Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Sinetron

Mahfud MD Sebetulnya Juga Nonton Sinetron Kelucuan Pejabat Indonesia dan Ia Salah Satu Tokoh Utamanya

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
19 Juli 2021
A A
Mahfud MD Sebetulnya Juga Nonton Sinetron Kelucuan Pejabat Indonesia dan Ia Salah Satu Tokoh Utamanya terminal mojok.co

Mahfud MD Sebetulnya Juga Nonton Sinetron Kelucuan Pejabat Indonesia dan Ia Salah Satu Tokoh Utamanya terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Ikatan Cinta bikin sedih ya, Pak? Jyaaan saya kira Pak Mahfud MD ini satu level sama pahlawan yang keras, bijak, pun kuat hatinya. Jebul nggak beda jauh sama mbah saya yang spaneng nonton Ikatan Cinta di jam-jam istirahatnya. Iya, sih, harusnya Pak Mahfud MD dan simbah saya ini habiskan waktu di jam segitu untuk istirahat saja, jangan nonton sinetron.

Namun, ada pengecualian yang membuat simbah saya lebih layak nonton sinetron ketimbang Pak Mahfud MD. Simbah saya ini kegiatannya menyenangkan, lho, tiap pagi. Ia suka sekali masak, ngonceki brambang, hingga berjemur dan diterpa sinar matahari pagi yang menyehatkan.

Lha, nek, Pak Mahfud, kan, ya, sekaliber Menko Polhukam dan nggak mungkin kegiatannya ngoncekki brambang. Nggak mungkin juga masak-masak di dapur. Kerjaannya amat banyak. Ngurusi dan kordinasi bidang politik, hukum, dan keamanan.

Weh, jangan salah, Pak Mahfud ini mbois sekali dalam hal kinerjanya. Lihat saja politik, hukum, dan keamanan di Indonesia untuk menengok kinerja blio. Bikin nangis, kan? Eh, maksud saya, bikin bangga, kan?

Politik, hukum, dan keamanan di Indonesia itu sering kali bikin nangis. Nah, makanya itu seperti sedang nonton sinetron. Jadi, Pak Mahfud MD nonton sinetron itu bukan bermaksud abai akan kondisi Indonesia saat ini, melainkan sedang observasi.

Nggak percaya? Terminal Mojok pernah membahas sinetron Ikatan Cinta dalam dalih hukum. Mashooooook, Pak Mahfud.

Namun, itu penalaran pertama, lho, ya. Saya masih punya asumsi lain. Ketika menolak mudik, para pejabat negeri saja nyanyi-nyanyi, masak di kondisi kritis seperti ini mereka nggak melakukan gebrakan apa-apa? Edan po, bikin sinetron, lah!

Nah, yang sedang dilihat Pak Mahfud MD itu sebetulnya bukan cuma sinetron Ikatan Cinta. Namun, bisa saja beliau juga nonton sinetron bikinan para pejabat negeri untuk meningkatkan imun para warganya. Sinetron tersebut bergenre satir-komedi-aksi-issekai-harem. Judulnya Kelucuan Pejabat Indonesia.

Baca Juga:

Preman Pensiun 9 Sebaik-baiknya Sinetron Ramadan, Bikin Saya Nonton TV Lagi 

Pengalaman Saya Menjalani KKN Gaib, Sendirian Ngerjain Proker, Tau-tau Selesai

Bisa jadi, sinetron ini lucu sekali. Jika boleh usul dan urun rembug, alurnya begini.

Dibuka dengan menayangkan cuitan—the one and only—Mahfud MD pada 15 Februari 2020. Begini cuitannya, “Alhamdulillah 243 WNI yang pulang dari Wuhan dan diobservasi 14 hari di Natuna dinyatakan bersih dari corona. Dalam kelakarnya, Menko Perekonomian Airlangga bilang, “Karena perizinan di Indonesia berbelit-belit maka virus corona tak bisa masuk. Tapi omnibus law tentang perizinan lapangan kerja jalan terus.”

Cuitan ini, katanya, diambil dari guyonan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Ketika guyonan bapak-bapak yang cringe dan nggak lucu itu Menko Polhukam dan Menko Perekonomian bersatu, putus sudah urat tawamu itu. Itu puncak komedi? Sek, sek, belum.

