Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Malang Bukan Lagi Kota yang Dingin dan Asri, Kini Ia Menjelma Jadi Kota Panas dan Tak Menyenangkan

Dhivia Felsy Tsabitah Nugrahwati oleh Dhivia Felsy Tsabitah Nugrahwati
10 Juni 2026
A A
Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co

Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” (uns

Share on FacebookShare on Twitter

Tiap tahunnya, Kota Malang dipenuhi mahasiswa baru yang datang untuk melanjutkan pendidikannya. Mereka datang dengan membawa jutaan ekspektasi mengenai kota yang dikenal dingin dan asri ini. Salah satunya saya.

Alasan saya memilih merantau di Kota Malang salah satunya karena membayangkan saat pikiran terasa jenuh dalam memikirkan tugas kuliah, pemandangan gunung dan hawa yang dingin akan membantu menenangkan pikiran. Benar, awal awal saat ke pergi ke rooftop kos pemandangan yang disuguhkan yaitu keindahan gunung dengan berbalut awan di atasnya. Sangat indah dan menenangkan.

Tapi, segala yang indah pun akan menemui akhir. Tak terkecuali, pemandangan yang sempat bikin saya terkesima dengan Malang.

Pemandangan gunung yang digantikan oleh jemuran mahasiswa

Setelah 3 bulan menetap di Malang, tak terasa ujian tengah semester pun tiba. Saya sangat terkejut melihat pemandangan gunung yang sering kali saya nikmati saat pikiran sedang jenuh kini tertutup bangunan baru. Saya tau bahwa satu bulan ini tetangga kos saya sedang melakukan pembangunan. Namun, tak pernah terpikirkan oleh saya tiba tiba bangunan itu telah tinggi menjulang menutupi pemandangan gunung yang sering kali saya nikmati.

Seiring berjalannya waktu, yang terlihat di rooftop tak lagi gunung, tapi jemuran mahasiswa. Pikiran yang tenang itu pun menguap entah ke mana. Pemandangan gunung kini hanya bisa dinikmati setengah saja, itupun harus melihat di rooftop paling pojok.

Kini sangatlah susah mencari kos dengan pemandangan langsung ke alam di Malang. Sekalinya ada, tak berselang beberapa lama pemandangan indah itu akan hilang. Padatnya mahasiswa yang merantau ke Malang membuat pemilik kos semakin berlomba-lomba untuk membangun bangunan yang bagus tentunya dengan pamandangan langsung ke arah gunung.

Hal inilah yang membuat para pemilik kos semakin meninggikan bangunan yang dimilikinya. Oleh karena itu, kos yang semula memiliki akses pemandangan langsung ke gunung, kini tertutup oleh bangunan lain.

BACA JUGA: 5 Alasan yang Membuat Saya Nggak Menyesal Kuliah di Malang

Baca Juga:

Susahnya Jadi Arek Malang di Jakarta: Berniat Mengobati Homesick Lewat Bakso Malang, eh yang Jual Malah Orang Tasik

Malang Dingin Itu Seharusnya Wajar, tapi Kini Justru Jadi Anomali

Mau liat gunung di Malang kudu beli kopi dulu

Tempat tempat yang menyuguhkan pemandangan indah rata-rata sudah dijadikan ladang bisnis oleh masyarakat. Salah satunya cafe. Banyak pemilik cafe yang menawarkan produknya dengan bonus pemandangan gunung yang sangat indah. Suasana asri yang mendukung dengan tambahan alunan musik.

Masalahnya adalah, yang awalnya menikmati pemandangan gunung yang indah bisa gratis, kini minimal harus sedia uang 50 ribu di kantong. Kekurangan fasilitas publik yang memadai bikin mahasiswa harus merogoh kocek hanya untuk melihat pemandangan yang indah di Malang.

Baca halaman selanjutnya

Malang sumuk!

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 11 Juni 2026 oleh

Tags: cuaca di malangdinoyokuliah di malangMalang
Dhivia Felsy Tsabitah Nugrahwati

Dhivia Felsy Tsabitah Nugrahwati

Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi, Universitas Negeri Malang. Menaruh perhatian terhadap keadaan dilingkungan sekitar

ArtikelTerkait

12 Kosakata Bahasa Walikan Malang yang Sering Dipakai di Tongkrongan Mojok.co

12 Kosakata Bahasa Walikan Malang yang Sering Dipakai di Tongkrongan

28 November 2023
4 Dosa Penjual Keripik Buah di Malang yang Perlahan "Mengusir” Pembelinya Mojok.co

4 Dosa Penjual Keripik Buah di Malang yang Perlahan “Mengusir” Pembelinya

23 Juli 2025
Cafe di Dau Malang Isinya Bukan Kopian, tapi Polusi Suara (Unsplash)

Cafe di Dau Malang Bukan Tempat yang Menyenangkan untuk Nongkrong karena Isinya Hanya Polusi Suara

16 November 2023
Penutupan 2 Hotel di Malang Gara-gara Open BO: Basmi Tikus, Bakar Lumbung

Penutupan 2 Hotel di Malang Gara-gara Open BO: Basmi Tikus, Bakar Lumbung

22 Mei 2023
Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau Mojok.co

Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau

16 Mei 2026
Jembatan Pelor Malang, Jalan Tikus yang Memudahkan, tapi Berbahaya di Malang Mojok.co

Jembatan Pelor Malang, Jalan Tikus yang Memudahkan, tapi Berbahaya

19 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Penyesalan Menyepelekan Petuah Rajin Menabung dari Ortu, padahal Kebiasaan Itu yang Jadi Penyelamat di Tengah Kondisi Ekonomi yang Bikin Cemas Mojok.co

Penyesalan Menyepelekan Petuah Rajin Menabung dari Ortu, padahal Kebiasaan Itu yang Menyelamatkan di Tengah Kondisi Ekonomi yang Bikin Cemas

13 Juni 2026
Di Balik Sekolah Elit yang Eksploitatif dan Manipulatif Ada Guru yang Menderita karena (Terpaksa) Jadi Ojek dan ART untuk Yayasan  Terminal

Di Balik Sekolah Elit yang Eksploitatif dan Manipulatif Ada Guru yang Menderita karena (Terpaksa) Jadi Ojek dan ART untuk Yayasan 

8 Juni 2026
Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Kebayoran Baru Jaksel, Banyak Kecoak Geprek hingga Pengemis Nodong QRIS

Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Kebayoran Baru Jaksel, Banyak Kecoak Geprek hingga Pengemis Nodong QRIS

10 Juni 2026
Lampung Bukan Tempat Merantau untuk Orang Lemah

Lampung Itu Nama Provinsi, Bukan Nama Kota. Pas SD Pernah Belajar IPS Nggak sih?

8 Juni 2026
Krisis Identitas Kawasaki Brusky 125: Mencoba Terjun di Pasar Matic, tapi Blunder. Jiplaknya Kebangetan!

Krisis Identitas Kawasaki Brusky 125: Mencoba Terjun di Pasar Matic, tapi Blunder. Jiplaknya Kebangetan!

13 Juni 2026
5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya Mojok.co

5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya

8 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.