Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Mahasiswa Teknik Informatika Kok Nggak Bisa Ngoding?

Muhammad Bahauddin Alfan oleh Muhammad Bahauddin Alfan
7 Desember 2019
A A
Mahasiswa Teknik Informatika Kok Nggak Bisa Ngoding?
Share on FacebookShare on Twitter

Bagaimana nasib seorang mahasiswa informatika yang tidak jago ngoding? Itulah pertanyaan yang selama ini bergaung di kepalaku. Sejak awal, aku menduga bahwa aku bakal salah jurusan karena semakin lama menjalani perkuliahan, banyak hal yang menjadi salah persepsi.

Pertama, aku kira ketika SMA kuliah di Teknik Informatika bakal dikhususkan ke salah satu mata kuliah saja alias ada peminatan. Dulu sih aku berharap bisa mendalami bidang multimedia kayak animasi atau videografi gitu, ternyata untuk bisa fokus ke multimedia aku juga harus belajar jaringan dan pemrograman web untuk bisa mengembangkannya.

Keresahanku belajar di banyak bidang ini memang hanya dialami segelintir orang saja (alias yang malas kuliah). Banyak teman-teman sekelasku apalagi lulusan SMK yang semangat mengerjakan laporan dan program karena sudah terbiasa. Sehingga, itu bikin sikapku jadi skeptis dengan selalu mempertanyakan tujuan bikin laporan dan tugas-tugas yang tidak jauh beda dengan di SMA. Ujung-ujungnya hanya untuk penilaian.

Untuk mengalihkan isu kemalasan tersebut, ada tawaran project dari dosenku di mata kuliah Multimedia. Mungkin hanya ini salah satu hal yang membuatku semangat berkuliah. Memang seharusnya project membuat video, storyboard, dan sebagainya adalah tugasnya anak DKV. Tapi karena salah satu area okupasi Teknik Informatika di kampusku adalah menjadi wirausahawan bidang teknologi informasi dan komunikasi, maka mulai saat itu aku bertekad untuk jadi technopreneur.

Tapi aku selalu bertanya-tanya, jika aku berhasil melaksanakan project itu dengan baik maka apakah itu bisa menjamin lancarnya skripsi ya? Soalnya skripsinya anak Teknik Informatika harus berupa pengembangan produk yang ada analisis metode seperti Naive Bayes, KNN, Decision Tree, dan metode-metode lainnya. Jadi, aku coba konsultasikan dengan dosen matakuliah Bahasa Indonesia Keilmuan, beliau mengatakan skripsi harus dibuat sesuai passion dan memiliki referensi dan dosen yang pas.

Semua keresahan itu kembali kepada topik awal pertanyaanku, bagaimana jika ternyata mahasiswa informatika tidak jago ngoding? Apakah akan berpengaruh kepada masa perkuliahanku? Kemudian, aku teringat saran dari kakak tingkatku bahwa kita harus menyiapkan ‘ban serep’ kalau ternyata passion yang kita dalami justru menjadi halangan kita untuk bisa lulus tepat waktu.

Aku teringat pernah membuat tugas yang bersifat analisis berbasis website untuk mendeteksi kalimat utama dari sebuah paragraf dilihat dari kata kunci yang dominan muncul. Entah kenapa kalau berhubungan dengan Natural Language Processing (NLP), aku tuh klop banget sehingga gara-gara tugas itu akhirnya dapat nilai A. Apalagi, dosen yang ahli di bidang itu akrab dan klop banget denganku.

Bahasa pemrograman yang digunakan dalam NLP dan sangat aku minati adalah Python. Bahasa Python umumnya digunakan untuk data science atau lebih umum dikenal pengolahan big data. Mungkin itu bisa menjadi ‘ban serep’ku. Akhirnya, aku mencoba mencari referensi data science yang tidak banyak ngoding.

Baca Juga:

8 Alasan Jurusan Psikologi Pantas Disebut Jurusan Paling Green Flag

6 Sisi Gelap Jurusan Psikologi yang Tidak Masuk Brosur Promosi

Setelah aku bergabung di sebuah komunitas Artificial Intelligence, aku tertarik pada salah satu pembahasan tentang ini . Ada sebuah role job yang menarik minat saya di bidang data science, yakni business intelligence. Role job ini cocok bagi mahasiswa informatika yang suka mendalami di bidang analisa data tapi tidak memiliki kemampuan coding yang sebaik rekannya. Karena di zaman revolusi industri 4.0 basisnya adalah media sosial, maka tentu akan lebih kompleks yang dipelajari bagi seorang business intelligence.

Selain mempelajari bagaimana menganalisa big data, kita juga dituntut memahami nilai-nilai perekonomian dan proses bisnis dengan baik. Pemahaman penggunaan tools seperti SQL dan spreadsheet seperti Microsoft Excel juga sangat penting sehingga untuk menjelaskan hasil analisa data-data tersebut kita dapat mengambil kesimpulan yang mampu meningkatkan nilai perekonomian dan bisnis.

