Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Kesehatan

Medical Check Up, Tindakan Penting yang Kerap Diabaikan Budak Korporat dan Calon Pasutri

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
21 Agustus 2022
A A
Medical Check Up, Tindakan Penting yang Kerap Diabaikan Budak Korporat dan Calon Pasutri

Medical Check Up, Tindakan Penting yang Kerap Diabaikan Budak Korporat dan Calon Pasutri (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Medical check up kerap diabaikan oleh banyak orang. Padahal, mengecek risiko kesehatan dalam tubuh ini penting banget. Pencegahan, selalu lebih baik ketimbang mengobati. Maka dari itu, tindakan ini memang sebaiknya dilakukan secara rutin.

Medical check up ini penting buat para budak korporat. Kerja keras bagai kuda sering bikin kita lupa sama kesehatan sendiri. Sekadar buat olahraga ringan aja lupa, apalagi buat ngecek kesehatan. Ketimbang menyesal akhir nanti, mending dicek kan.

Selain buat budak korporat, medical check up ini penting banget buat pasangan yang mau menikah. lho, saya serius. Selain kudu punya calon dulu (ya kali mau menikah dengan batu bata), medical check up harus dilakukan sebagai langkah awal.

Oke, saya jelaskan dulu ya kenapa sebelum melangsungkan pernikahan, kalian-kalian pasangan calon pasutri harus mengecek kesehatan.

Dengan mengecek kesehatan, calon pasutri bisa mendeteksi penyakit menular yang berpotensi dapat ditularkan melalui kegiatan seksual suami istri, seperti hepatitis, sifilis, hingga HIV/AIDS. Kenapa hal ini penting untuk dilakukan? Banyak penyakit menular yang nggak ada gejalanya sama sekali, termasuk penyakit yang saya sebutkan di atas.

Nggak mau kan sehabis nikah pasangan kalian ikut tertular penyakit menular seksual yang akan bikin mereka repot seumur hidup? Daripada ketahuan setelah melangsungkan pernikahan, lebih baik ketahuan jauh-jauh hari sebelum nikah kan?

Selain itu, medical check up pranikah pun penting dilakukan calon pasutri supaya mereka bisa mendeteksi penyakit bawaan yang dapat diturunkan pada keturunan mereka di masa depan. Bukan cuma HIV/AIDS saja lho potensi penyakit yang bisa ditularkan pada keturunan mereka kelak, tapi juga penyakit lainnya seperti diabetes dan thalasemia.

Pencegahan diabetes sih “masih gampang”. Nantinya, keturunan dari penderita diabetes tinggal diedukasi tentang gaya hidup sehat yang harus mereka jalankan supaya gak terkena diabetes. Yang ngeri itu thalasemia. Sekitar 80 persen bayi penderita thalasemia terpaksa harus menerima transfusi darah seumur hidupnya. Jelas, ini bikin repot karena stok darah di PMI selalu defisit. Apalagi setiap tahunnya ada 2.500 bayi penderita thalasemia yang lahir di Indonesia.

Baca Juga:

Malas Tes Kesehatan dengan Alasan Takut Ketahuan Penyakitnya Adalah Logika Sesat

4 Jenis Ujian Kesabaran untuk Pasutri yang Memutuskan Tinggal Beda Rumah dengan Orang Tua

Kesannya jadi kayak ngatur-ngatur mau nikah dengan siapa nggak sih? Ya memang begitu. Selama ini, orang lebih sibuk buat ngepoin latar belakang dari pasangan yang akan mereka ajak nikah. Orang lebih sibuk buat ngepoin latar belakang sosial dan ekonomi dari keluarga pasangan yang akan mereka ajak nikah. Jarang banget yang menyelidiki penyakit yang diderita dan baru kaget pas udah menjalani pernikahan.

Selain itu, dengan medical check up pranikah, calon pasutri bisa lebih mengenal pasangannya masing-masing. Seperti golongan darah masing-masing serta kondisi kesehatan yang dimilikinya. Dengan mengetahui hal tersebut, kualitas rumah tangga yang akan mereka bangun tentu saja bisa lebih baik karena mereka akan saling tahu kondisi kesehatan pasangannya masing-masing. Daripada ketahuan setelah nikah? Nanti malah kaget dan berpotensi merusak kualitas rumah tangga mereka.

Menurut saya sih, keluar uang beberapa lembar untuk tindakan preventif sih nggak masalah. Ngadain resepsi jutaan bahkan puluhan juta bisa, masa cek kesehatan nggak bisa?

Itulah pentingnya medical check up untuk pasangan yang akan menikah. Nah, pengetahuan ini bisa kalian pakai untuk modal nantinya. Yang pertama harus dilakukan adalah cari pasangan. Sudah saya bilang di atas, syarat menikah itu ada calonnya dulu.

Penulis: Raden Muhammad Wisnu
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Bukan Cuma Jadi Syarat di KUA, Tes Kesehatan Pranikah Memang Sepenting Itu

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 Agustus 2022 oleh

Tags: budak korporatmedical check uppasutripreventif
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

Malas Tes Kesehatan dengan Alasan Takut Ketahuan Penyakitnya Adalah Logika Sesat

Malas Tes Kesehatan dengan Alasan Takut Ketahuan Penyakitnya Adalah Logika Sesat

21 Mei 2024
Tips Cari Rumah Kontrakan untuk Pasutri Muda Terminal Mojok

Tips Cari Rumah Kontrakan untuk Pasutri Muda

29 Juni 2022
pasangan yang belum dikaruniai anak

3 Kalimat yang Tidak Boleh Diucapkan kepada Pasutri yang Belum Dikaruniai Anak

23 September 2021
5 Pasutri yang Terjebak dalam Drama Korea yang Salah Terminal Mojok

5 Pasutri yang Terjebak dalam Drama Korea yang Salah

25 September 2022
4 Jenis Ujian Kesabaran untuk Pasutri yang Memutuskan Tinggal Beda Rumah dengan Orang Tua (Pixabay)

4 Jenis Ujian Kesabaran untuk Pasutri yang Memutuskan Tinggal Beda Rumah dengan Orang Tua

8 November 2022
Hiroshi Nohara dan Misae Nohara, Pasutri yang Sebetulnya Uwuuu Banget terminal mojok

Hiroshi dan Misae Nohara, Pasutri yang Sebetulnya Uwuuu Banget

17 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

31 Januari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.