Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Mending Nggak Usah Pakai Headset kalau Mau Mendengarkan Musik

Istiqomah oleh Istiqomah
3 Februari 2021
A A
Mending Nggak Usah Pakai Headset kalau Mau Mendengarkan Musik terminal mojok.co

Mending Nggak Usah Pakai Headset kalau Mau Mendengarkan Musik terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi sebagian orang, mendengarkan musik atau lagu adalah salah satu alternatif untuk menghibur diri. Setiap orang punya cara sendiri bagaimana dia mendengarkan lagu dan menikmatinya. Ada yang suka pakai headset atau earphone, ada yang tidak, ada juga yang suka mendengarkan lagu sambil dicolok ke speaker dan memperbesar volumenya. Persis seperti orang yang sedang menggelar hajatan. Jedag-jedug.

Dari beberapa cara orang mendengarkan dan menikmati musik di atas, salah satu yang bisa dianggap wajar saat disambi melakukan aktivitas, hangout sama teman-teman, maupun bekerja adalah dengan memakai headset atau earphone. Tapi, tanpa kita sadari ternyata banyak yang beranggapan kalau orang yang pakai headset atau earphone adalah orang antisosial. Masak iya sih? Berikut saya akan jabarkan sederet alasan kalau dengerin musik atau lagu itu jangan pakai headset atau earphone apalagi saat sedang bekerja atau hangout bersama teman-teman. Asli deh, mendingan jangan.

#1 Biar bisa dinikmati bersama

Saat sedang mendengarkan lagu favorit, terkadang teman-teman di sebelah kita juga ikut-ikutan menikmati sambil nyanyi. Siapa tahu teman kita juga ternyata satu frekuensi sama jenis musik yang kita suka. Alhasil, sambil menikmati lagu bisa juga nyambung ngobrolin penyanyinya. Apalagi kalau ada cerita di balik lagu tersebut. Behhh, lanjut curhat ini itu dong.

#2 Masih bisa ikut ngobrol atau diskusi

Enaknya kalau mendengarkan musik atau lagu nggak pakai headset atau earphone adalah telinga kita masih bisa mendengarkan orang lain bicara. Istilahnya bisa nguping lah dikit-dikit. Saat teman kita ngajak ngobrol santai atau diskusi serius, kita masih bisa nyambung walaupun sebenarnya tidak seratus persen fokus sama apa yang dibicarakan sih. Lebih banyak lirik lagu yang masuk di kepala kita daripada isi pembicaraannya. Apalagi kalau kita memang lagi benar-benar kepengin mendengarkan lagu favorit kita. Tapi, setidaknya kita masih bisa menghargai orang lain yang sedang mengajak kita bicara. Iya kan? Iya dong!

#3 Tidak kelihatan individualisme

Nah, kalau mendengarkan musik atau lagu pakai headset atau earphone itu terkadang kita dianggap sama teman kita sedang tidak bisa diganggu karena sibuk atau sedang ada masalah. Anggapan-anggapan itu bisa juga mengarah kalau kita itu sikap sosialnya kurang alias suka menyendiri alias punya jiwa individualisme. Walaupun sebenarnya tidak gitu-gitu amat sih. Banyak alasan yang melatarbelakangi kenapa orang suka mendengarkan lagu sendirian. Salah satunya mungkin tidak mau mengganggu teman kita yang sedang mengerjakan sesuatu atau bisa jadi teman kita itu tidak suka sama lagu yang kita putar. Kan kasihan juga kalau risih. Nah, tapi jangan individualis juga lah. Mendengarkan hal yang baik bersama-sama apa salahnya.

#4 Bisa mengurangi cedera telinga

Memakai headset atau earphone dan sudah berjam-jam, pasti telinga kita terasa panas dan sedikit budeg. Kadang juga bunyi musiknya masih terdengar walaupun headset atau earphone sudah dilepas. Itu bisa terjadi karena volumenya terlalu keras. Jadi, alunan musik yang keras masih ketinggalan di gendang telinga kita. Daripada telinga kita bermasalah akibat dari terlalu sering memakai headset atau earphone, lebih baik jangan deh ya. Kasihan telinganya.

