Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Mempertanyakan Pembangunan Terminal Sritanjung Banyuwangi: Terminal kok Jauh dari Pusat Kota dan Ekonomi, buat Apa?

Fareh Hariyanto oleh Fareh Hariyanto
9 Juni 2023
A A
Mempertanyakan Pembangunan Terminal Sritanjung Banyuwangi: Terminal kok Jauh dari Pusat Kota dan Ekonomi, buat Apa?

Mempertanyakan Pembangunan Terminal Sritanjung Banyuwangi: Terminal kok Jauh dari Pusat Kota dan Ekonomi, buat Apa? (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai perantauan yang tinggal di Banyuwangi sejak 2017, saya paham betul seluk beluk darah ini. Termasuk yang bikin saya nggak habis fikri, seperti posisi Terminal Sritanjung Banyuwangi yang pembangunannya di luar nalar. Kenapa coba bikin terminal yang jauh dari pusat kota dan warga?

Siapa coba yang bakal membutuhkan aksesibilitas dan kemudahan ketika kita mendapati terminal di tempat yang jauh dan sulit dijangkau? Terminal dibangun, tapi mobilitas terhambat dan merusak ekonomi lokal. Gimana-gimana?

Mari kita mulai dengan keputusan yang brilian dengan menempatkan terminal Sritanjung di lokasi yang jauh dari pusat kota. Saya tak paham maksudnya gimana. Jika ingin menempatkan Terminal Tipe A ini di Kecamatan Kalipuro mengapa pembangunan terminal tidak didekatkan saja dengan Pelabuhan Ketapang dan Stasiun Ketapang, yang merupakan pusat kegiatan ekonomi dan akses transportasi utama.

Kalau jauh dari semua landmark, saya justru bingung, apa tujuan terminal dibangun?

Abai lokasi

Apakah tidak terbesit untuk membangun Terminal Tipe A yang strategis dan nyaman seperti di pusat Kota Banyuwangi? Apa mungkin pemerintah berpikir untuk mengabaikan lokasi yang strategis? Harusnya nggak mungkin. Sebab, dengan mengabaikan hal itu, artinya malah memindahkan kemacetan ke tempat lain. Soalnya bus dan angkutan lain jadi berdesakan di tempat lain.

Lambat laun PO Bus akan berpikir untuk tidak memilih terminal ini. Seperti yang kalian lihat sekarang Terminal Sritanjung akhirnya ditinggalkan bus-busnya. Kalian mau menghabiskan waktu berjam-jam di terminal yang sepi, menunggu bus yang tak kunjung datang?

Bagi saya, keputusan untuk membangun Terminal Sritanjung amat jauh dari pusat kota dan ekonomi ini suatu kesalahan fatal. Saya jadi bingung, untuk siapa terminal ini dibangun kalau bukan buat warga? Kalau memang buat warga, kenapa malah tidak mendukung mereka sama sekali?

Tanpa efisiensi

Perkembangan dunia transportasi yang semakin maju, idealnya perlu memikirkan kenyamanan dan efisiensi setiap perjalanan. Tapi pemerintah justru tidak memikirkan dampak pembangunan infrastruktur terhadap ekonomi dan masyarakat lokal. Terminal Sritanjung jadi bukti yang sahih. Kita harus bersyukur atas pembangunan yang begitu luar biasa ini, karena tidak ada yang lebih menyenangkan daripada membuat hidup lebih sulit dan menyusahkan pengguna jalan.

Baca Juga:

Sisi Gelap Jalan Pantura Situbondo: Gelap, Banjir, dan Jalan Berlubang Bikin Jalan Ini Begitu Gawat!

Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

Apakah tidak ada studi kelayakan untuk pembangunan sebuah terminal jika melihat kondisi Terminal Sritanjung saat ini yang mati suri. Padahal dengan melakukan studi kelayakan yang komprehensif untuk menentukan posisi ideal terminal yang dapat memenuhi kebutuhan aksesibilitas, konektivitas, dan efisiensi transportasi. Studi ini dapat menjadi parameter pembangunan, tentunya harus dengan melibatkan pemangku kepentingan seperti masyarakat setempat, pengusaha transportasi, dan ahli transportasi dari akademisi.

Tidak hanya itu keterlibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan terkait lokasi terminal sebenarnya jadi solusi. Melalui forum diskusi dan konsultasi publik, pendapat dan masukan dari masyarakat dapat dihargai dan dipertimbangkan. Hal ini akan membantu memahami kebutuhan dan preferensi masyarakat terkait lokasi terminal sehingga posisi pembangunannya tidak sembrono.

