Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

Membayangkan Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh Skripsian, Nggak Semuanya Berjalan Mulus

Aditya Firmansyah oleh Aditya Firmansyah
27 Mei 2024
A A
Membayangkan Upin Ipin dan Anak Kampung Durian Runtuh Skripsian, Nggak Semuanya Berjalan Mulus Mojok.co

Membayangkan Upin Ipin dan Anak Kampung Durian Runtuh Skripsian, Nggak Semuanya Berjalan Mulus (upinipin.fandom.com)

Share on FacebookShare on Twitter

#2 Skripsi Mail terbengkalai karena sibuk jualan

Kalian yang kerap nonton Upin Ipin pasti tahu kalau Mail sudah menunjukkan kecintaannya pada dunia wirausaha sejak bocah. Minat ini terus bertumbuh dan dipupuk hingga dia berkuliah. Namun, kecintaannya pada dunia dagang membuat Mail kesulitan mengatur waktu antara pekerjaan dan pengerjaan skripsi.

Setiap hari Mail harus bekerja ekstra keras untuk mengerjakan skripsi sambil dan menjalankan bisnisnya. Kelelahan sering kali membuatnya harus mengorbankan waktu mengerjakan skripsi demi beristirahat. Kebiasaan ini berulang beberapa kali, hingga akhirnya skripsinya tertunda beberapa semester.

Akhirnya, Mail memutuskan untuk berhenti sejenak dari pekerjaannya—yang kebetulan adalah bisnis milik orang tuanya sendiri. Setelah fokus pada studinya dan berjuang keras, Mail berhasil menyelesaikan skripsinya dalam 12 semester. Terlambat memang, tapi lebih baik seperti itu daripada tidak lulus. 

#3 Jarjit dan Susanti, pasangan kekasih yang menyelesaikan skripsi bersama

Sudah menjadi rahasia umum di Kampung Durian Runtuh, Jarjit dan Susanti punya hubungan spesial. Hal ini terlihat dari spekulasi tentang foto Susanti yang dipajang di rumah Jarjit. Selain itu, ada juga episode Susanti Suka Jarjit di musim 16 Upin Ipin, di mana keduanya saling mengidolakan.

Kedekatan mereka yang terjalin lama telah menghasilkan ikatan yang kuat. Alih-alih mengganggu fokus dan semangat mereka dalam menyelesaikan skripsi, hubungan ini justru berdampak positif. Mereka berhasil menyelesaikan skripsi tepat waktu berkat kerja sama yang harmonis.

Selama proses pengerjaan skripsi, Jarjit dan Susanti sering berdiskusi, saling memberi motivasi, dan berbagi keluh kesah. Hubungan asmara mereka menjadi sumber semangat yang besar, membantu mereka melewati berbagai tantangan akademis. Tentu saja nama Jarjit ada dalam lembar persembahan dalam skripsi Susanti. Begitu juga sebaliknya.  

#4 Ijat, potret mahasiswa akhir yang lemah mental dan selalu mengeluh

Ijat adalah potret mahasiswa akhir yang mengerjakan skripsi sampai kena mental. Sebenarnya, kalau kalian penonton Upin Ipin yang setia, Ijat memang terlihat berbeda daripada anak-anak lain. Dia kerap tiba-tiba pingsan dalam situasi yang mengancam dirinya.  

Sayangnya, selama tumbuh dewasa kondisi ini tidak ditangani dengan baik. Ijat dewasa masih sama seperti Ijat saat bocah, mudah panik dalam keadaan-keadaan yang mengancam dirinya. Itu mengapa, mental dia begitu rentan dalam proses pengerjaan skripsi. Ijat sering bolak-balik ke psikolog demi mengatasi kondisinya ini. 

Baca Juga:

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

3 Sisi Gelap Jembatan Suramadu yang Bikin Wisatawan Enggan Balik Lagi ke Madura

#5 Fizi, selalu menangis karena mendapatkan dosen pembimbing killer dan susah untuk ditemui

Potret mahasiswa akhir yang menyedihkan tercermin dalam sosok Fizi. Dia harus menghadapi tantangan besar dalam menyelesaikan skripsinya karena dosen pembimbing yang killer dan sulit ditemui. Hasil bimbingannya sering ditolak, sementara mencari waktu untuk bimbingan sangat sulit. 

