Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

Membayangkan ‘Jujutsu Kaisen’ Berlatar di Indonesia, Nuansanya Dukun Banget Nih

Nazih Nauvan Lathif oleh Nazih Nauvan Lathif
7 Maret 2021
A A
gojo satoru Membayangkan ‘Jujutsu Kaisen’ Berlatar di Indonesia, Nuansanya Dukun Banget Nih mojok.co/terminal

Membayangkan ‘Jujutsu Kaisen’ Berlatar di Indonesia, Nuansanya Dukun Banget Nih mojok.co/terminal

Share on FacebookShare on Twitter

Berita bahwa Persatuan Dukun Nusantara (Perdunu) hendak menggelar Festival Santet tempo hari, ndilalah kok ya bebarengan sama keriuhan anime Jujutsu Kaisen yang saat ini sedang mengudara. Dua kabar bertemakan perdukunan duniawi yang menghiasi lini masa ini bertemu dalam satu momentum yang begitu tepat.

Bagi pembaca yang belum kenal dengan anime Jujutsu Kaisen, saya kasih tahu tipis-tipis deh, ya. Serial anime yang masih satu studio dengan Attack On Titan Final Season ini bercerita tentang interaksi supranatural sekelompok manusia berkemampuan khusus dengan roh terkutuk berwujud monster. Gampangnya, kalau diadaptasi dengan kondisi di Indonesia, anime ini bercerita tentang interaksi orang indigo atau dukun dengan energi gaib, demit, lelembut, dan sejenisnya.

Di anime ini akan diceritakan bagaimana perjuangan Yuji Itadori sang tokoh utama bersama kawan dan gurunya di SMK Jujutsu membasmi roh terkutuk yang kerap mengganggu manusia. Bagi teman-teman yang berpikir bahwa anime ini nantinya akan menyeramkan dan bikin bulu kuduk merinding, tenang saja. Anime ini tidak sehoror temanya, kok.

Justru anime ini akan memperlihatkan jalan cerita dan penokohan yang kuat berbalut komedi ringan. Ditambah sajian adegan dan audiovisual yang bagusnya jahanam betul. All Hail Gege Akutami dan MAPPA Studio!

Baiklah, kembali pada pembahasan hubungan Festival Santet Perdunu dengan anime ini. Berkat adanya kabar Festival Santet Perdunu, saya jadi membayangkan seandainya Jujutsu Kaisen memiliki latar tempat dan suasana di Indonesia. Imajinasi liar saya ini muncul bukan tanpa alasan. Banyak sekali kemiripan antara printilan cerita di anime tersebut dengan kondisi realitas klenik mistis yang ada di Indonesia.

Tentang keberadaan orang dengan kemampuan merasakan roh kutukan di anime tersebut misalnya. Dalam realitas kehidupan Indonesia, juga banyak ditemui orang dengan kemampuan serupa. Bahkan, tidak sekadar merasakan. Orang dengan kemampuan khusus ini di Indonesia, bisa sampai berinteraksi, wawancara sejarah, bahkan mengajak kerjasama ekonomi dengan demit dan sebangsanya.

Makanya, saya pikir bakal relate banget seandainya Jujutsu Kaisen ini punya latar tempat dan suasana di Indonesia. Tema cerita dan serba-serbi perdukunannnya sudah sangat saling mendukung. Barangkali kelak alur ceritanya akan menjadi seperti berikut ini.

Ekskul pengamat benda klenik dan SMK Perdukunan

Yuji, siswa kelas satu SMA Negeri Sukanime sedang kebingungan memilih ekskul apa yang cocok dengan dirinya yang tidak suka ribet. Pilihan Yuji akhirnya jatuh pada ekskul pengamat benda klenik yang terlihat gabut dan sepi peminat.

Baca Juga:

Tokyo Revengers Itu Jauh Lebih Kompleks dari Crows, Lebih Bercita Rasa dari Naruto

Bantahan soal Armin Arlert yang Dianggap Nggak Penting Lagi di AoT. Jangan Ngadi-ngadi lah

Pada suatu hari saat kegiatan ekskul berlangsung, Yuji dan dua teman se-ekskulnya melakukan pengamatan pada jenglot yang beberapa hari lalu ditemukan di belakang sekolah. Usut punya usut, ternyata jenglot tersebut dijaga oleh sesosok demit. Sebab merasa jenglot yang ia jaga diganggu, sosok demit ini menampakan wujudnya kepada ketiga anak tadi.

Tak hanya menampakan diri, sosok demit penjaga jenglot juga mengamuk dan menyerang Yuji serta dua temannya. Dua teman Yuji tumbang. Sementara itu, Yuji yang bermental tangguh berhasil melarikan diri sambil membawa jenglot. Si demit yang mengamuk masih bersikeras mengejar Yuji.

Di sisi lain di luar sekolah, Fushiguro siswa SMK Perdukunan yang juga seorang indigo, melihat geger gedhen yang sedang terjadi di sekolah Yuji. Berkat pendidikan character building dari SMK-nya yang mengajarkan untuk menolong sesama, Fushiguro berinisiatif menolong Yuji yang tengah dikejar demit.

Setelah bertarung cukup intens, ternyata keahlian Fushiguro bertarung dengan memanggil jin khodam tidak mampu menandingi kekuatan si demit. Maklum, masih anak kelas satu. Belum pernah magang di bagian pembasmian demit dan lelembut. Fushiguro nyaris tumbang, tapi Yuji berhasil menolong balik. Sekarang, giliran Yuji yang malah terancam di ambang kematian.

