Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Mencari Penyebab Orang Baru Rajin Beres-beres kalau Lagi Sendirian

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
17 April 2020
A A
beres-beres rumah bersih-bersih rumah kalau disuruh ga mau males kalau sendiri rajin ibu orang tua anak rumah tangga mojok

beres-beres rumah bersih-bersih rumah kalau disuruh ga mau males kalau sendiri rajin ibu orang tua anak rumah tangga mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Barangkali hampir semua anak pernah dimarahi ibu karena selalu tampak rebahan sambil main hape dan bukannya beres-beres rumah membantu beliau. “Minimal masak nasi atau nyapu gitu, apa susahnya, sih? Maen hape mulu!” begitu kira-kira dumelan yang kadang dilontarkan, kadang cuma dibatin. Anak laki-laki atau perempuan, saya rasa pernah ada di posisi yang sama.

Soal beres-beres rumah, ada satu pertanyaan yang mengganjal di benak saya. Semacam teka-teki yang harus dipecahkan atau deduksi yang harus dijelaskan. Seperti Conan yang sudah mengumpulkan banyak bukti dan mengetahui motif suatu permasalahan, lalu dipresentasikan kepada banyak orang. Dan pertanyaan tersebut adalah, “Kenapa ketika di rumah kosong, kita (sebagai anak) rajin beres-beres, sedangkan pas ada ibu di rumah, kita malah rebahan, main hape, dan malas-malasan?”

Setelah melalui proses berpikir secara mandiri dan merefleksikan hal tersebut pada diri sendiri, saya mendapat insight atas pertanyaan tersebut. Ada beberapa alasan kenapa ketika rumah kosong kita malah rajin beres-beres, sedangkan ketika ada ibu di rumah, kita malas-malasan. Yang mana itu membuat kita nggak bisa pamer ke ibu bahwa sebenarnya kita anak yang rajin.

#1 Kalau lagi sendirian di rumah, kita sering kali nggak merasa bergantung sama siapa-siapa

Hal ini biasa dirasakan anak kosan. Sederhananya begini, kalau bukan kita sendiri yang beres-beres, terus mau ngandelin siapa? Nggak selamanya kita bisa bergantung sama Go Clean. Kondisi seperti ini secara tidak langsung memaksa kita untuk beres-beres rumah tanpa bantuan siapa pun, termasuk ibu. Minimal nyapu biar lantai nggak berdebu. Atau beresin barang-barang yang bergeletakan dan merapikan kamar sendiri.

#2 Kita nggak suka disuruh-suruh

Udah watak manusia hampir selalu jengkel dan ogah-ogahan ketika disuruh-suruh. Sebab itu, kita merasa lebih nyaman dan termotivasi ketika mengerjakan sesuatu atas inisiatif sendiri. Nah, pada persoalan beres-beres rumah, ibu sering meminta kita untuk mengerjakan ini-itu dan banyak hal. Hasilnya? Kita malah males. Bahkan nggak dikerjain sama sekali.

Memang, nggak semua anak seperti itu, tapi, pada kenyataannya kita lebih suka rebahan dan main hape di sofa atau kasur ketika ada ibu di rumah, kan? Celakanya, di saat yang bersamaan, inisiatif kita tidak lebih besar dibanding semangat rebahan. Sudah, akui saja, kita itu emang nggak suka disuruh-suruh. Apalagi buat beres-beres rumah.

#3 Kita merasa lebih leluasa bekerja tanpa diawasi

Kalau ibu lagi nggak di rumah, kita lebih punya inisiatif beres-beres karena nggak dipantau. Rasanya dipantau itu kurang nyaman. Sedikit-sedikit dikasih penilaian, kurang bersih dan kurang rapi sedikit langsung dikasih tahu. Hal tersebut malah menjadi beban tersendiri untuk kita yang sedang beres-beres. Memang, pengawasan itu perlu, tapi kalau sedikit-sedikit dikomentarin, akui aja, bikin males.

#4 Nggak tahu lagi mau apa

Baca Juga:

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

Tidak Melulu Soal Hantu, Punya Rumah Dekat Kuburan Jadi “Horor” karena Susah Laku

Sewaktu banyak yang sudah dikerjakan, rebahan lama-lama juga bikin badan pegel dan pusing, lini masa Twitter juga lagi gitu-gitu aja. Dibanding merasa bosan sendiri, nggak ada salahnya beres-beres rumah. Bersihin debu di lantai, lemari, dinding, dan barang-barang lainnya.

