Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

#MALAMJUMAT Cerita Mistis Saat Perjalanan Dinas ke Jogja

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
7 November 2019
A A
#MALAMJUMAT Cerita Mistis Saat Perjalanan Dinas ke Jogja

#MALAMJUMAT Cerita Mistis Saat Perjalanan Dinas ke Jogja

Share on FacebookShare on Twitter

Terhitung dari hari minggu saya berada di Jogja untuk keperluan dinas kerja. Rasanya dilema setiap kali diminta untuk dinas ke tempat yang sudah menjadi rahasia umum mudah sekali dirindukan seperti Jogja. Di satu sisi saya selalu ingin kembali merasakan suasana Jogja, di sisi lain pun akan merasa rindu juga kepada keluarga di beda provinsi. Namun, mau tidak mau tentu saya harus tetap melaksanakan tugas kantor.

Saya berangkat pada minggu siang dari Jakarta dan tiba di Jogja sekira pukul 15.10, lalu beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan ke penginapan yang sudah dipesan satu minggu sebelumnya. Pukul 16.00, akhirnya saya tiba di penginapan yang terbilang cukup nyaman untuk dihuni. Rasanya akan lebih tepat jika pergi ke tempat ini untuk berlibur dibanding perjalanan dinas.

Saya langsung menuju kamar untuk mengecek fasilitas yang ada, dan dilanjutkan dengan rebahan sambil menunggu jam makan malam. Setelah maghrib, saya mencari makan di sekitar penginapan. Akhirnya, pilihan saya jatuh kepada kedai kecil yang menjual ifumi. Rasanya kok ya enak membayangkan memakan ifumi yang hangat pada malam hari saat cuaca di Jogja sedang dingin.

Saat makanan diantar, seorang Bapak penjaga kedai (sebut saja Pak Witoyo—nama samaran) membuka obrolan dengan bertanya saya bekerja di mana dan asalnya dari mana. Sebab, beliau baru saja melihat saya dan nampak asing, tidak seperti pembeli lainnya yang memang sudah langganan. Sambil makan, kami bercerita singkat tentang keseharian atau kebiasaan di sekitar.

Entah bagaimana asal-muasalnya, obrolan malah berlanjut ke cerita mistis yang pernah dialami selama 20 tahun menjaga kedai. Pak Witoyo bercerita dari awal kedai dibuka selama 24 jam, karena memang tempat tinggalnya masih di satu tempat yang sama. Jadi, jika sedang mengantuk khususnya di malam hari, bisa sambil istirahat dan tidur. Istri dan anak pun senantiasa menjaga kedai secara bergantian.

Diceritakan oleh Pak Witoyo, pernah suatu ketika di sekitar pukul 23.00 ada seorang pria yang baru saja pulang bekerja mengendarai motor dan memesan nasi goreng. Pria tersebut sudah memberi uang lebih dulu dan diminta untuk menunggu selagi nasi goreng dimasak. Namun, saat Pak Witoyo menoleh ke meja pelanggan, pembeli tersebut tidak nampak sama sekali. Uang yang sebelumnya diberi dan disimpan dalam laci pun raib.

Itu hanya salah satu cerita mistis yang Pak Witoyo ceritakan. Hari sudah semakin larut, saya bergegas kembali ke penginapan. Dalam perjalanan saya teringat suatu wejangan jika bercerita dan memikirkan hal mistis, sama saja dengan mengundang makhluk tak kasat mata ke sekitar kita. Saya mulai merasa was-was meski sudah tiba di kamar. Tv dinyalakan agar suasana terasa ramai.

Tidak lama saya rebahan, pintu kamar ada yang mengetuk tiga kali, “tok, tok, tok”. Awalnya saya tidak curiga, karena ada kemungkinan penjaga penginapan ingin memastikan fasilitas aman dan tercukupi. Namun, setelah saya buka pintu, nyatanya tidak ada orang satu pun di lorong. Pikir saya, mungkin sudah lewat karena terlalu lama tidak ada respon.

