semua orang yang demen nonton TV dan aktif bermedia sosial tahu siapa dan bagaimana bentukan aktor yang mulai dilirik sejak berperan jadi Rangga di film Ada Apa dengan Cinta (AADC) itu, deh. Faktor nama besar inilah yang saya yakini jadi salah satu pertimbangan Bang Denny Siregar saat memilih aktor untuk film Sayap-Sayap Patah.

Lha, memangnya aktor lain nggak punya nama besar atau piye?

Begini, Lur. Ketika kita menyebut nama “Nicholas Saputra”, sejatinya kita nggak sedang berbicara tentang aktor kebanyakan. Nicsap, nggak cuma wira-wiri di film atau iklan seperti aktor pada umumnya. Lebih dari itu, Nicsap dengan segala kemisteriusan yang ia miliki serupa candu bagi para penggemar militannya yang datang dari berbagai tahun kelahiran. Nggak salah jika kemudian Bang Denny mendapuknya sebagai pemeran utama.

Baca Juga:

5 Lagu Dewa 19 yang Wajib Didengarkan Baladewa Pemula

4 Bukti bahwa Akun Twitter Nicholas Saputra Dibajak

#2 Image positif

Mas Nicsap ini nggak ada elek-eleknya jadi orang, baik secara fisik maupun personal. Mbuh kalau jebul keburukannya masih ditutupi oleh Yang Kuasa. Yang jelas, image blio positif banget. Jadi, kalau nama Nicholas Saputra trending di Twitter, pastilah itu karena hal positif yang blio lakukan. Contohnya, saat Nicsap kedapatan menegur bule yang yang melanggar lalu lintas di Bali. Wuih, video yang direkam diam-diam oleh netizen ini langsung viral. Termasuk, video diam-diam lainnya yang memperlihatkan bagaimana Nicsap turut antre vaksin, sementara banyak aktor dan artis lain yang menyela antrean. Gimana? Positif banget, kan, nih orang?

Saya yakin, pemilihan aktor yang punya image positif ini penting sekali bagi seorang Denny Siregar. Terlebih, melihat track record Bang Denny yang banyak musuhnya di dunia maya. Hehehe…

#3 Kualitas akting

Dalam penerawangan saya, alasan lain mengapa seorang Denny Siregar memilih Nicholas Saputra adalah karena kualitas aktingnya. Penting ini. Bagaimanapun produk yang dijual adalah film. Maka, butuh pemeran-pemeran yang memang punya skill dalam berlakon. Kabar baiknya adalah Mas Nicsap punya hal tersebut.

Terbukti sejak berkarier di dunia seni peran, Nicholas Saputra telah mengantongi banyak sekali penghargaan. Di antaranya sebagai pemeran utama pria terbaik lewat film Ada Apa dengan Cinta (Festival Film Indonesia  2004), Janji Joni (Indonesian Movie Actors Awards 2007), 3 Doa 3 Cinta (Festival Film Indonesia 2008), Ada Apa dengan Cinta 2 (Umar Ismail Awards 2017, Indonesian Box Office Movie Awards 2017), dan segambreng penghargaan lain yang kalau semua diketik bikin saya jari saya tremor. Capek, Bang! Banyak banget!

#4 Persamaan ciri

Secara garis besar, Sayap-Sayap Patah menceritakan tentang kehidupan seorang anggota Densus 88. Nah, berbicara tentang anggota Densus 88, tentu kita punya imajinasi yang sama terkait sosoknya. Dalam benak kita, pastilah anggota Densus 88 adalah orang yang berperawakan tinggi, tegap, dan gagah. Ciri-ciri tersebut, secara sempurna dimiliki oleh Nicholas Saputra.

Ndilalah, digambarkan pula jika Adji, tokoh utama dalam film ini, tengah menanti kelahiran anak pertama. Fakta tersebut, lagi-lagi cocok dengan Nicholas Saputra. Usia Nicsap yang sudah menyentuh angka 38 tahun memang pas jika digambarkan sebagai seorang calon bapak. Dah lah, fix, memang Nicsap dan hanya Nicsap yang pantas dapat peran utama di Sayap-Sayap Patah.

Namun, lagi-lagi 4 alasan di atas hanyalah tebak-tebak buah manggis. Alasan sebenarnya kenapa Bang Denny memilih Nicholas Saputra, jelas hanya Tuhan dan Bang Denny yang tahu. So, nggak ada niatan mau nge-spill, nih, Bang?

Penulis: Dyan Ayu Arfiana
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Bagi Laki-laki, Nicholas Saputra Adalah Sosok yang Merepotkan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Agustus 2022 oleh

Tags: nicholas saputraSayap-sayap Patah
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

acara trans7 jejak si gundul mojok.co

Si Gundul, Pria Misterius nan Memesona Saingan Berat Nicholas Saputra

1 Oktober 2021
nicholas saputra ganteng bikin repot mojok

Bagi Laki-laki, Nicholas Saputra Adalah Sosok yang Merepotkan

30 September 2020
4 Bukti bahwa Akun Twitter Nicholas Saputra Dibajak terminal mojok.co

4 Bukti bahwa Akun Twitter Nicholas Saputra Dibajak

19 Oktober 2021
4 Tipe Perempuan di Kolom Komentar IG Nicholas Saputra terminal mojok

4 Tipe Perempuan di Kolom Komentar IG Nicholas Saputra

28 September 2021
nicholas saputra ganteng bikin repot mojok

Betapa Membosankannya Isi Medsos Nicholas Saputra

24 Juni 2021
ada apa dengan cinta film indonesia 2000an maskulinitas gender nicholas saputra foto mojok, istri nicholas saputra

Risiko yang Akan Dihadapi Calon Istri Nicholas Saputra Kalau Mereka Menikah

9 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Waktu Lebaran Tak Pernah Sepi, Ia Disesaki oleh Orang yang Pulang Kampung, Perantau yang Lari, dan Wisatawan Bermodal THR Tebal

13 Maret 2026
Ironi Fresh Graduate Saat Lebaran: Gaji Masih di Bawah UMR, tapi Sudah Tidak Kebagian THR Mojok.co

Lebaran Membosankan Nggak Ada Hubungannya Sama Menjadi Dewasa, Itu Artinya Kamu Lagi Mati Rasa Saja

16 Maret 2026
Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

13 Tahun Bersama Honda Spacy: Motor yang Tak Pernah Rewel, sekaligus Pengingat Momen Bersama Almarhum Bapak

18 Maret 2026
7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa, Jangan Dibeli daripada Kamu Kecewa dan Menderita

13 Maret 2026
Bisnis Mobil Rental: Keuntungannya Selangit, Risikonya Juga Selangit rental mobil

Rental Mobil demi Gengsi Saat Pulang Kampung Lebaran Adalah Keputusan yang Goblok

12 Maret 2026
Lebaran Membosankan Adalah Fase Pendewasaan yang Pahit (Unsplash)

Lebaran Membosankan Adalah Fase Pendewasaan yang Lebih Pahit dari Obat Puyer

12 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan
  • Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?
  • Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang
  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 
  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman
  • Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.