Ada juga atasan Pak Jokowi, eh, maksud saya anak buah Pak Jokowi yang juga akan masuk sinetron lucu ini. Yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (masih menjabat ini kan, ya?), Luhut Binsar Pandjaitan. Blio berkata, dikutip dari konferensi video 2 April 2020, “Dari hasil modelling, cuaca Indonesia di ekuator yang panas dan humidity tinggi maka untuk Covid-19 itu nggak kuat.”

Sebentar, waktu ngomong begini, Luhut guyon kan, ya? Ya mosok setelah ngomong ngawur begini, blio ditugaskan presiden untuk ngurusi pandemi di sembilan provinsi (DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Papua, dan Bali), sih?

Ah, maaf, guys, ini Indonesia. Saya lupa. Di mana sarapan warganya bukan nasi dan lauk bergizi, tapi lawakan demi lawakan yang basi.

Sinetron ini juga harus memasukkan guyonan pejabat lainnya yang menyepelekan pandemi di awal-awal Covid-19 tiba di Indonesia. Ini harus puncak komedi, agar sinetron yang ditonton Pak Mahfud nggak bikin sedih seperti Ikatan Cinta.

Tepatnya pada acara Halal bi Halal IKA UNS yang disiarkan di kanal YouTube, Universitas Negeri Sebelas Maret, 26 Mei 2020. Sang tokoh utama, siapa lagi kalau bukan Mahfud MD, berkata, “Saya kemarin mendapat meme dari Pak Luhut (Menko Kemaritiman) itu begini, Corona is like your wife. In easily you try to control it, then you realize that you can’t. Then, you learn to live with it.”

Lantas blio berkata sekali lagi, mengomentari bahwa Covid-19 itu seperti isteri sendiri, “Tfilm api sesudah menjadi istrimu, kamu ternyata tidak bisa menaklukannya. Lalu, kemudian kamu berdamai dan hidup bersamanya.”

………………..istri ndasmu!

BACA JUGA Film India Jadul yang Wajib Ditonton Mahfud MD selain ‘Dilwale’ dan tulisan Gusti Aditya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2021 oleh

Tags: covid-19mahfud MDpandemiPojok Tubir TerminalSinetron
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

Film Paranoia: Saat Kebijakan Pandemi Lebih Seram dari Pandemi Itu Sendiri terminal mojok.co

Film Paranoia: Saat Kebijakan Pandemi Lebih Seram dari Pandemi Itu Sendiri

14 November 2021
Sebuah Pertanyaan Jebakan: Bolehkah Seorang Muslim Mengikuti Tren Childfree? terminal mojok.co

Sebuah Pertanyaan Jebakan: Bolehkah Seorang Muslim Mengikuti Tren Childfree?

11 Agustus 2021
Surabaya Memang Kekurangan Tempat Wisata, tapi Tidak Pernah Kekurangan Warkop

Surabaya Memang Kekurangan Tempat Wisata, tapi Tidak Pernah Kekurangan Warkop

5 Juli 2024
kesalahan memakai masker mojok.co Bertemu Penjual Masker di Apotek yang Agak Ceroboh

5 Kesalahan Memakai Masker Kain yang Pasti Pernah Kamu Lakukan

9 September 2020
Mari Sambut dengan Tawa Wacana Menkes Terawan Soal Wisata Kebugaran, Jamu, dan Kerokan

Apa sih Pentingnya Meminta Terawan Tampil ke Publik?

28 September 2020
Influencer Bukanlah Dewa, dan Kalian Nggak Perlu Membela Mereka

Influencer Bukanlah Dewa, dan Kalian Nggak Perlu Membela Mereka

31 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

2 Februari 2026
Piyungan Isinya CEO Pakai Sandal Jepit Bawa Karung Rongsokan (Unsplash)

Saya Belajar Tentang Kebahagiaan di Piyungan, Tempat Para CEO Pakai Sandal Jepit dan Pegang Karung Rongsokan

7 Februari 2026
13 Kosakata Bahasa Madura yang "Menjebak” dan Perlu Diperhatikan Pendatang yang Baru Belajar Mojok.co

13 Kosakata Bahasa Madura Paling “Menjebak” dan Perlu Diperhatikan Pendatang yang Baru Belajar

9 Februari 2026
Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering "Keseleo" Mojok.co

Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering “Keseleo”

7 Februari 2026
Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana
  • Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak
  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan
  • Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah
  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.