Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Mati Tua di Jalanan Kota Malang

Mohammad Faiz Attoriq oleh Mohammad Faiz Attoriq
28 Maret 2023
A A
Surat Cinta untuk Walikota: Pak, Malang Macet, Jangan Urus MiChat Saja!

Surat Cinta untuk Walikota: Pak, Malang Macet, Jangan Urus MiChat Saja! (Akhmad Dodi Firmansyah via Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah lama saya punya love-hate relationship sama Kota Malang. Love-nya karena suasananya enak dan dingin (meski sekarang mulai panas) dan hate-nya agak banyak, salah satunya kemacetan.

Waktu kuliah, yang paling saya benci adalah pulang saat Jumat sore, macetnya gila, paling bersyukur kalo mata kuliah terakhir di hari Jumat kosong, bisa pulang lebih cepat. Apalagi Sabtu atau Minggu, waktu yang cocok buat belanja bulanan, saya kira jalannya nggak terlalu macet, ternyata? Macet, Bos! Mau lewat jalan alternatif, kena macet juga.

Belum lagi kalo akhir pekan malah diadakan bersih desa di jalan besar sampai ada pengalihan arus, mau nggak mau harus cari jalan alternatif, itu pun kena macet. Jadi, saya punya pola pikir jangan pernah keluar rumah kalo Jumat sore, dan Sabtu-Minggu 24 jam atau bakal menua di jalanan Kota Malang.

Idealnya, kalau Kota Malang rame, artinya banyak orang datang, dan kemungkinan besar mereka adalah wisatawan. Kalo banyak wisatawan ke Malang Raya, artinya ketiga daerah ini bakal ada pemasukan dan dikenal banyak orang.

Tapi kalo berbicara dari segi realitas, saya sebenarnya muak karena jalanan kota malah jadi tambah macet.

Nggak ada jalur lingkar

Jadi begini yang terhormat Pemkot Malang, Kota Malang itu lebih luas dari pedestrian Kayutangan Heritage a.k.a. Malioboro KW dan Alun-alun Balai Kota. Sadar nggak sih kalo Kota Malang macetnya sudah nggak masuk akal, apalagi kalo weekend bikin emosi, coba berangkat sendiri nggak pakai pengawalan.

Itu loh kawasan Tlogomas, Arjosari, dan Gadang yang jadi gerbang utama Kota Malang dipikir juga, tiap akhir pekan gila itu jalannya. Sudah tahu daerahnya bakal kena imbas destinasi wisata, tapi infrastruktur jalur lingkar saja nggak punya, hasilnya ya tiap akhir pekan jalan protokol Kota Malang macet.

Malah kalah sama Kepanjen, ibu kota Kabupaten Malang yang sudah lama punya jalur lingkar meski bolong-bolong, tapi masih mending karena ada loh.

Baca Juga:

Di Balik Wajah Kota yang Modern: Kehidupan Kelam di Labirin Gang Sempit dan Hilangnya Estetika Kota Malang

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Nah, terus apa Karanglo itu jalur lingkar Kota Malang? Kan bisa lewat situ, kenapa harus protes minta jalur lingkar?

Tembusan Karanglo (lurus dengan Gerbang Tol Singosari alias Karanglo) yang digunakan sebagai shortcut ke Batu bukan jalur lingkar Kota Malang, tapi punya Pemkab Malang. Apa aman dari macet? Nggak, malah sama macetnya sama Arjosari, tapi tipe macetnya beda banget karena jalannya nggak lebar-lebar amat.

Baca halaman selanjutnya

Bus pariwisata kok lewat situ?

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 29 Maret 2023 oleh

Tags: Kemacetankota malangpilihan redaksi
Mohammad Faiz Attoriq

Mohammad Faiz Attoriq

Si pria random yang tubirnya meletup-letup

ArtikelTerkait

Sama-sama Punya Banyak Cabang, Kenapa Mixue Makin Sepi sementara Mie Gacoan Selalu Ramai?

Sama-sama Punya Banyak Cabang, Kenapa Mixue Makin Sepi sementara Mie Gacoan Selalu Ramai?

2 Februari 2025
Cara Licik Tukang Tambal Ban Menipu Pelanggan untuk Meraih Keuntungan, Salah Satunya dengan Sengaja Nambah Lubang!

Metode Curang Tukang Tambal Ban Menipu Pelanggan untuk Meraih Keuntungan, Ban Bukannya Beres, Malah Makin Rusak!

28 Juli 2024
Ja~di, Kopi Alfamidi yang Siap Unjuk Gigi. Kopi Minimarket Lain Minggir Dulu

Ja~di, Kopi Alfamidi yang Siap Unjuk Gigi. Kopi Minimarket Lain Minggir Dulu

24 April 2025
Purwokerto Selatan, Kecamatan Paling Ideal di Banyumas yang Sering Disepelekan

Purwokerto Selatan, Kecamatan Paling Ideal di Banyumas yang Sering Disepelekan

9 Maret 2024
Dayeuhkolot, Kecamatan Paling Meresahkan di Kabupaten Bandung. Pikir Lagi kalau Mau Menikah dengan Orang Sini

Dayeuhkolot, Kecamatan Paling Meresahkan di Kabupaten Bandung. Pikir Lagi kalau Mau Menikah dengan Orang Sini

3 Maret 2024
Gedung Birao Tegal, Kembaran Lawang Sewu Semarang yang Bernasib Sial Mojok.co

Gedung Birao Tegal, Kembaran Lawang Sewu Semarang yang Bernasib Sial

8 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir Mojok.co

Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir

25 April 2026
Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja (Unsplash)

Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja

27 April 2026
3 Kebiasaan yang Harus Kamu Lakukan kalau Mau Selamat Kuliah di Jurusan Ilmu Politik

Penghapusan Jurusan Kuliah yang Tak Relevan dengan Industri Itu Konyol, kayak Nggak Ada Solusi Lain Aja

26 April 2026
Pengalaman Kuliah S2 UGM Nyambi Jadi MUA, Nggak Malu walau Sempat Merias Temen yang Lulus Duluan Mojok.co

Pengalaman Kuliah S2 UGM Nyambi Jadi MUA, Nggak Malu walau Sempat Merias Temen yang Lulus Duluan

1 Mei 2026
Pantai KIW Edge, Pantai Terbaik Semarang yang Sebenarnya Bekas Tambak di Kawasan Pabrik

Pantai KIW Edge, Pantai Terbaik Semarang yang Sebenarnya Bekas Tambak di Kawasan Pabrik

27 April 2026
Hal-Hal Aneh Bagi Orang Lamongan Ketika Mengunjungi Jakarta (Unsplash)

Hal-Hal Aneh Bagi Orang Lamongan Ketika Mengunjungi Jakarta

30 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas
  • Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.