Dalam kondisi hampir mati ini, si Yuji sok ngide. Pikirnya jenglot yang ia bawa punya pasti kekuatan besar. Ia nekat menelan mentah-mentah jenglot tadi. Literally ditelan, Gaes. Hasilnya betul saja, ternyata jenglot tadi adalah jelmaan Jin Sukuna.

Singkat cerita Yuji kerasukan Jin Sukuna. “Aarghh, aing Sukuna, saha iyeu?” teriak Yuji. Pada akhirnya Yuji yang dirasuki Jin Sukuna berhasil mengalahkan si demit. Tapi, ya namanya orang kerasukan, Yuji tetap saja mengamuk. Lantas ia menyerang Fushiguro. Sial betul si Fushiguro ini.

Beberapa waktu kemudian, Ustadz Gojou, guru andalan SMK Perdukunan datang menyelamatkan. Oleh Ustadz Gojou, si Yuji ini dirukyah dan disadarkan. Sebab takut Yuji kumat kerasukan lagi, ia dipindahkan ke SMK Perdukunan agar lebih mudah dipantau.

Pembasmi pesugihan dan Festival Santet

Kini, Yuji resmi menjadi siswa SMK Perdukunan. Di sana ia mendapat beberapa teman baru. Selain Fushiguro yang jago main khodam, ada Nobara yang mahir menggunakan boneka santet dan paku-pakuan gaib. Ada Inumaki Toge yang omongan dari mulutnya bisa jadi semacam pelet dan kutukan. Ada pula Maki Zenin, wanita yang hobi main senjata klenik macam keris dan tombak kerajaan Majapahit.

Selain kegiatan belajar di kelas, Yuji dan kawannya juga mendapat tugas praktik membasmi demit. Pernah suatu ketika, Yuji dan kawannya membantu sebuah warung sepi pengunjung yang diduga dikirimi makhluk ghaib oleh saingannya. Ia bersama kawannya membantu mengusir si makhluk tadi.

Di lain kesempatan, Yuji dan gurunya, Pak Nanamin juga pernah membantu “membersihkan” rumah yang puluhan tahun terkena gangguan ghaib. Selain kegiatan pembasmian demit, tiap satu tahun sekali juga ada acara Festival Santet yang rutin digelar oleh Perdunu. Tujuan acara ini ya untuk sekadar sparring antar murid SMK Perdukunan. Dan  semacam expo untuk mencari bibit-bibit unggul dukun profesional ataupun praktisi supranatural. Barangkali ada HRD perusahaan yang melirik kan.

Ya begitu lah, seandainya Jujutsu Kaisen memiliki latar tempat dan suasana di Indonesia. Saya sih berharap ada sutradara atau produser yang tertarik mengangkat Jujutsu Kaisen ini menjadi serial sinetron Indonesia. Dan saya yakin, jika betulan digarap serius, serial ini bakal cukup meledak di pasaran mengikuti jejak pendahulunya, sinetron Di Sini Ada Setan.

BACA JUGA ‘Jujutsu Kaisen’: Cah Bagus Kelahiran MAPPA Studio yang Terpendam oleh Hype ‘Attack on Titan’ dan tulisan Nauvan Lathif lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 24 November 2021 oleh

Tags: anime netflixanime terbaikreview anime
Nazih Nauvan Lathif

Nazih Nauvan Lathif

Mas-mas medioker.

ArtikelTerkait

Anime 'Deca-Dence' Menggambarkan Perlunya Revolusi di Tengah Tatanan 'Ideal' terminal mojok.co

Anime ‘Deca-Dence’ Menggambarkan Perlunya Revolusi di Tengah Tatanan Ideal

5 November 2020
Kartun Barat Itu Bagus, tapi Kalah Kreatif Dibanding Anime terminal mojok.co

Kartun Barat Itu Bagus, tapi Kalah Kreatif Dibanding Anime

12 Februari 2021
Stereotip Ngehek bagi Bapak-bapak yang Masih Suka Nonton Anime terminal mojok.co

Kimetsu no Yaiba, Anime Paling Bagus dari Segi Kualitas Animasinya

4 Agustus 2020
opening anime terminal mojok

Jangan Terjebak, Anime Bagus Tak Harus Selalu Punya Opening Bagus, Kitanya Saja yang Familier

10 Maret 2021
Jiraiya Adalah HOS Tjokroaminoto di Konohagakure konoha terminal mojok.co

Jiraiya Adalah HOS Tjokroaminoto di Konohagakure

15 Desember 2020
Kartun Barat Itu Bagus, tapi Kalah Kreatif Dibanding Anime terminal mojok.co

3 Rekomendasi Anime untuk Penonton Dewasa yang Bakal Mengubah Konsepsimu

28 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit Mojok.co

Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit

18 Mei 2026
Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

19 Mei 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Organisasi Mahasiswa Itu Candu, dan Jabatan di Kampus Itu Jebakan yang Pelan-pelan Mematikan

18 Mei 2026
Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

14 Mei 2026
Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

20 Mei 2026
Mahasiswa Akuntansi yang Menghindari Bahasa Inggris Tak Ubahnya Menembak Kaki Sendiri, alias Menyulitkan Diri Sendiri!

Mahasiswa Akuntansi yang Menghindari Bahasa Inggris Tak Ubahnya Menembak Kaki Sendiri

20 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.