Kesimpulannya, jangan pernah merasa tidak ada jalan lain ketika ternyata yang kita harapkan tidak sesuai dengan kenyataan. Khususnya di bidang informatika, tentu akan sangat banyak jalan tapi butuh eksplorasi yang dalam. Jadi jangan patah semangat ya bagi mahasiswa informatika yang nggak bisa ngoding!

BACA JUGA Masuk Kuliah: Saatnya Salah Jurusan atau tulisan Muhammad Bahauddin Alfan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Januari 2022 oleh

Tags: jurusan kuliahngodingteknik informatika
Muhammad Bahauddin Alfan

Muhammad Bahauddin Alfan

Penulis adalah mahasiswa informatika tingkat akhir di kampus tercinta di Malang. Kadang suka curhat-curhat nggak jelas di bahauddinalfan.wordpress.com. Suka banget sama topik Sosioteknologi Informatika dan bakal aktif menulis tentang topik tersebut.

ArtikelTerkait

Ambigunya Jurusan Agribisnis, Masuk Fakultas Pertanian tapi 80% yang Dipelajari Justru Ilmu Ekonomi jurusan pertanian

Ambigunya Jurusan Agribisnis, Masuk Fakultas Pertanian tapi 80% yang Dipelajari Justru Ilmu Ekonomi

21 Juli 2025
3 Kejadian Memalukan yang Pernah Saya Alami Saat di Bank terminal mojok.co

Sarjana Perbankan Syariah yang Sama Ngenesnya Kayak Sarjana Pendidikan

12 April 2020
Fakta Pahit Jurusan Arkeologi yang Memikat tapi Sepi Peminat

Fakta Pahit Jurusan Arkeologi yang Memikat tapi Sepi Peminat

9 Januari 2023
jurusan ilmu komunikasi

Kuliah Jurusan Ilmu Komunikasi yang Disangka Belajar Ngomong Doang

18 Maret 2020
panduan memilih jurusan kuliah

Panduan Memilih Jurusan Kuliah untuk Kalian yang Masih Galau

8 Desember 2021
Teknik Geodesi_ Disamakan Geologi, Dimusuhi Kaum Bumi Datar terminal mojok

Teknik Geodesi: Disamakan dengan Geologi, Dimusuhi Kaum Bumi Datar

27 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jakarta yang Keras di Dalam Ingatan Arek Surabaya (Unsplash)

Meski Keras dan Bisa Kejam, Faktanya Jakarta Bisa Bikin Rindu. Tapi Maaf, Saya Memilih Tidak Lagi Merantau dan Pulang ke Surabaya

27 Maret 2026
Sisi Gelap Purwokerto yang Membunuh Wisatanya Sendiri (Unsplash)

Purwokerto Murah? Murah untuk Siapa? Kenapa Warga Asli Tidak Merasakannya?

27 Maret 2026
Growol, Makanan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Dipikirkan Dua Kali kalau Mau Dijadikan Oleh-Oleh Mojok.co

Growol, Makanan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Dipikirkan Dua Kali kalau Mau Dijadikan Oleh-Oleh

31 Maret 2026
Bersyukur Gagal Naik PO Haryanto Magelang-Demak, Kehabisan Tiket Berujung Pengalaman Mudik yang Lebih Berkesan dan Hangat Mojok.co

Bersyukur Gagal Naik PO Haryanto Magelang-Demak, Kehabisan Tiket Berujung Pengalaman Mudik yang Lebih Berkesan dan Hangat

30 Maret 2026
Naik Bus Sinar Mandiri Mulya Rembang-Semarang Mengancam Nyawa, Armada Reyot dan Sopir Ugal-ugalan Mojok.co

Bus Sinar Mandiri Mulya Rembang-Semarang Mengancam Nyawa, Armada Reyot dan Sopir Ugal-ugalan

1 April 2026
Penilai Properti: Profesi "Sakti" di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

Penilai Properti: Profesi “Sakti” di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

31 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”
  • Gagal Lolos SNBP UGM Bukan Berarti Bodoh, Seleksi Nilai Rapor Hanya “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tidak Menjamin Masa Depan
  • Siswa Terpintar 2 Kali Gagal UTBK SNBT ke UB, Terdampar di UIN Jadi Mahasiswa Goblok dan Nyaris DO
  • “Side Hustle” Bisa Hasilkan hingga Rp500 Juta per Bulan Melebihi Gaji Kerja Kantoran, tapi Bikin Tersiksa karena Tidak Pernah Berhenti Bekerja
  • Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi
  • Derita Jadi PNS atau ASN di Desa: Awalnya Bisa Sombong Status Sosial, Tapi Berujung Ribet karena “Diporoti” dan Dikira Bisa Jadi Ordal

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.