Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

Memang Kenapa kalau Coldplay Dukung LGBT?

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
17 Mei 2023
A A
Memang Kenapa kalau Coldplay Dukung LGBT?

Memang Kenapa kalau Coldplay Dukung LGBT? (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu belakangan, Coldplay jadi buah bibir di media sosial karena grup band asal Inggris ini akan menggelar konser pada 15 November 2023 di di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat. Sebenernya, nggak usah heran kenapa begitu Coldplay ngumumin bakal konser di Indonesia langsung pada heboh. Selain karena musikalitasnya yang luar biasa, bisa jadi, Coldplay nggak akan menggelar konser untuk kedua kalinya di Indonesia. Jadi semua penggemar musik bakal mati-matian biar bisa mendapatkan tiket konsernya.

Di tengah euforia tersebut, dilansir dari tvonenews.com, Persaudaraan Alumni (PA) 212 menolak keras konser Coldplay di Indonesia lantaran Chris Martin dan kawan-kawan merupakan pendukung kampanye LGBT. Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin nggak cuma mengimbau promotor dan panitia untuk membatalkan cara tersebut, tapi juga akan menggelar aksi besar dengan memblokir lokasi atau mengepung bandara.

Sebagai warga negara Indonesia, saya menghormati pernyataan mereka sebagai bagian dari kebebasan berpendapat. Makanya melalui tulisan ini saya mencoba menanggapi, karena pernyataan mereka membuat saya mengernyitkan dahi dan geleng-geleng kepala.

Manchester United juga dukung LGBT, tak lantas saya jadi gay

Sebelum sampai ke sana, saya cerita sedikit dulu ya. Saya sendiri bisa dibilang adalah salah satu fans Manchester United sejak lebih dari 25 tahun yang lalu. Sejak beberapa tahun yang lalu, Liga Primer Inggris memperlihatkan dukungannya kepada kesetaraan hak kaum LGBT. Salah satunya adalah mengampanyekan dukungan mereka lewat media sosial. Foto profil akun media sosial kesebelasan seperti Manchester City, Chelsea, Arsenal, dan Liverpool sempat bernuansa “pelangi” sebagai bentuk dukungan akan kaum LGBT.

Sebagai pendukung Manchester United dan penonton sepak bola, saya tidak ambil pusing ketika klub kesayangan saya maupun tim sepak bola yang saya tonton mendukung LGBT. Sekalipun seluruh pemainnya adalah gay, yang saya lihat kan permainan sepak bola mereka di lapangan, orientasi seksual mereka nggak pernah saya pikirkan. Itu urusan mereka masing-masing dengan Yang Maha Kuasa.

Apakah dengan menonton Manchester United bikin saya jadi gay? Kan tidak! Bikin stres sih iya karena permainannya masih jelek. ~wqwqwqwq

Saya juga bisa dibilang adalah penggemar grup musik Queen. Salah pentolan Queen, Freddie Mercury secara terbuka sudah mengakui dirinya bahwa ia adalah sebagai seorang biseksual. Apakah saya memboikot musik-musik karya Queen dan Freddie? Tidak! Apakah mendengarkan karya mereka membuat saya jadi gay? Juga tidak!

Coldplay dukung LGBT, lalu?

Atas dua alasan tersebutlah, izinkan saya berkata, memang kenapa kalau Coldplay dukung LGBT?

Baca Juga:

7 Lagu Bahasa Inggris yang Mewakili Jeritan Hati Dosen di Indonesia

Surat Terbuka untuk Fans Coldplay yang Nggak Balikin Xyloband: Nggak Apa-apa kok, Beneran, tapi Ingat, Lemah Teles!

Saya yakin, sebagian besar orang yang datang ke konser Coldplay nanti cuma fokus mau nonton konser kok! Sama kayak saya yang cuma fokus nonton sepak bola ketika Manchester United atau tim sepak bolanya bertanding. Sama kayak saya yang cuma fokus mendengarkan musik ketika nyetel karya Queen di Spotify.

Contoh lain yang jauh lebih ekstrim, selama ini saya sering nonton serial macam Game of Thrones yang memperlihatkan adegan seksual kaum LGBT, tapi saya tetap seorang pria straight, nggak ikut-ikutan jadi kaum LGBT. Saya juga sudah belasan tahun memainkan gim penuh kekerasan macam Grand Theft Auto, tapi saya nggak berubah jadi pembunuh sadis, tuh.