Baca Juga:

Film Horor Indonesia Isinya Hantu dari Jawa, Hantu dari Daerah Lainnya Mana?

4 Alasan Jarang Ada Cerita Hantu di Kampus UIN yang Viral

Tak lama, ada ketukan berikutnya, “tok, tok, tok”, kini saya langsung bergegas, namun untuk memastikan, saya cek terlebih dulu melalui kaca kecil pada pintu (yang dapat melihat suasana di luar namun tidak bisa melihat suasana di dalam kamar dari luar). Tidak ada siapa-siapa di sana, sampai akhirnya ada sosok wanita berjubah putih berambut panjang melewati pintu. Bukannya jalan, tapi melayang. Spontan saya langsung lari kembali ke kasur dan menutup diri dengan selimut.

Dalam ketakutan dan jantung yang berdegub cukup kencang. Saya terbangun dari mimpi. Ternyata, saya ketiduran dan waktu sudah menunjukan pukul 20.10, saatnya bergegas makan malam sebelum semakin larut. Tanpa diduga, saya menemukan kedai makan yang sama persis seperti di mimpi sebelumnya. Saya akhirnya memesan mie goreng, karena tidak ingin mengalami cerita mistis yang sama persis seperti mimpi.

Tapi, ada yang berbeda. Yang melayani bukan Pak Witoyo, melainkan seorang perempuan dewasa. Setelah saya coba tanya dan sedikit berbincang, dia salah satu anak dari pemilik kedai tersebut. Bapak pemilik kedai sudah tiada lima tahun lalu karena sakit, dan dia adalah Pak Witoyo.

BACA JUGA Pengalaman Numpang Tidur di Kuburan atau tulisan Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 November 2019 oleh

Tags: cerita hantucerita serammerita misteri
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

#MALAMJUMAT Melihat Kemunculan Genderuwo yang Gemar Berlarian di Lantai Dua

#MALAMJUMAT Kemunculan Genderuwo yang Gemar Berlarian di Lantai Dua

7 November 2019
cerita hantu

Cerita Hantu Adalah Kearifan Lokal yang Harus Dipertahankan

13 Agustus 2019
Cerita-cerita tentang Hantu dan Bagaimana Kita Menuduhnya Sebagai Tokoh Paling Antagonis

Cerita-cerita tentang Hantu

5 November 2019
4 Alasan Jarang Ada Cerita Hantu di Kampus UIN yang Viral

4 Alasan Jarang Ada Cerita Hantu di Kampus UIN yang Viral

4 Agustus 2022
tadarusan

Misteri Suara Tangisan Saat Tadarusan

25 Juni 2019
#MalamJumat Kakakku yang Main ke Rumah Ternyata Bukan Kakakku yang Sebenarnya

#MALAMJUMAT Kakakku yang Main ke Rumah Ternyata Bukan Kakakku yang Sebenarnya

21 November 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Belanja Furnitur Mending di IKEA Atau Informa? Ini Dia Jawabannya

Belanja Furnitur Mending di IKEA Atau Informa? Ini Dia Jawabannya

18 Januari 2026
Ngemplak, Kecamatan di Sleman yang Sering Terlupakan karena Nama Besar Depok dan Ngaglik Mojok.co

Ngemplak, Kecamatan di Sleman yang Sering Terlupakan karena Nama Besar Depok dan Ngaglik

19 Januari 2026
Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

16 Januari 2026
Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

15 Januari 2026
Rute KRL Duri-Sudirman, Simbol Perjuangan Pekerja Jakarta (Unsplash)

Rute KRL dari Stasiun Duri ke Sudirman Adalah Rute KRL Paling Berkesan, Rute Ini Mengingatkan Saya akan Arti Sebuah Perjuangan dan Harapan

15 Januari 2026
Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan  Mojok.co

Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan 

19 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.