Perlu diversifikasi layanan

Selain itu penyesuaian infrastruktur juga harus dilakukan jika Terminal Sritanjung tetap ingin menjadi pilihan. Yang jelas, perlu penyesuaian infrastruktur di sekitarnya. Misalnya, membangun jalan akses yang lebih baik, memperluas jalur transportasi, dan memastikan konektivitas yang baik antara terminal dengan pusat kota dan pusat ekonomi agar memudahkan mobilitas warga.

Pemerintah juga perlu melakukan diversifikasi layanan. Bisa dengan menyediakan beragam transportasi dari terminal Sritanjung untuk meningkatkan daya tarik dan penggunaan terminal. Hal itu dapat melibatkan kerjasama dengan berbagai pihak seperti perusahaan transportasi, agen perjalanan, dan otoritas terkait untuk mengoptimalkan pemanfaatan terminal.

Pemerintah juga harus melakukan kampanye promosi yang intensif untuk meningkatkan kesadaran dan memperkenalkan Terminal Sritanjung kepada masyarakat jika sudah berbenah. Harapannya dengan mengkomunikasikan manfaat dan fasilitas yang ada di terminal, diharapkan minat dan penggunaan terminal dapat meningkat.

Pun penyediaan fasilitas pendukung juga harus dilakukan guna memastikan tersedianya fasilitas pendukung yang memadai. Hal tersebut akan meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pengguna terminal.

Pemangku kebijakan juga harus memperhatikan masukan dari masyarakat dan melakukan langkah-langkah strategis. Untuk memastikan terminal Sritanjung dapat beroperasi dengan efektif dan memberikan manfaat yang optimal.

Saran saya mungkin terlalu banyak dan mungkin Anda bilang saya berisik. Tapi, meski bikin kita bertanya-tanya, rasa-rasanya tetap tidak menyenangkan melihat terminal yang mati suri.

Penulis: Fareh Hariyanto
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Aib Banyuwangi: Wisata Jeglong Sewu hingga Masalah Sampah yang Tak Ada Habisnya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Juni 2023 oleh

Tags: Banyuwangilokasipembangunanterminal sritanjung
Fareh Hariyanto

Fareh Hariyanto

Perantauan Tinggal di Banyuwangi

ArtikelTerkait

Tol Probowangi: Sesuai Kebutuhan, atau Ambisi Semata?

Tol Probowangi: Sesuai Kebutuhan, atau Ambisi Semata?

22 September 2022
5 Rekomendasi Tempat Berburu Takjil di Banyuwangi, Kulinernya Dijamin Endes!

Plis Banget, Banyuwangi Bukan Kota Santet dan Nggak Perlu Nanya Hal Itu, kayak Nggak Ada Bahasan yang Lain Aja!

16 Juli 2023
KA Sri Tanjung Memang Murah, tapi Soal Kenyamanan Sepanjang Jogja-Banyuwangi, Bus Mila Sejahtera Juaranya

KA Sri Tanjung Memang Murah, tapi Soal Kenyamanan Sepanjang Jogja-Banyuwangi, Bus Mila Sejahtera Juaranya

22 Februari 2024
Banyuwangi Seharusnya Masuk dalam Daftar Tempat Pensiun Paling Enak Mojok.co

Banyuwangi Seharusnya Masuk dalam Daftar Tempat Pensiun Paling Enak

19 Januari 2024
Mencari Toko Buku di Banyuwangi seperti Jarum di Tumpukan Jerami, Sulit! Mojok.co

Mencari Toko Buku di Banyuwangi seperti Jarum di Tumpukan Jerami, Sulit!

5 November 2023
Sudah Saatnya Membangun Jalan Tol Hutan dari Situbondo Sampai Jember (Unsplash)

Sudah Saatnya Membangun Jalan Tol Hutan dari Situbondo Sampai Jember

17 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal Mojok.co

Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal

14 Maret 2026
Jalan Raya Prembun-Wadaslintang, Jalur Penghubung Kebumen-Wonosobo yang Keadaannya Menyedihkan dan Gelap Gulita! wonosobo

Wonosobo, Kota Asri yang Jalanannya Ngeri, kalau Nggak Berlubang, ya Remuk!

13 Maret 2026
Kontrakan di Jogja itu Ribet, Mending Sewa Kos biar Nggak Ruwet, Beneran   pemilik kos

4 Kelakuan Pemilik Kos yang Bikin Jengkel Penyewanya dan Berakhir Angkat Kaki, Tak Lagi Sudi Tinggal di Situ

13 Maret 2026
Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi (Unsplash)

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi

19 Maret 2026
Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026
Mohon Maaf, Didikan VOC di Rumah Bukan Membentuk Mental Baja, tapi Mempercepat Antrean di Psikiater

Mohon Maaf, Didikan VOC di Rumah Bukan Membentuk Mental Baja, tapi Menambah Antrean di Psikiater

14 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya
  • Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa
  • Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin
  • Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.