Kesulitan-kesulitan selama mengerjakan skripsi kerap membuat Fizi meneteskan air mata. Sifat cengeng dan mudah menangis sudah melekat pada diri Fizi sejak lama. Namun, untuk alasan Fizi kali ini memang benar-benar layak ditangisi. 

Walau keadaan sulitnya, Fizi tetap berupaya keras menyelesaikan skripsinya. Berbeda dengan Ijat, meskipun banyak kesulitan yang dia hadapi, Fizi tetap gigih dan bertekad mengkhatamkan skripsi. Terkadang, untuk mengurangi kesedihannya, dia mencurahkan perasaannya kepada teman-teman karibnya, Ehsan. 

Di atas gambaran Upin Ipin dan beberapa anak-anak Kampung Durian Runtuh ketika menyelesaikan skripsi. Kalian yang pejuang skripsi merasa ada kemiripan dengan tokoh-tokoh di atas? Semangat mengerjakan skripsinya, Guys!

Penulis: Aditya Firmansyah
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 5 Misteri Serial “Upin Ipin” yang Selama Ini Bikin Penonton Penasaran, Ternyata Jawabannya Sangat Sederhana

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 28 Mei 2024 oleh

Tags: FiziijatIpinJarjitpilihan redaksiSkripsiSusantiUpinupin-ipin
Aditya Firmansyah

Aditya Firmansyah

Seorang guru sekolah dasar. Selebihnya menghadapi hidup dengan olesan FreshCare.

ArtikelTerkait

Keistimewaan Ujungberung, Cikal Bakal Kota Bandung yang Sering Dianggap Wilayah Pinggiran

Keistimewaan Ujungberung, Cikal Bakal Kota Bandung yang Sering Dianggap Wilayah Pinggiran

21 September 2023
Universitas Terbuka (UT): Kampus yang Nggak Ribet, tapi Berani Tampil Beda

Universitas Terbuka (UT): Kampus yang Nggak Ribet, tapi Berani Tampil Beda

26 Desember 2025
Review Wizzmie Surabaya, Saingan Mie Gacoan di Jagat Kuliner Mie Pedas

Review Wizzmie Surabaya, Saingan Mie Gacoan di Jagat Kuliner Mie Pedas

31 Oktober 2023
Membayangkan Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh Jadi Tukang Parkir Liar

Membayangkan jika Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh Jadi Tukang Parkir Liar

4 Februari 2024
Masa Jabatan Kepala Desa 9 Tahun? Nggak Kapok Punya Pimpinan Nggak Becus?

Nggak Usah Berisik, Perpanjangan Masa Jabatan Kades Sudah Benar kok!

6 Februari 2023
3 Dosa Serial Upin Ipin kepada Penoton Indonesia Mojok.co

3 Dosa Serial Upin Ipin kepada Penonton Indonesia

15 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya Mojok.co

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

29 Januari 2026
5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang Mojok.co

5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

31 Januari 2026
5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026
8 Dosa Penjual Kue Pukis yang Mengecewakan Pembeli (Danangtrihartanto - Wikimedia Commons)

8 Dosa Penjual Kue Pukis yang Sering Disepelekan Penjual dan Mengecewakan Pembeli

30 Januari 2026
Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja
  • Salah Kaprah tentang Kerja di Surabaya, “Tipuan” Gaji Tinggi dan Kenyamanan padahal Harus Tahan-tahan dengan Penderitaan
  • Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana
  • Cabut dari Kota Tinggalkan Perusahaan demi Budidaya Jamur di Perdesaan, Beberapa Hari Raup Jutaan
  • Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik
  • Ngekos Bareng Sepupu yang Masih Nganggur Itu Nggak Enak: Sangat Terbebani, tapi Kalau Mengeluh Bakal Dianggap “Jahat”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.