#5 Bisa menghemat daya baterai

Kalau kita amati, menggunakan headset atau earphone pasti baterai HP, laptop, maupun PC sering cepat habis. Terutama HP. Mungkin karena ada tambahan alat yang dicolokkan, jadi menyerap daya baterai itu sendiri. Kalau memang HP kita tergolong bukan HP yang punya baterai super hemat, jangan dipaksakan mendengarkan musik pakai headset atau earphone. Wes ngedrop tambah ngedrop maneh.

Cara mendengarkan dan menikmati musik atau lagu adalah hak setiap orang. Yang terpenting adalah tidak saling berdebat tentang musik atau lagu siapa yang lebih bagus. Selalu dukung musisi Indonesia beserta karya-karyanya dan stop pembajakan. #savemusikIndonesia

Baca Juga:

Aksi Liar Sok Rock n Roll dan Destruktif di Panggung Musik yang Kerap Merugikan Tidak Bisa Dibenarkan!

5 Starter Pack Remaja Jompo Saat Nonton Festival Musik

BACA JUGA Alasan Kita Masih Dengerin Musik Itu-itu Saja dari Remaja Hingga Kini dan tulisan Istiqomah lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 2 Februari 2021 oleh

Tags: headsetMusik
Istiqomah

Istiqomah

Ibu-ibu yang suka ngemil tapi takut gendut.

ArtikelTerkait

menebak kepribadian musisi dari apa yang ia tuliskan di kolom thanks to kaset pita mojok.co

4 Jenis Pihak yang Sering Dicantumkan Musisi dalam Kolom Thanks to di Sampul Kaset Pita

27 Agustus 2020
dangdut

Tolong Dimengerti Bahwa Tidak Semua Orang Indonesia Suka Dangdut

24 Juni 2019
Lagu “34+35” Ariana Grande Saru Banget Dilihat dari Sudut Pandang Serat Centhini mojok.co/terminal

Lagu “34+35” Ariana Grande Saru Banget Dilihat dari Sudut Pandang Serat Centhini

8 Maret 2021
Bukan Lebih Diterima, Nasib Musik Indie Masih Sama Sejak Dulu terminal mojok.co

Bukan Lebih Diterima, Nasib Musik Indie Masih Sama Sejak Dulu

19 Februari 2021
Iklan Podcast Horor di Spotify Sukses Bikin Saya Langganan Spotify Premium

Iklan Podcast Horor Sukses Bikin Saya Langganan Spotify Premium

4 Desember 2023
royalti lagu moshpit rock pop punk mojok

Moshpit Selalu Dirindukan Meski Membuat Lebam

7 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026
Kontrakan di Jogja itu Ribet, Mending Sewa Kos biar Nggak Ruwet, Beneran   pemilik kos

4 Kelakuan Pemilik Kos yang Bikin Jengkel Penyewanya dan Berakhir Angkat Kaki, Tak Lagi Sudi Tinggal di Situ

13 Maret 2026
Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

19 Maret 2026
9 Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah 100 Juta Terbaik untuk Pemula Berkantong Cekak

Cari Mobil Bekas Murah buat Lebaran? Ini Motuba di Bawah 60 Juta yang Terbukti Nggak Rewel

14 Maret 2026
Terminal Ir Soekarno Klaten Terminal Terbaik di Jawa Tengah

Terminal Ir Soekarno Klaten: Terminal Terbaik di Jawa Tengah yang Menjadi Tuan Rumah Bagi Siapa Saja yang Ingin Pulang ke Rumah

18 Maret 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Waktu Lebaran Tak Pernah Sepi, Ia Disesaki oleh Orang yang Pulang Kampung, Perantau yang Lari, dan Wisatawan Bermodal THR Tebal

13 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya
  • Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa
  • Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin
  • Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.