Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Repotnya Mahasiswa Asal Ponorogo yang Kuliah di Malang, Mudik jadi Barang Mahal

Annasha Anjani Tria Amelia oleh Annasha Anjani Tria Amelia
10 November 2023
A A
Repotnya Mahasiswa Asal Ponorogo yang Kuliah di Malang, Mudik jadi Barang Mahal Mojok.co

Repotnya Mahasiswa Asal Ponorogo yang Kuliah di Malang, Mudik jadi Barang Mahal (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Naik bus tidak cocok untuk orang yang tidak awas

Naik bus mungkin bisa menjadi banyak pilihan mahasiswa asal Ponorogo yang ingin pulang ke kampung halaman atau kembali ke tanah perantauan. Biayanya jauh lebih murah daripada kereta. Namun, bagi saya yang pelor, naik bus sangat saya hindari. Selain rawan kebablasan, rawan pula kecopetan. Apalagi, saat naik atau turun bus, kalau tidak awas  pencopet langsung sat set wat wet meluncurkan aksinya. 

Memang sih, mudik menggunakan bus lebih murah sehingga cocok di kantong mahasiswa. Namun, kerap kali bus ugal-ugalan bikin senam jantung. Selain itu, tidak semua bus dalam kondisi baik. Kalau sedang zonk, kalian bisa dapat bus yang pengap. Naik bus betul-betul punya banyak risiko. 

Naik travel memang paling aman, tapi bikin kantong mahasiswa jebol

Kalau mau minim risiko, pilihan paling tepat memang naik travel. Travel bisa menjemput dari kos dan mengantar sampai depan rumah, begitu pula sebaliknya. Opsi ini nggak perlu ke Madiun dulu atau ganti-ganti kendaraan. Aman dan nggak ribet kan? 

Waktu keberangkatannya pun beragam, dari pagi hingga sore tersedia. Kalau untuk tujuan Malang, kebanyakan agen travel menyediakan jam keberangkatan mulai dari jam 06.00 WIB, 08.00 WIB, 13.00 WIB, dan 15.00 WIB. Perjalanan Ponorogo-Malang atau sebaliknya memakan kurang lebih 5 jam perjalanan saja, tidak begitu lama. 

Akan tetapi, naik travel perlu merogoh kocek yang dalam, mencapai Rp120.000 sekali jalan. Jadi kalau bolak balik naik travel setidaknya perlu menyiapkan dana hingga Rp240.000. Belum lagi kalau harga berubah karena libur panjang, BBM, dan faktor-faktor lain. Benar-benar bisa tekor. 

Walau travel tidak melulu nyaman dan harganya sedikit lebih mahal, saya tetap menjadikan travel pilihan saat pulang kampung ke Ponorogo atau kembali merantau ke Malang. Opsi ini paling cocok untuk saya yang tidak awas, ngantukan, dan tidak suka repot. Perkara harga travel, saya memang perlu menabung lebih banyak sih. 

Ya, begitulah nasib mahasiswa asal Ponorogo yang kuliah di luar kota dengan kendaraan umum yang terbatas dan belum terintegrasi. Semoga di masa mendatang, transportasi Ponorogo semakin berkembang ya. Syukur-syukur punya kereta sendiri. Saya bakal jadi penumpang setia nih kalau Ponorogo punya kereta.

Penulis: Annasha Anjani Tria Amelia
Editor: Kenia Intan 

Baca Juga:

Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

BACA JUGA Ponorogo Butuh Transportasi Publik yang Mumpuni, karena Transportasi yang Terintegrasi Bukan Hanya Milik Kota Besar!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 13 November 2023 oleh

Tags: BushighlightKeretamahasiswa asal ponorogoMalangMudikponorogotarnsportasitarvel
Annasha Anjani Tria Amelia

Annasha Anjani Tria Amelia

ArtikelTerkait

Kepanjen, Kabupaten Malang: Potensi Besar yang Salah Urus (Unspalsh)

Kepanjen, Kabupaten Malang: Memang Kecamatan Salah Urus, Meski Sebenarnya Punya Potensi Besar

19 Februari 2025
5 Masjid Terdekat dari Malioboronya Ponorogo Terminal Mojok

5 Masjid Terdekat dari Jalan HOS Cokroaminoto, Malioboronya Ponorogo

23 April 2022
Pop Mie Nasi Adalah Inovasi Mi Instan Paling Nggak Penting yang Pernah Ada terminal mojok.co

Pop Mie Adalah Teman Perjalanan Jauh yang Hakiki

30 Desember 2019
Trans Jogja di Mata Pendatang, Transportasi yang Berguna walau Awalnya Saya Kira Bus Wisata Mojok.co

Trans Jogja di Mata Pendatang, Transportasi yang Berguna walau Awalnya Saya Kira Bus Wisata

22 Maret 2024
Di Malang, Sarapan dengan Menu Sate Ayam Adalah Hal yang Biasa

Di Malang, Sarapan dengan Menu Sate Ayam Adalah Hal yang Biasa

29 Oktober 2023
Rekomendasi Wisata Nol Rupiah di Kota Malang terminal mojok.co

Rekomendasi Wisata Nol Rupiah di Kota Malang

2 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Kedung Cowek Surabaya: Jalur Mulus yang Isinya Pengendara dengan Etika Minus

Jalan Kedung Cowek Surabaya: Jalur Mulus yang Isinya Pengendara dengan Etika Minus

15 Januari 2026
Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi Mojok.co

Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi

16 Januari 2026
Trowulan, Tempat Berlibur Terbaik di Mojokerto, Bukan Pacet Atau Trawas

Trowulan, Tempat Berlibur Terbaik di Mojokerto, Bukan Pacet Atau Trawas

12 Januari 2026
Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

14 Januari 2026
Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg Mojok.co

Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg

17 Januari 2026
Jalan Dayeuhkolot Bandung- Wujud Ruwetnya Jalanan Bandung (Unsplash)

Jalan Dayeuhkolot Bandung: Jalan Raya Paling Menyebalkan di Bandung. Kalau Hujan Banjir, kalau Kemarau Panas dan Macet

17 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • 2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup
  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.