#5 Ada teman mau datang

Sebetulnya ini antara perlu dan nggak perlu. Karena banyak teman kita yang nggak peduli bagaimana kondisi di rumah kita. Berantakan atau tersusun rapi. Tapi, isi rumah yang berantakan buat beberapa jenis orang bikin risih. Males aja gitu liat barang-barang bergeletakan di mana-mana. Hal ini membuat pemilik rumah cari aman dan berinisiatif beres-beres rumah atau kosan terlebih dulu sebelum ada orang yang datang, terlebih jika kedatangannya sudah direncanakan.

#6 Beres-beres rumah ketika sendiri lebih seru karena bisa sambil gila-gilaan

Hal ini sering kali saya lakukan ketika ibu tidak di rumah. Ketika ngepel, saya bisa sambil main perosotan di lantai yang licin. Sewaktu menyapu, saya bisa sambil bernyanyi dengan sapu seolah menjadi mic. Dan ketika cuci piring, saya suka berlaga gila pura-pura jadi DJ sambil mendengarkan musik dengan volume tinggi. Dan kegilaan ini sangat minim terjadi ketika ibu ada di rumah. Bukan apa-apa, kalau sampai terjadi dan ibu tahu, saya bisa diomelin. Niat mau gila-gilaan malah dibilang gila beneran.

BACA JUGA Menjadi Lelaki yang Suka Beres-beres Artinya Harus Siap sama Omongan Orang dan tulisan Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 17 April 2020 oleh

Tags: beres-beresbersih-bersihIbuRumah
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Bahagianya Punya Rumah Dekat Sekolah Negeri

Bahagianya Punya Rumah Dekat Sekolah Negeri

3 Mei 2023
Menampik Stigma Masyarakat Madura yang Selalu Dibilang Keras dan Beringas terminal mojok.co

Di Madura, Halaman Rumah Luas Adalah Keniscayaan

28 Desember 2020
Investasi Bodong THR Anak Adalah Guyonan yang Paling Memuakkan Terminal Mojok.co

Investasi Bodong THR Anak Adalah Guyonan yang Paling Memuakkan

10 Mei 2022
4 Keunggulan Tinggal di Rumah Kontrakan yang Jarang Dibicarakan Banyak Orang Mojok.co kos kontrak rumah

4 Keunggulan Tinggal di Rumah Kontrakan yang Jarang Dibicarakan Banyak Orang

19 Januari 2026
Derita Punya Rumah Pinggir Sungai di Desa, Angan-angan Hidup Damai Rusak karena Banjir dan Reptil Mojok.co

Derita Punya Rumah Pinggir Sungai, Angan-angan Hidup Damai Rusak karena Banjir dan Reptil

17 Juni 2025
Rumah Pribadi Jokowi di Solo Memang Cocok Jadi Destinasi Wisata Baru Mojok.co

Rumah Pribadi Jokowi di Solo Memang Cocok Jadi Destinasi Wisata Baru

6 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pemkab Bangkalan Madura Hanya Omong Kosong Mau Bikin Kabupaten Ini Layak Anak, Nggak Layak Sama Sekali! sumenep, pamekasan

Menerka Alasan Bangkalan akan Terus Berada di Bawah Sumenep dan Pamekasan, padahal Kawasannya Masuk Kota Metropolitan

28 April 2026
Cepu, Kecamatan di Blora yang Paling Pantas Dikasihani Mojok.co

Satu Dekade Merantau, Transportasi Umum di Blora Masih Gaib dan Jalanannya Bikin Cepat Menghadap Tuhan

24 April 2026
Mengenal Nasi Bu’uk, Menu Tradisional Bondowoso yang Penuh Kisah, tapi Kini Dilupakan

Mengenal Nasi Bu’uk, Menu Tradisional Bondowoso yang Penuh Kisah, tapi Kini Dilupakan

25 April 2026
Toleransi di Salatiga Sudah Jadi Laku Hidup, Tidak Sekadar Jadi Bahan untuk Dipamerkan Mojok.co

Toleransi di Salatiga Sudah Jadi Laku Hidup, Tidak Sekadar Bahan untuk Dipamerkan

28 April 2026
4 Hal Menjengkelkan yang Saya Alami Saat Kuliah di UPN Veteran Jakarta Kampus Pondok Labu

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

26 April 2026
Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

29 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas
  • Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”
  • Menjadi Guru Honorer di Jakarta Tetap Sama Susahnya dengan di Daerah: Gajinya Cuma Seperempat UMR, Biaya Hidupnya 2 Kali Pendapatan
  • KRL adalah “Arena Perjuangan” Pekerja Jakarta: Tak Semua Orang Sanggup, Hanya Manusia Kuat yang Bisa
  • Belajar Membangun Bisnis dari Pedagang Mie Ayam Bintang, Sekilas Tampak Sederhana tapi Punya 5 Cabang di Jakarta

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.