Jadi rasa-rasanya sih PA 212 atau masyarakat Indonesia lainnya nggak usahlah mempermasalahkan Coldplay yang mendukung LGBT sampai-sampai mengancam mau besar dengan memblokir lokasi atau mengepung bandara segala. Masih banyak masalah lain yang harusnya jadi concern PA 212 atau masyarakat Indonesia lainnya macam pengentasan kemiskinan, ketersediaan lapangan kerja, atau pemerataan pendidikan. Saya rasa masyarakat juga bakal lebih respect ke PA 212 kalau kalian lebih concern ke sana alih-alih sekadar boikot konser Coldplay.

Penulis: Raden Muhammad Wisnu
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Tips Menang War Tiket Coldplay Jakarta

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Mei 2023 oleh

Tags: campaignColdplaylgbt
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

My Universe Coldplay X BTS

My Universe, Kolaborasi Coldplay X BTS yang Overrated

26 September 2021
Mencermati Lagu Fix You Dari Coldplay Yang Dicover BTS Dari Kacamata Fans Codplay dan Awam K-Pop Terminal Mojok

Mencermati Lagu ‘Fix You’ yang Dicover BTS dari Kacamata Fans Coldplay dan Awam K-Pop

7 Maret 2021
Dajjal pun Minder di Hadapan Fitnah Ambulans Kosong dan Campaign Anti Info Covid-19 terminal mojok.co sopir jenazah mobil jenazah

Dajjal pun Minder di Hadapan Fitnah Ambulans Kosong dan Campaign Anti Info Covid-19

17 Juli 2021
Bagi Saya, Deny Caknan Adalah Coldplay Cabang Ngawi (Unsplash)

Bagi Saya, Deny Caknan Adalah Coldplay Cabang Ngawi

22 Mei 2023
kebebasan berpendapat

Kebebasan Berpendapat di Media Sosial Bagian 2: Bodo Amat adalah Cara Bermedia Sosial Paling Benar

22 Oktober 2019
Kucumbu Tubuh Indahku

Kucumbu Tubuh Indahku: Sempat Ditolak Tetapi Laku di Pasar Internasional

20 September 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

6 Oleh oleh Khas Jogja Paling Red Flag- Cuma Bikin Sakit Hati! (Wikimedia Commons)

6 Oleh oleh Khas Jogja Paling Red Flag, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Sakit Hati

22 Februari 2026
Alas Purwo Banyuwangi Itu Nggak Semenyeramkan Itu kok, Kalian Aja yang Lebay alas roban

Alas Roban Terkenal Angker, tapi Alas Purwo Lebih Misterius dan Mencekam

19 Februari 2026
Rapat Pejabat Indonesia, Mahal di Konsumsi, tapi Minim Substansi. Lebih Fokus ke Gedung Rapat dan Konsumsi ketimbang Isi Rapat!

Orang Indonesia Suka Banget Rapat, tapi Nggak Suka Ambil Keputusan, Akhirnya ya, Rapat Lagi!

22 Februari 2026
Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

20 Februari 2026
Saya Kapok Ikut Bukber! Cuma Kenyang Dipameri Lanyard Kantor dan Kesuksesan Teman-teman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin Saya Malas Datang Bukber, Bukan Cuma karena Jadi Ajang Pamer

21 Februari 2026
Pulang ke Lembata NTT Setelah Lama Merantau di Jawa, Kaget karena Kampung Halaman Banyak Berubah Mojok.co

Momen Pulang ke Lembata NTT Setelah Sekian Lama Merantau di Jawa Diliputi Rasa Kaget, Kampung Halaman Banyak Berubah

25 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • 8 Tahun Pakai iPhone, Ternyata Saya Dibutakan Gengsi padahal Android Lebih Praktis dan Nyaman
  • Adhit & Carlo Jikustik Gandeng Klaten Project Rilis Lagu Religi “Tuhan itu Ada”
  • User Bus Sumber Selamat Pertama Kali Makan di Kantin Kereta, Niat buat Gaya dan Berekspektasi Tinggi malah Berakhir Meratapi
  • Penerima LPDP Dalam Negeri Terkena Getah Awardee Luar Negeri yang “Diburu” Seantero Negeri, padahal Tak Ikut Bikin Dosa
  • Kumpul Keluarga Justru bikin Ortu Makin Kesepian dan Terabaikan, Anak Sibuk sama HP dan Tak Saling Bicara
  • Makan Mie Ayam, “Quality Time” Orang Surabaya dan Balas Dendam Terbaik untuk Melampiaskan Getirnya Hidup

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.