Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Nabati

5 Tips Membedakan Saus Tomat Asli dengan Saus Tomat Palsu yang Bau Kaki

Suci Fitrah Syari oleh Suci Fitrah Syari
28 Oktober 2019
A A
5 Tips Membedakan Saus Tomat Asli dengan Saus Tomat Palsu yang Bau Kaki
Share on FacebookShare on Twitter

Video investigasi pembuatan saus tomat palsu yang memanfaatkan tomat busuk dengan proses pembuatannya diinjak-injak menggunakan kaki menjadi viral. Ketika menonton video ini, yang membuat saya tidak habis pikir adalah betapa mudahnya si Marimar (nama samaran) berkata, “Diinjak-injak biar ada vitamin K-nya, Mas. Vitamin Kaki, maksudnya.”

Vitamin K katanya? Setahu saya, vitamin K itu bersumber dari sayur-sayuran hijau, buah-buahan segar, juga kacang-kacangan bergizi. Nggak ada, tuh, yang bersumber dari kaki. Ada-ada saja si Marimar.

Lagi pula nih ya, saya aja belum pernah minum bekas air kaki ibu kandung sendiri, yang kata orang-orang di bawah telapak kakinya ada kunci surga, lah ini kok dengan bangganya si Penjual Saus Tomat Palsu memberi vitamin kaki? Kaki, meski sudah dicuci berpuluh kali hingga kinclong kayak kulitnya artis Korea, belum tentu mau diminum rendamannya, apalagi kalau kakinya nggak higienis.

Selain itu, nggak hanya memanfaatkan saus tomat busuk sebagai bahan utamanya, ada juga bahan tambahan berupa pepaya busuk, pewarna pakaian, dan boraks sebagai pengawet. Duh, kenapa nggak sekaliah taruh obat nyamuk? Memangnya mereka pikir kesehatan dan nyawa itu harganya cuma gocap???

Sejak saya menonton video itu, saya tak lagi berani mengonsumsi saus tomat yang tak ada di iklan televisi, khususnya ketika membeli bakso. Biasanya, jika ingin dibawa pulang, Mas Bakso sudah menyediakan saus tomat yang dibungkus dalam plastik. Tapi, saya hanya mengambil kecap dan sambal saja, tanpa saus.

Bukan ingin berprasangka buruk dengan pemilik warung yang mungkin kurang memperhatikan jenis saus yang digunakan karena tergiur harga murah, tapi saya lebih peduli dengan kesehatan. Maksudnya, meski saya masih suka makan mi di akhir bulan, paling nggak mi ini dibuatnya pakai mesin, bukan kaki. Jadi meski tak sehat, tapi ia nggak menjijikkan.

Eh, tolong jangan diikuti cara hidup sehat ala pembenaran saya, ya. Hehe.

Namun, untuk sebagian orang, makan makanan berkuah tanpa saus itu terasa kurang khidmat. Yah, kurang lebih seperti makan gado-gado tanpa kerupuk. Maka dari itu, saya mencoba merangkum beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membedakan saos tomat asli dan saus tomat palsu cap kaki (berbahaya):

Baca Juga:

Derita Kaki Terkena Knalpot Sepeda Motor, Persis kayak Cinta, Deritanya Tanpa Akhir

1. Ada Nomor BPOM

Nomor BPOM pada produk makanan merupakan izin edar yang wajib dimiliki oleh setiap produk obat-obatan dan makanan yang beredar di Indonesia. Akan tetapi, jika dalam kemasan makanan tersebut belum memiliki nomor BPOM, paling tidak semestinya ia memiliki izin P-IRT (Pangan Industri Rumah Tangga) yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten atau SP (Sertifikasi Penyuluhan) yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten. P-IRT dan SP biasanya ditujukan untuk usaha industri rumahan.

2. Warna Tidak Mencolok

Saus tomat palsu biasanya memiliki warna mencolok untuk memberi warna menarik dan cerah. Warna cerah ini tak jarang menggunakan bahan berbahaya seperti pewarna tekstil yang dapat menyebabkan iritasi saluran cerna, mual, muntah, diare, demam, hipotensi (tekanan darah rendah), bahkan kanker kandung kemih.

3. Cepat Tercampur dengan Air Putih

Menurut Chef Mutofik Sultoni yang dilansir dari Okezone.com, saus tomat palsu ketika dituang dalam air bening tidak akan cepat berbaur atau bercampur. Sementara itu, saus asli, begitu dituang ke air putih, akan cepat berbaur karena kadar karbohidratnya sebagai pengental sangat sedikit.

4. Bermerek

Saus asli memiliki merek, bahkan bisa kita temukan iklannya di layar televisi. Nah, saus tomat palsu biasanya dijual di pasaran dengan kemasan tanpa merek dan tidak ada alamat ataupun identitas produsen sebagai penanggung jawab produk.

5. Harga Normal

Kisaran harga saus tomat dengan merek ABC dan berat 1 kg yakni sekitar Rp16.200. Sementara itu, saus tomat palsu dijual dengan harga yang jauh lebih murah, bahkan hingga tiga kali lipat lebih murah dengan takaran yang sama.

Nah, itu beberapa hal yang perlu kita perhatikan ketika ingin menggunakan saus tomat yang tersedia di warung-warung makan. Tapi jika malas untuk menerapkan tips dan trik di atas, kamu juga bisa membuat saus tomat sendiri di rumah dengan bahan-bahan yang sudah terjamin keamanannya sehingga bisa dibawa ke mana-mana. Hal ini bakal jauh lebih berguna ketika ingin makan di gerobak atau warung mas-mas dan abang-abang penjual makanan kuah-kuahan.

Yah, setidaknya, kamu sudah mencoba untuk hidup sehat meski makannya tetap mi lagi, mi lagi!

BACA Petualangan Pemula dalam Menikmati Sambal atau tulisan Suci Fitrah Syari lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 September 2021 oleh

Tags: kakisambal berbahayasaus tomat palsu
Suci Fitrah Syari

Suci Fitrah Syari

ArtikelTerkait

Ironi Knalpot Brong: Niatnya Edgy, tapi Bikin Kuping Nggak Berfungsi jogja

Derita Kaki Terkena Knalpot Sepeda Motor, Persis kayak Cinta, Deritanya Tanpa Akhir

8 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan Mojok.co

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

31 Januari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
MU Menang, Dunia Penuh Setan dan Suram bagi Fans Liverpool (Unsplash)

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

1 Februari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

6 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.