Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Mencoba Berprasangka Baik terhadap Kondisi Jalan Lamongan yang Rusaknya Abadi

M. Afiqul Adib oleh M. Afiqul Adib
2 November 2024
A A
Di Mana Ada Lahan, di Situ Ada Warung Pecel Lele Lamongan nasi muduk

Di Mana Ada Lahan, di Situ Ada Warung Pecel Lele Lamongan (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kondisi jalan di Lamongan yang ugal-ugalan itu memang sudah bukan lagi menjadi rahasia. Bahkan penceramah luar daerah yang diundang ke Lamongan juga sering sambat. Iya, blio-blio ini beberapa kali menyampaikan keluhannya soal kondisi jalan Lamongan yang dilewatinya.

Saya juga heran. Sejak kecil, sampai menjelang 30 tahunan ini, tiap melewati jalan Lamongan, ada saja yang berlubang,aspal yang bergelombang, dan tambalan yang asal-asalan. Yah, hal ini seperti sudah menjadi pemandangan akrab di setiap sudut kabupaten ini.

Namun, sebagai warga yang baik, kali ini saya mencoba untuk berprasangka baik. Mungkin, di balik jalanan Lamongan yang penuh “rintangan” ini, ada Mutiara hikmah yang bisa diambil pelajaran untuk kehidupan yang akan datang.

Mungkin ingin pengemudi di Lamongan lebih berhati-hati

Bayangkan kalau jalanan Lamongan mulus kayak tol atau sirkuit MotoGP. Kayaknya semua orang bakal ngebut di jalan. Dan bukankah kondisi itu cukup berbahaya?

Coba deh bayangin, dengan jalan yang berlubang saja, masih ada saja senggolan antara pengendara, apalagi kalau jalannya mulus, tentu makin banyak lagi bukan? Oleh sebab itu, mungkin pemerintah Lamongan ini paham, sehingga kondisi jalan dibuat menjadi rusak.

Alhasil, pengguna jalan jadi otomatis lebih hati-hati dan pelan-pelan dalam berkendara. Pun jalan berlubang juga membuat pengendara menjadi tidak ngantuk. Hal ini penting karena bahaya sekali jika berkendara dalam keadaan ngantuk.

Coba lihat di Lamongan, siapa yang berani berkendara sambil ngantuk? Tentu nggak ada kan? Karena itu mungkin memang maksud baiknya adalah agar kita tetap sigap dan terhindar dari bahaya. Yah, pelan-pelan saja asal selamat, itu motto yang cocok banget di Lamongan.

Mungkin ingin rakyat Lamongan lebih jago berkendara

Kalau kalian pernah ke Lamongan dan bertemu pengendara sepeda motor atau mobil yang lincah meliuk-liuk di jalan, jangan heran. Itu hasil latihan sejak dari kandungan.

Baca Juga:

Bagi Warga Kabupaten, Orang Jakarta Terlihat Terlalu Buru-buru dan Terlalu Punya Tujuan

Panduan Memilih Lele di Tenda Lamongan yang Sudah Pasti Enak dan Nggak Bau

Saya menduga, jalan berlubang yang ada di mana-mana itu membuat pengendara di Lamongan punya tangan yang lebih sigap, mata lebih awas, dan reflek di atas rata-rata. Pemerintah mungkin sadar bahwa masyarakat Lamongan butuh latihan berkendara yang alami. Semua diperlukan agar berkendara jadi lebih tenteram.

Jadi, kalau suatu saat ada rintangan di jalan raya, pengendara Lamongan ini pasti sudah siap tempur. Saya menduga ini adalah bentuk pelatihan langsung dari pemerintah agar rakyatnya lebih jago berkendara.

Baca halaman selanjutnya

Agar roda ekonomi tetap berputar

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 2 November 2024 oleh

Tags: jalan rusakkondisi jalan di lamonganlamongan
M. Afiqul Adib

M. Afiqul Adib

Seorang tenaga pendidik lulusan UIN Malang dan UIN Jogja. Saat ini tinggal di Lamongan. Mulai suka menulis sejak pandemi, dan entah kenapa lebih mudah menghapal kondisi suatu jalan ketimbang rute perjalanan.

ArtikelTerkait

Lamongan, Kota yang Tak Pernah Lahir untuk Menjadi Rumah bagi Anak Mudanya

Lamongan, Kota yang Tak Pernah Lahir untuk Menjadi Rumah bagi Anak Mudanya

21 September 2025
Ironi Probolinggo: Waktu Jalannya Rusak, Bikin Stres. Begitu Diperbaiki, Malah Dipakai Balap Liar, Sulit!

Ironi Probolinggo: Waktu Jalannya Rusak, Bikin Stres. Begitu Diperbaiki, Malah Dipakai Balap Liar, Sulit!

31 Maret 2024
Pantai Delegan, Pantai Pasir Putih di Kabupaten Gresik yang Sering Dikira Punya Lamongan

Pantai Delegan, Pantai Pasir Putih di Kabupaten Gresik yang Sering Dikira Punya Lamongan

14 Januari 2025
Monumen Van der Wijck di Lamongan, Warisan Sejarah yang Hanya Jadi Pajangan Berdebu

Monumen Van der Wijck di Lamongan, Warisan Sejarah yang Hanya Jadi Pajangan Berdebu

24 September 2025
Sego Boran, Kuliner Lamongan yang Nggak Cocok di Lidah Wisatawan Mojok

Sego Boran, Kuliner Lamongan yang Kurang Cocok di Lidah Wisatawan

2 Desember 2024
Lamongan Semakin Suram di Balik Gemerlap Mojokerto dan Tuban

Lamongan Semakin Suram di Balik Gemerlap Mojokerto dan Tuban

13 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja Mojok.co

Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja

7 Juni 2026
Kopi Klotok Tidak Lagi Menarik, Warga Jogja Pilih Menghindar (Wikimedia Commons)

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

6 Juni 2026
Derita Di Balik Keindahan Brown Canyon Semarang: Kisah Warga yang Harus Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang Mojok.co

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Brown Canyon Semarang, Warga (Terpaksa) Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang

4 Juni 2026
5 Rahasia yang Perlu Diketahui sebelum Membuka Warung Madura, Eksklusif dari Juragannya Langsung usaha warung

Punya Usaha Warung di Desa Harus Siap dengan Risiko Banyak Orang Ngutang yang Entah Kapan Dibayarnya

9 Juni 2026
Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Saya Kira Orang Bilang Suzuki Burgman Jelek Itu Cuma Lebay, ternyata Memang Sejelek Itu

9 Juni 2026
Bukan Jakarta, Tempat Paling Cocok untuk Memulai Karier Adalah Cilegon. Ini Alasannya!

Cilegon, Kota Industri yang Nggak Kompetitif dan Terlihat Miskin

8 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.